• Aribicara Sosial / Aribicara Politik /
    15 May 2017

    Surat Terbuka untuk Para Pendukung Ahok dan Anti Ahok!

    Di Indonesia, sejak pilpres 2014 yang lalu hingga sekarang, di sosial media selalu ribut dan gaduh hingga kemudian membawa pengaruh ke berbagai aspek. Mulai aspek politik, sosial, hukum, bahkan merambah ke isu sara, hingga rasisme. Hal tersebut bisa terjadi karena isu-isu sara dan rasisme menjadi cara baru para politikus dan tim sukses yang memanfaatkan “kebodohan” masyarakat yang mudah diprovokasi dan diadu domba untuk meraih tercapainya kepentingan politik mereka. Kondisi yang menurut saya terlalu membuat kita “miris”, dimana zaman semakin maju dan modern, tapi untuk urusan conflict di sosial media khususnya, justru terkesan menunjukan betapa mereka semakin “PRIMITIF” pola pikir dan nalar mereka! Saya katakan demikian karena seharusnya harapan s
  • Aribicara Sosial /
    2 May 2017

    Beli Mobil Fortuner dan iPhone dari Uang Donasi Masyarakat, Pantaskah?

    Saya harapkan sebelum anda ikut menghujat Cak Budi yang saat ini lagi heboh dibicarakan netizen, ada baiknya anda lihat sendiri aktivitas sosial Cam Budi yang harus kita akui itu sungguh luar biasa. Silahkan anda buka akun instagramnya di sini https://www.instagram.com/cakbudi_ Tapi mohon jangan langsung baca tulisan-tulisan klarifikasinya dia langsung, tapi coba anda lihat video=video dan foto aksi sosialnya menolong sesama, tentunya kita semua sepakat itu sebuah aksi sosial yang sangat mulya. Saya bicara seperti ini bukan berarti membela Cak Budi, namun disini saya hanya ingin mengingatkan kepada saya pribadi khususnya dan kita semua secara umum, supaya dalam menilai sesuatu peristiwa harus seimbang dan dari beebrapa sudut pandang,  Tujuanya supaya kita jangan menjadi netizen
  • Aribicara Sosial / Aribicara Finance /
    2 May 2017

    Antara Petani, Guru GTT, Karyawan Bergaji Bawah UMR dan Buruh Gaji UMR

    Saya pernah hidup di Jakarta, tepatnya saat jadi kernet kontainer yang bisa dipastikan gajinya jauh di bawah UMR Jakarta. Saat itu saya sudah sering keluar masuk pabrik yang sudah skala export import yang terkadang saat beristirahat sholat di area pabrik tersebut, saya sempatkan ngobrol-ngobrol. Dari obrolan tersebut, hampir semuanya buruh dan karyawan di pabrik tersebut semuanya sudah diatas UMR semuanya. Namun tetap saja mereka masih mengeluh dan mengeluh dan berharap gaji mereka supaya bisa terus dinaikan lagi. Mereka tidak tahu atau lupa kalau yang mereka ajak ngobrol hanyalah kernet kontainer yang sudah dipastikan gajinya jauh di bawah UMR Jakarta. Menurut yang ngajak ngobrol saya tersebut yang juga bercerita kalau dirinya tergabung jadi anggota pergerakan buruh mengaku jika sebenar
  • Aribicara Sosial /
    5 Dec 2016

    Sampai Kapan Kita Mencela Negara Kita dan Saling Cela di Sosial Media?

    Saya agak terkejut jika memang kasus makar itu memang ada. Bahkan beberapa tersangka sudah ditangkap, sebagian dilepaskan dan ada juga yang masih ditahan. Kalau saya mengikuti berbagai pemberitaan dan beberapa video yang beredar terkait pernyataan pihak-pihak yang terduga makar, maka memang cukup membuat saya heran. Saya disini tidak ingin mebicarakan terkait proses hukum untuk kasus makar ini, karena menurut saya, biarlah itu diselesaikan menurut proses hukum yang ada. Namun disini saya ingin menegaskan tentang keharanan saya, terkait dengan masih adanya [mungkin banyak] pihak-pihak yang selalu sibuk mencela bangsa kita sendiri Indonesia! Tidak hanya selalu sibuk mencela kekurangan negara kita sendiri, namun itu diperparah dengan kebiasaan saling mencela antar warga negara. Kalau anda m
  • Aribicara Sosial / Aribicara Politik /
    23 Nov 2016

    Zaman Penjajahan Indonesia Mudah diAdu-Domba: Kini, Jangan Lagi!

    Sebuah keprihatinan jika melihat kondisi masyarakat sekarang ini yang begitu mudah diprovokasi bahkan begitu mudah diadu-domba. Kondisi yang mengingatkan saya pada pelajaran sejarah saat SD puluhan tahun silam. Dimana dalam pelajaran sejarah yang membahas terkait taktik Belanda yang sangat terkenal dan sukses saat itu yaitu taktikDivide et impera atau Politik pecah belah, atau yang mudah difahami adalah “Adu Domba”. Saya sangat sepakat jika politik pecah belah itu sering disebut dengan “Adu Domba”. Saya sendiri tidak tahu pastinya kenapa saat itu disebut “adu domba”. Kenapa tidak “adu ayam” atau yang lain? Apakah kata-kata “Adu Domba” itu hanya sebuah kata yang membawa pesan, supaya kita sebagai MANUSIA yang memiliki akal, fikir
  • Aribicara Sosial / Aribicara Politik /
    18 Nov 2016

    Kekompakan Jokowi dan Prabowo yang Belum Diikuti Para Pendukungnya

    Coba anda jawab dengan jujur dan cukup jawab di hati anda, Jika anda mendengar nama Jokowi dan Prabowo, kata dan kalimat apa saja yang akan muncul dalam fikiran dan benak anda? Kalau saya sendiri, jujur saja yang muncul pertama kali pasti terkait dengan kesan panasnya perseteruan antara Jokowi dan Prabowo saat Pilpres yang lalu. Memang saya sendiri menyadari bahwa sebenarnya yang panas itu bukan Jokowi dan Prabowo saat itu, melainkan para pendukung dan penggemar dari masing-masing [Jokowi dan Prabowo] yang membuat kesan bahwa pilpres saat itu menjadi sangat “panas”. Ketegangan dan “perang” argumen antara pendukung Jokowi dan Prabowo di sosial media begitu riuh “bergermuruh” saat pilpres lalu. Bahkan keriuhan itu berlangsung sejak sebelum kampanye,
  • Aribicara Religi / Aribicara Sosial / Aribicara Politik /
    18 Nov 2016

    Ketika Para Pendukung Ahok Menuntut Keadilan dari Sikap Para Ulama

    Saat ini hari jum’at, ada baiknya untuk menyejukan hati, setidaknya saya disini hanya ingin berbagi pemikiran yang nantinya juga menyertakan pemikiran yang lain. Tujuanya untuk mencari substansi atas sebuah persoalan yang menurut saya “MENGUSIK” nurani saya atas apa yang saya lihat di negeri ini. Namun saya berharap sebelum anda melanjutkan membaca tulisan saya ini, saya berharap kepada pembaca, mohon “MATIKAN” tombol “Marah, Benci, Dendam, Emosi, dan sifat buruk lainya” di dalam diri anda. Karena saya disini tidak akan meladeni komentar atau pemikiran yang didalmnya ada unsur kebencian, emosi, marah, dendam, dan sifat buruk sejenis yang itu semuanya bukanlah sifat yang hasanah [baik]. Jika anda masih “menghidupkan tombol” sifat-sifat

About Us

❝The only source of knowledge is Experience❞|Albert Einstein.
#MobilePhotography #Traveling #Kuliner #Writing #Web #Google #Dollar #SEO #Village #Farm | website: www.duniaperpustakaan.com | www.aribicara.com