Tahun baru Imlek tahun 2010 yang ke-2561 ini akan jatuh pada hari Minggu 14 Februari 2010 bertepatan dengan perayaan hari kasih sayang atau yang lebih populer disebut hari Valentine. Berbeda dengan perayaan tahun baru Imlek di tahun-tahun sebelumnya, perayaan Imlek tahun 2010 ini bersamaan dengan perayaan hari Valentine atau hari kasih sayang.

Berbeda dengan perayaan tahun baru masehi atau Hijriyah, yang menarik dari perayaan Tahun Baru Imlek adalah terkait “RAMALAN”. Terkait ramalan di setiap tahun baru Imlek sendiri masih banyak yang mempercayai bahwa setiap ramalan dari seorang ahli ramal, khususnya untuk orang Tionghoa seolah menjadi keyakinan yang kuat dan bisa dipercaya. Hal ini bisa kita lihat di setiap perayaan Tahun Baru Imlek, jumlah orang yang datang ke peramal meningkat tajam.

Banyaknya masyarakat Tionghoa yang berkunjung dan meminta diramal nasib, rizqy atau jodohnya di setiap perayaan tahun baru Imlek membuktikan bahwa kemungkinan besar banyak warga Tionghoa yang ketika di ramal pada tahun sebelumnya banyak memiliki keakuratan saat diramal, sehingga di tahun berikutnya orang-orang tersebut ingin mencoba kembali dan ingin membuktikan kebenaran dan kesesuaian dari sang Juru Ramal. Karena biasanya, jika pada saat diramal tahun sebelumnya ternyata ramalan mereka tidak sesuai dengan yang di ramalkan oleh sang Peramal, maka bisa jadi orang tersebut akan malas untuk meminta kembali dirinya untuk diramal pada tahun berikutnya. Walaupun begitu, kemungkinanya juga bisa berbalik, karena pada tahun sebelumnya ramalan mereka tidak sesuai dengan kenyataan maka memungkinkan mereka untuk penasaran dan ingin mencoba diramal kembali di tahun baru Imlek selanjutnya, tentunya dengan ahli ramal yang berbeda, begitu seterusnya.

Namun di luar dari fenomena maraknya ramalan di setiap tahun baru Imlek janganlah dianggap sesuatu yang menjadi kontroversi, tapi anggaplah ini sebagai kekayaan kebudayaan dan kepercayaan kita sebagai antar umat beragama sehingga kita bisa untuk tetap saling menghargai dan menghormati antar umat beragama sehingga melalui perayaan Imlek ke-2561 ini kita bisa saling hormat menghormati dengan agama dan kepercayaan orang lain.



Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?

  • Facebook
  • TwitThis




12 Comments to “Tahun Baru Imlek dan Tradisi Meramal”

  1.   ceuceu | Februari 13th, 2010 at 13:45

    indahnya Indonesia.. semua bebas beribadah sesuai agamanya termasuk merayakan imlek yang khusus dirayakan kaum tionghoa.. saya sih suka ikut2an beli dodolnya aja.. syukur2 ada yg kasih angpao.. :)

    [Reply]

  2.   Huda | Februari 13th, 2010 at 13:50

    he eh setuju, bukan d jadikan sebagai bahan kontroversi, tapi sebagai kekayaan budaya. Gong xi facai (anpao na lai :D ) ,… shin nien khuai le

    [Reply]

  3.   Wempi | Februari 13th, 2010 at 21:22

    kalau ramalannya bener bikin ketagihan, kalo ramalannya salah bikin penasaran ingin diramal lagi.

    [Reply]

  4.   sinjay school | Februari 14th, 2010 at 02:52

    Terima kasih atas artikelnya kawan, tulisan yang sangat bermanfaat, ini Kali pertama saya mengunjungi blog ini, izinkan saya tuk menjelajahi dan menelusuri setiap postingan yang ada dan menitipkan link sebagai penanda agar pemilik blog ini selalu mengingat bahwa Saya adalah pengunjung setia dan berharap bahwa suatu saat pemillik blog ini sudi mengunjungi balik ke blog Saya dan menaruh komentarnya. Berhubung Blog Saya berbahasa Ingris, diharap mengisikan komentar menggunakan B Inggris. thanks by Sinjay School

    [Reply]

  5.   annosmile | Februari 14th, 2010 at 12:17

    met tahun baru bro..
    gong xi fat choi..

    [Reply]

  6.   vany | Februari 14th, 2010 at 14:08

    met imlek buat yg ngerayain… :)

    [Reply]

  7.   gusthy | Februari 14th, 2010 at 14:32

    Imlek…
    Angpaonya mana ???

    [Reply]

  8.   Didien® | Februari 14th, 2010 at 15:10

    saya ga inget kalo hari ini Tahun baru imlek, soalnya ga ada yg ngasih angpaw hehehehe…
    tp namanya ramalan seh tetap sebuah ramalan, semua sudah ada yg mengaturnya..betulkan kang ari?

    salam, ^_^

    [Reply]

  9.   Caride™ | Februari 14th, 2010 at 15:13

    Imlek memang identik dengan angpaw…tapi untuk orang muslim angpawnya di Idul fitri

    [Reply]

  10.   d-Gadget™ | Februari 14th, 2010 at 15:16

    sekarang kita bisa menikmati suasana imlek yah…ada kebebasan beragama dan budaya,,,yg penting saling menghormati…

    [Reply]

  11.   coolk45 | Februari 15th, 2010 at 06:21

    ya begitulah…. semua itu karena Jasa Guru Bangsa Kita
    yaitu KH.Abdurahman Wahid (Gusdur) sehingga di Indonesia di beri kebebasan untuk merayakan Imlek.

    [Reply]

  12.   wi3nd | Februari 15th, 2010 at 11:09

    arie,mana an9pau untukku ?
    hehe

    [Reply]

Leave a Comment