Koin Cinta Untuk Bilqis
Sosial, aribicara Februari 4th, 2010
Lagi, sebuah gerakan sosial yang sebelumnya pernah diberikan saat kasus menimpa Ibu Prita kini terulang kembali. Berbeda dengan kasus yang menimpa Ibu Prita, kasus yang dialami oleh Bilqis bukanlah sebuah kasus pencemaran nama baik karena umurnya yang masih di bawah lima tahun tak mungkin bisa melakukan apa yang dilakukan oleh ibu Prita. Apa yang dialami oleh Bilqis merupakan sebuah penyakit yang sangat berbahaya.Bilqis adalah bocah yang baru berusia 17 bulan. Warga Gang Masjid di Jalan Kramat Sentiong, Jakarta Pusat, tersebut divonis menderita atresia bilier. Suatu penyakit di mana saluran empedu tidak dapat terbentuk dan tidak dapat berkembang secara normal. Penyakit ini dapat berakibat kerusakan hati dan sirosis hati.
Gerakan koin cinta untuk Bilqis ini hingga saat ini sudah terkumpul hingga ratusan juta, walaupun begitu, belum ada penghitungan resmi terkait jumlah total yang sesungguhnya karena gerakan ini masih terus berlangsung diberbagai wilayah, Dan menurut salah satu informasi ada yang menyebutkan jika koin cinta untuk Balqis ini sudah mencapai hingga Rp 900.000.000 (Sembilan ratus juta rupiah).
Melihat gejala semcam ini dan melihat pada kasus Ibu Prita sebelumnya menunjukan bahwa kepedulian rakyat Indonesia kepada sesama sebenarnya masih sangat tinggi walaupun ini sangat berbeda jauh dengan pejabat-pejabat negeri ini yang MUNGKIN kepedulian mereka terhadap sesama telah LUNTUR, dan ini bisa sangat terlihat dengan kinerja mereka yang belum tentu baik tapi justru berjuang untuk memperkaya diri sendiri, dari pengadaan mobil mewah, rumah mewah dan terakhir berencana ingin menaikan Gaji mereka. Ini menurutku benar-benar dan sangat-sangat TERKUTUK !
Kembali kepada musibah yang dialami Bilqis dan kepedulian masyarakat yang masih sangat tinggi menjadikan kita bangga karena masih memiliki saudara sebangsa dan setanah air yang masih begitu tinggi nilai kepedulian mereka terhadap penderitaan saudara yang lain (Tapi tidak untuk pejabat).
Namun dari itu semua, tetap saja kadang saya masih berfikir, kepedulian yang kita bangun selama ini terlihat seolah ketika MEDIA SECARA BESAR-BESARAN mempublikasikan kasus-kasus semacam ini sehingga masyarakat menjadi terpancing dan termotivasi untuk membantu. Sehingga dengan demikian, saya masih sangat YAKIN betapa Peran dan Fungsi Media dalam Membangun Opini Pblik dan sekaligus Peran dan fungsi Media sebagai Control Social di masyarakat masih dan masih sangat KUAT pengaruhnya dalam gerakan seperti Koin Cinta untuk Bilqis ini.
Dengan demikian saya sangat ebrharap media harus selalu aktif dan AKTIF untuk selalu memberikan informasi-informasi seperti penderitaan Ibu Prita dan Bilqis yang SESUNGGUHNYA diluar dari mereka SANGAT DAN SANGAT MASIH BANYAK YANG MENGALAMI PENDERITAAN SERUPA, sehingga diharapkan dengan perhatian media tersebut, kesadaran masyarakat kita untuk berbagi dengan sesama terus terjalin dan berjalan sehingga pada akhirnya kepedulian terhadap sesama tersebut tidak hanya karena adanya publikasi dari media saja tapi benar-benar murni sebuah kepedulian yang memang sudah sewajibnya kita lakukan.


About



Sebaiknya orang tua Bilqis berterima kasih kepada wartawan. Tanpa wartawan yang mem-blow up penyakit Bilqis besar-besaran, tidak akan terkumpul donasi sampai sebanyak itu.
[Reply]
depsos dan depkes ngapain ya..?
[Reply]
sayang gaungnya kurang menggema, tergusur berita2 politik yg makin membosankn.
Salut sama mas arie yg sudi ikut memblow up ttg penderitaan bilqis
salam
[Reply]
hehehehe..koment saya yg diatas ko anonymous
luar biasa kepedulian masyarakat kita mas, namun sayang bgmn dg pihak yg berwenang (depsos), keknya mereka pada tutup telinga sibuk ngurusin mobil barunya………
[Reply]
Semoga Bilqis segera mendapat donor hati yang sesuai dengan kondisi tubuhnya…
Amin.
[Reply]
semoga keikhlasan selalu menyertai pihak yang telah banyak membantu, saling bersyukur dan diberi kebaikan bagi yg sedang tertimpa musibah… aamiin
[Reply]
terpuji benar kau Ri! semoga banyak yang merespons artikel ini
[Reply]
Assalamu’alaikum,
Semoga mas Ari senantiasa Allah berikan kebahagiaan dan keberkahan-Nya, Amin. Mas Ari, maaf baru berkunjung lagi. Postingan yang menarik, namun memilukan hati dengan ujian yang dialami Saudara kita, Bilqis. Semoga Allah memuliakan dia kembali dengan kesehatannya dan Allah berikan kesabaran kepada orangtua dan keluarganya, dan semoga kita dapat membantu Bilqis sesuai dengan kemampuan kita, Amin.
Saya setuju dengan mas Ari bahwa peran dan fungsi Media sebagai Control Sosial di masyarakat, masih terasa kuat sehingga sangat perlu untuk dijaga keberadaannya. Dan sampai saat ini saya belum mengetahui sudah sejauh mana kepedulian Pemerintah terhadap kasus ini. Semoga saja para pemimpin kita akan lebih bijak dalam menggunakan pengeluaran negara, karena kekayaan negara ini adalah milik rakyat, bukan milik pejabat apalagi jatah koruptor.
Sukses selalu buat Sahabatku!
[Reply]
saya juga kepikiran mau nulis tentang ini tapi udah keduluan mas Ari hehehe ( alasan )
rakyat kita mash peduli , beda dengan pejabat yang sudah hilang rasa pedulinya…
[Reply]
Se7 Ari : SESUNGGUHNYA diluar dari mereka (Prita & Balqis) … SANGAT DAN SANGAT MASIH BANYAK YANG MENGALAMI PENDERITAAN SERUPa …
mudah2an pengumpulan ‘koin2 halal - yg spontan itu membuka mata & hati para pemimpin kita (termasuk yg suka ‘ribut dlm tayangan TV kita) …
[Reply]
arie,..
terlepas dari bilqis,masih banyak loch kisah kisah y9 laen..
yan9 belum terblow up,
kisah sedih akum yan9 lebih papa
semo9a bilqis se9era sembuh ya..
masih adalah rie masy.inmdonesia yan9 berhati bersih dan baik untuk berba9i terhadap sodara2nya
[Reply]