Berwisata dan Belajar di (dengan) Alam
aribicara Nopember 30th, 2009

Ini dia Anggota Perpustakaan "Cah_Ndeso" lagi pada Narsis di depan Makam, termasuk Aribicara. wkwkwkkwk ….
Mungkin agak berbeda wisata yang saya lakukan bersama dengan anak-anak anggota Perpustakaan “Cah_Ndeso” yang sedang aku rintis. Wisata seperti ini sebenarnya dahulu sering saya lakukan dengan mereka, namun setelah musibah hilangnya laptop_ku beberapa bulan yang lalu membuatku tidak bisa memberikan pelatihan komputer dan internet gratis untuk mereka. Namun pada hari minggu tanggal 29 November kemarin, akhirnya kesempatan itu datang.

Di gunung Pager Suru Indah ini masih banyak terdapat pohon Jati yang lebat dan terjaga sehingga kampung kami tidak pernah mengalami banjir
Kami datang ke sebuah pegunungan di dekat rumahku, nama gunungnya “Gunung Pager Suru Indah” tepatnya di pedukuhan Beji, seliling, alian, kebumen, jawa tengah. Lokasi gunung ini merupakan gunung paling selatan dari arah kota Kebumen yang letaknya sekitar 4-5 KM. Karena letaknya berada di lokasi paling selatan dari arah kota, maka dari puncak gunung ini kami bisa melihat kota Kebumen dari atas puncak Gunung.
Walaupun begitu, Gunung Pager Suru Indah ini menyimpan sejarah misteri dan keangkeran pada saat yang lalu.

Ternyata sudah ada anak berbakat yang bisa cepet mahir saat aku ajarin, sehingga bisa bantuin aku ngajarin anak2 lain :)
Keangkeran kuburan tersebut telah merenggut nyawa anak paman saya sendiri yang saat itu anak paman saya sedang bermain di puncak gunung dan di sekitar mekam mbah singa tersebut. Saat itu anak paman saya sedang mengupas buah mangga yang di petik dari pohon mangga yang memang banyak tumbuh di sekitar makam “Mbah Singa”. Saat mengupas buah mangga itu secara tidak sengaja pisau itu menggores tangan anak paman saya dan mengalirlah darah segar di jemari anak aman saya. Karena panik, secara spontan anak paman saya membersihkan darah itu di batu sekitar makam “Mbah Singa” setelah itu anak pamanku pulang.
Sampai di rumah, anehnya luka dari sayatan pisau tersebut tiba-tiba saja membengkak dan anak paman saya kejang-kejang dan badanya menggigil dan meronta-ronta, saat di pegang dia selalu mengigau kalau dia pengin kembali ke makam “Mbah Singa” selalu begitu, padahal saat itu sudha mulai petang. Karena permintaan itu di anggap aneh akhirnya keluarga memutuskan untuk tidka mengabulkan permintaan itu dan menyuruh anak pamanku ini tetap di rumah.
Tapi setelah bertahun-tahun kisah itu berlalu masyarakat di sekitar kampungku seolah melupakan peristiwa berdarah itu dan banyak orang berkunjung ke puncak gunung pager suru indah tersebut.

Anak-anak Anggota Perpustakaan "Cah_Ndeso" pengin narsis dengan Background Persawahan
Jadi serasa bener-bener lagi di puncak

Selain belajar Komputer dan Internet anak2 juga Ngerjain Tugas Pekerjaan Ruumah (PR) dari sekolah :)
Dan salah satunya adalah saya dan anak-anak anggota perpustakaan “Cah_Ndeso”. Tapi kami datang ke puncak Gunung Pager Suru Indah ini bukan untuk bermain atau berwisata saja tapi untuk belajar mengenalkan komputer dan internet kepada anak-anak anggota perpustakaan “Cah_Ndeso” tersebut.
Kami berangkat dari jam 8 pagi dan kami harus turun gunung sekitar jam 11 siang karena jam 1 siang saya harus mengantar “Simbok” ke pasar dan jam 2 siang sudah harus berangkat kembali ke Yogyakarta karena malamnya ada acara dan aktivitas kerjaan serta agenda kuliah yang menumpuk.
Salam







About



wah, serem juga ya
tapi aku melihat kau dan anak2 kecil itu amat ceria
salut dengan apa yg kau lakukan, sobat
[Reply]
[Reply]
nice story mas Ari
smoga bisa menang ya!
[Reply]
[Reply]
mas ari kok ga ngajak saya sih… :D… tapi seru–seru–seru ya mas.. walau sedikit serammm
I love Children mas ari…… Senengnyaaaaaaaaa
PEngennnnnnnnnn
[Reply]
[Reply]
Asyik kali kegiatannya, wempi dah lama tuh gak begituan lagi…
[Reply]
Ari betapa mulia hatimu mampu membuat anak anak itu ceria dan memberi manfaat ilmu
[Reply]
[Reply]
ini baru keren wisatanya
ari emang top
salam buat anak2mu ya dek
[Reply]
Maju terus Ari……..
[Reply]
[Reply]
Wuih…seru perjalanannya!
Anak-anak itu pasti seneng banget punya mentor yang bisa ngajarin macem-macem
Sukses terus ya!
[Reply]
[Reply]
wah yang kek ginian nih yang asyik..
acaranya keliatannya seru banget tuh bang..
[Reply]
[Reply]
duh jadi pengen ke sana…..
kalau lihat2 foto2nya jadi ingat kampung halaman Hiks!
[Reply]
kegiatan yang pantas dipuji…….
pulsa hp tekor dunks
[Reply]
duh, serem juga ya, he..
tapi post keren..
bang ari-nya juga keren bs bbagi sama anak2 itu..
smoga bang ari yang bisa dinner sama nadine. ngarep nggak, bang??
[Reply]
[Reply]
jadi ada ide untuk prog kegiatan adik asuh kami ..semoga bisa kegiatan diluar spt ini
[Reply]
buah pesta sederhananya dari pekarangan mas ari,..? wah komplit juga ya,….? kapan2 kalo kopdar bs rampas habis nih,…
[Reply]
cerita seperti ini, bikin bulu kudukku berdiri
salam buat anak2 nya bang!
oh iya, banner nya dh saya psg di blog aku yah!
[Reply]
[Reply]
Selamat Malam Mas Ari…!!! Tuker link yuk!!! Linknya Mas udah tak pasang tuh…
Ditunggu link baliknya…
[Reply]
huaaaa seru banget liburannya ^^
[Reply]
Oh ya Mas Ari, nanti tolong link ku dikasih anchor text (nama) “Computer Reviews” ya… !!!
[Reply]
[Reply]
malam.
blue datang mensup[ortmu
salam hangat selalu
[Reply]
wow, naik gunung yah.
downtown kotanya keliatan kagak tuh
[Reply]
benar2 suasana pedesaan ya bro, mantab deh .. keep up the good work
[Reply]
oh, jd wisata ini yg diceritain ke aku ya, mas?
kalo cerita ini aku blm lupa koq…..hehehe
sepertinya wisatanya menyenangkan….
salam buat anak2 anggota perpustakaan ya….
[Reply]
[Reply]
seru banget liburannya, bikin acara yang mengasyikan dan memberi manfaat ilmu
[Reply]
[Reply]
mendaki gunung turuni lembah…semua mengalir indah ke samudra, bersama kawan bertualang….
[Reply]
[Reply]
Tempatnya kayaknya menyenangkan,
apalagi yang paling bawah, sangat indah..
[Reply]
seru banget…. mas ari kok ngga ngajak2 sih?
[Reply]
[Reply]
Hhmm..Sudah tentu dech,,,
seru abiiissss
[Reply]
[Reply]
eko wisatana keren rie
selalu ada cerita misteri ya disetiap pe9unun9an..
anak anak nda cape tuch rie diajak mendaki,ato da terbiasa ya rie *jadi kan9en sama pendakian,da lama nda naek 9unun9..
salam ya wat anak anak didik arie
[Reply]
biar pun ada cerita seremnya pada jaman dulu, namun tetap pulang dengan fresh abis dari gunung yaaaa
[Reply]
[Reply]
Kampungku di Lampung kang…..masih desa juga!
[Reply]
[Reply]
si om ini gak ngajak2
kapan ngajak saya acara begini
[Reply]
bermain dan belajar dengan anak2 memang slalu mengasyikkan.
salam kenal mas ari
[Reply]
[Reply]
salam hangat!
[Reply]
[Reply]
Salut deh buat usaha mencerdaskan bangsa yang ari lakukan.. Keep good working.
Salam kenal.
http://peacelover04.blogdetik.com/2009/11/30/ada-cinta-di-sindoro/
[Reply]
[Reply]
seperti komen sebelumnya
kapan km ajak aku naik
ke puncak gunung itu rie (gk kreatif)
[Reply]
[Reply]
Nice posting
Liburan yang seru dan menyenangkan, apalagi ngelibatin anak2 
Salam kenal
[Reply]
[Reply]
Wadu..wadu..serunya kliat banget..,jadi ngiri pengen adain kegiatan macam tu..,tapi yang pasti ndak di tempat angker lah..
[Reply]
top banget mas Ari…jalan2 sambil memberi pengetahuan pada orang lain. Salut
[Reply]
[Reply]
Saya salut pada Mas Ari nih, … ternyata tidak saja pandai bicara sebagaimana halnya kontestan pemilu mengkampanyekan ‘kecap nomor satu’
, melainkan juga giat beraksi nyata untuk kemajuan sebagian cucu bangsa yg tinggal jauh dari bisingnya Ibu Kota …
Selamat yaa .. mas Ari, saya mendukungmu secara moral. Teruslah berkarya tuk kemajuan generasi muda pengganti para anak2 bangsa yg kini sedang terjerat dagang kecap yg ternyata hanya berisi air comberan ..
Salam.
[Reply]
Nambah koment.
.
Kalau saat ini anak-anak tidak takut lagi terhadap “keangkeran” tempat keramat itu, maka perkiraan saya, dengan semakin padatnya jumlah penduduk dan kemajuan teknologi yg demikian pesat, maka kemungkianan para ‘penunggu’ di situ merasa terdesak lalu ngungsi ke tempat lain ..
Menurut analisa (cie ile , analisa nih yee ..), ketika anak paman mu itu tangannya tergores pisau lalu ia menyekakannya ke batu nisan, maka ada kemungkinan ia terinfeksi bakteri/ virus tertentu yg menyebabkan lukanya semakin parah dan menyebabkan kematiannya.
[Reply]
keren… itu bener-bener mendidik, bukan hanya mengajari
[Reply]
Wach keren Abis dech Mas Aribicara
Salam kenal dari Tya Anak baru yach
Seandainya banyak orang-orang sepertimu peduli dengan daerahnya sendiri dan mengajarkan ke pada anak-anak di sekitarnya di seluruh Indonesia.
Pastilah anak2 Indonesia tidak akan jadi Anak Gagap Teknologi.
[Reply]
[Reply]
Serem juga ya, karena kena darah sedikit, yg punya kuburan lgsg ngamuk.
[Reply]
jadi pengen wisata alam juga ^_^
[Reply]
[Reply]
cuman satu kata
sungguh mulia hatimu bos
[Reply]
Menyambung komennya mas lamunadi: mungkin tidak terkena tetanus?
Kalau mau menyumbang buku ke perpus cah_ndeso gimana caranya ri? harus buku baru tidak? ..
[Reply]
[Reply]
mudah-mudahan mimpi’y mas Ari dapat terwujud.
karena Alloh selalu menolong umatnya yang mempunyai niat mulia.
semoga ada pihak lain yang mau ikut membantu memperlancar progam perpustakaan’y!
amin,,,,
sukses
[Reply]
setelah gw baca tulisan ini gw bangga masih ada yang peduli terhadap anak2 disekitarnya.
mau berbagi ilmu dan yang paling penting berbagi pengalaman sama anak2. karena pengalaman lebih berharga dari apapun.
sukses buat perpustkaannya, mudah2an anak2 bisa menjadi generasi penerus yang berkualitas.
[Reply]
[Reply]
Wah asiknya
[Reply]
[Reply]
jadi inget pas sd ma smp , kegiatan favorit pas pramuka adalah ==> kemping… (kemah)
bener2 back to nature….
halo bung ari , ada kabar2 mo kopdar ga?? kabari ane yaa….??
[Reply]
[Reply]
salute beraaaaaaattt buat ari.klo pas aku dirumah aku ajak main sama mereka ya? jadi bu guru2an berdua dengan ari tentu saja ^__^
[Reply]
[Reply]
Wah,,,mas ari ovi pengen iku!!!
Hebat,,,
Coba kalau semua Anggota Pemerintah ikut melaksanakan program mas ari!!!
pasti semua warga jadi cerdas tanpa stres:]
[Reply]
dengan berwisata kita bisa mengambil sesuatu yang kita temukan untuk pelajaran bagi kita semua.
ok baget..berwisata sambil belajar
[Reply]
[Reply]
Seru juga yach!!!
jadi enak belajarnya,,,
gak ng’bosenin:]
LANJUTKAN!!!
[Reply]
[Reply]
wah ceritanya itu mungkin saking keteledoran sang kakek cos gak segera di bawa ke rumah sakit, hem….
kalau gaib ya begitu lah
[Reply]
Keliatanya sudah sulit dapatkan pemuda yg peduli terhadap desanya seperti mas Ari …
Semoga saja banyak yang mendapat Inspirasi dari cerita ini, termasuk aku …
makasih yach atas cerita dan pesan moralnya …
[Reply]
wah ne bagus sekali, secara tidak
langsung mengajarkan kepada
anak2 to mencintai alam sekitarya.
to jg sebagai sarana pendidikan
baik formal or non formal.
dengan demikian pola pendidikan
kita harus di ubah, jangan hanya
mencetak anak to harus menjadi ini,
harus dalam pendidikn formal, anak
diberikan kebabasan dalam arti
diarahkan yg benar….
[Reply]
seru kayaknya kalau punya teman seperi ari.
gak ng’bosenin!!!
sampe-sampe belajar az sambil bertamasya:]
[Reply]
[Reply]
boleh jg ri???
[Reply]
teruskan programnya?
biar anak bangsa menjadi pintar dan mempunyai pola pikir lebih maju menyongsong masa depan:]
[Reply]
salut pengorbanannya
mudah-mudahan ada balasannya ya….
ikutin juga ceritaku di :
http://nisrina.blogdetik.com/
[Reply]
[Reply]
Wah piknik euy, dah lama nih g piknik. Jadi pingin mas ari.
[Reply]
[Reply]
lain kali wisata ke lombok aja mas.. hhaha
[Reply]
foto-fotonya bagus banget
[Reply]
terharu nih…inget waktu masih single dulu, ngasuh anak2 di TPA dan jalan2 kayak gitu…seru!
[Reply]
salut dengan semangatnya ari… andai saja banyak orang bersedia turun tangan seperti ini dan memberikan pendidikan dan pencerahan pada anak- anak, tentu akan ada banyak kemajuan di sekitar kita…
dan, pemandangannya indah sekali ya, di atas sana…
d.~
[Reply]
[Reply]
Wih…ngeri banget bang??
antara percaya dan tidak. Ternyata hal-2 seperti itu memang ada ya bang….dan anak paman abang jadi korbannya. Apalagi dia mengotorinya juga gak sengaja.
duh…senengnya rame-2 gitu
Makasih bang…
[Reply]
Ceritanya Back to Nature yach…
[Reply]
Seru ! Jadi berkhayal, kapan ya si Kecil bisa diajak berpetualang.. !
[Reply]
wahh .. makin siiipp aja ..
[Reply]
[Reply]
Loh,,,
ko jadi nyasar!!!
tadinya mu nyari tempat bwt wisata,,,eh malah ke’blog:]
tapi setelah baca jadi seru juga ya kayaknya berwisata sambil bermain di alam terbuka!!!
tapi d’palembang ada gak ya yang seindah di jawa???
ja di terinspirasi!!!
[Reply]
Ini kontes ya ri?
[Reply]
jadi pengen ke sana..
Makin Salut sama kamu, Ar!
[Reply]
[Reply]
ahh, lokasinya keren abis mas !!
ntar kapan2 pengen maen ksana ah
[Reply]
tidak mudah memberikan pelajaran pada anak2!!!
apalagi di ruangan yang tertutup, membuat anak bosan.
ternyata, mas ari punya konsep yang berbeda!
HEBAT?
Selamet ya?
mudah2an semua orang mengikuti jejak mas ari.
[Reply]
[Reply]
Menarik. Inspiratif. Pembelajaran yang mirip dengan yang pernah di filmkan, Laskar Pelangi misalnya. Namun sedikit bedanya adalah Ari menggunankan alat modern, sedangkan dalam Film laskar pelangi murni dengan alam.
Semangat Mas Ari, Saya mendukungmu untuk hal-hal semacam ini.
[Reply]
[Reply]
patut dijadikan contoh ne… untung pas narsis didepan makam “si penunggu makam” g ikutan mejeng y hehehe
[Reply]
mas ari…gimana crnya kasih deskripsi dibawah image y..sy rodo mumet ne
[Reply]
[Reply]
HEBAT!!!
Seru cara belajarnya. tapi kalau kehujanan gimana?
Oy, kalau bisa saya kasih saran: “bikin proposal” siapa tahu bisa memberikan lebih pada anak2 perpustakaan cah n deso!!!
ya itu saran az:]
Kemudian,kok ada “COET & MUTU” ???
PADA NG’RUJAK ya?
Nyam,,,Nyam,,,!!!
[Reply]
[Reply]
setelah membaca dengan seksama,,,beruntunglah anak-anak yang menjadi anggota perpustakaan Cah_Ndeso.
Hm,,,bisa belajar di ruangan yang terbuka, sambil berwisata, tidak akan merasa bosan apabila sambil bermain/melihat alam sekitar!!!
jadi dapat inspirasi.
[Reply]
[Reply]
luar biasa!!!!
salut atas perjuangan dan usahanya untuk memajukan mereka
semoga tetep semangat, dan gak hanya berhenti sampai disini amien…
[Reply]
[Reply]
yg serem” sekarang uda lewat!!
Yang penting pan kita niat baek aja, right?
Btw lokasinya keren yha, lama nggak naik naik kepuncak gunung gitu, kangennnn, apalagi kalo rame” begitu
Sukses selalu deh buat mas ari
[Reply]
Asyik tu sob… bergaul dengan anak2 menyenangkan sekali
seakan mau mengulang dunia anak2
[Reply]
[Reply]
wisata,cari ilmu dan mengenal alam
mmm….nice pic lagi
tetep semangat ya mas ^_^
[Reply]
[Reply]
sebaik-baiknya ilmu adalah ilmu yang bermanfaat bagi sesama..
Semoga ini menjadi inspirasi bagi saya dan teman-teman yang lain
[Reply]
[Reply]
wah asyiknya kebersamaanmu, aku bangga padamu bisa berbagi dengan anak-anak, merintis perpustakaan sambil ngajarin mereka, Sayangnya di rumahku cuman banyak buku-buku untuk orang dewasa aja, kalau punya buat anak-anak tak kirimin lewat tiki
[Reply]
[Reply]
wah… hebat mas ari…
bisa jalan2 plus berbagi ilmu dan pengalaman bareng anak kecil sebanyak itu, gag kerepotan mas, butuh relawan tambahan kah ^^?
semoga bisa trus konsisten dalam mengembangkan perpustakaan dan pendidikan internet dan komputer gratis utuk anak2
[Reply]
anak2 di gunung tahu internet juga ya.
[Reply]
[Reply]
perpaduan acara yang mengasyikkan
[Reply]
[Reply]
idenya bagus sekali, mencoba berbuat untuk sesama, berbagi pengetahuan.
thx atas tambahan inspirasinya…
[Reply]
[Reply]
wah mantap bung kalo gerakan ini bisa terus di kembangan sampe tingkatan daerah. apa lagi kembali kekapung asal lahir .asik bung…..kapan kembali kedaerah.buat program itu he he kebumen
[Reply]
kapan bung kami ajari ngeblog dong he he
[Reply]
[Reply]
i…waw….
mantap banget nie postingannya…
ntar saya berkunjung ke sana…
jadi pemandu wisata saya ya… ^^
[Reply]
wah seneng ya.. bisa bikin acara spt. itu,,, saya baru tahu kalo mas ari ini bikin bimbel gratis.. iya saya juga bikin di kampung saya tapi sekarang dah pada selesai dan sekarang lg nganggur…
sebenarnya masih banyak anak-2 kampung saya yang belum kebagian jatah belajar tapi mak saya minta jatah uang listrik 20.000 per anak jadinya banyak yang nggak jadi belajar padahal saya lg semangat ngajar.
[Reply]
lama gak apdet ya?
[Reply]
[Reply]
hmmm…. pasti seru tuh..
tapi tuh aku baca tulisannya kok banyak yang ketutup ya? kepotong…
[Reply]
[Reply]
Subhanallah.. Semoga Allah senantiasa melimpahkan ridho dan rahmad-Nya untuk kegiatan mulia ini
Salam,terima kasih sudah mempir ke blog saya..
[Reply]
[Reply]
aku juga orang desa kokk. . . .. .
perjalanan yang menyenanglkan. . .:D
[Reply]
[Reply]
wah wah rame bgt nih …
udh lama yg gk nge blog . contest paan nih ? blh tau ?
[Reply]
wa tulisannya kakak meng-inspiratif bgt ya
mengajarkan anak2 utk ramah dgn alam! tp kok cerita ttg anak pamam kak ryu serem ya
jd takuut
tp udh bagus kok ! good luck ya
[Reply]
[Reply]
hi, salam kenal…mari kita terus menjaga alam ini…
[Reply]
[Reply]
wah keren pemandangannya.. jadi inget rumah..
[Reply]
[Reply]
andaikan disetiap tempat ada orang seperti mas Ari. Insya allah Indonesia maju dan sejahtera. tetep semangat dan selalu dalam lindunganNya. Amin.
[Reply]
[Reply]
wah mulia sekali paman q ini . .
inspiratif . . . .
andai aja orang seperti mas ari ini ga cuma 1 . .
pasti negara ini udah maju lebih baik
[Reply]
[Reply]
Wah,sangat sulit sekali ngakses web ini bro.Aborted melulu.Kenapa ya?
[Reply]
lag cari tempat liburan sama mbah google malah dianter kesini
Itu tempatnya kayak amsih alami banget yach,,,,
Seandainya wisata liburanku kali ini bisa seperti kisah penulis ini ….
Makasih yach atas cerita inspirasinya …
[Reply]
[Reply]
Cerita yang menarik mas… Top bgt…
[Reply]
[Reply]
ck ck ck saya perlu belajar dari Paman…
great…
selamat tahun baru 2010
willingness to do more!!
[Reply]
di yogya daerah mana ini ya pak?
[Reply]
Wah itu kaya belum ada yg publish in ke tv kaya nya ya mas
[Reply]
kebetulan kemarin saya baru saja menginap di tempat teman lama, rumahnya tepat di bawah pagersuru (kalo gak salah nama desanya kambang sari). karena saya penasaran dengan kisah pagersuru yang diceritakan temen saya, saya browsing internet untuk cari tau, eh malah nyasar ke blog ini. gimana kabar geng “cah ndeso” sekarang? kayaknya menarik … hehehe
[Reply]
@ Sukmo
Yup, bener banget ….
silahkan coba dech sekali2 kesana
Nama temenya siapa and temen kul/kerja ?
[Reply]
terima kasih postingannya ya..
salam kenal…
kunjungi juga blog saya fakultas teknik unand
[Reply]
arie kapan dolan nang pager suru maning
aja kelalen ya………. ngawa es kelapa muda………. terus mbakar bodin nang ngone mbah kunting……….
[Reply]
waw….mantap bos….
salam kenal ya……..
check it out.. KUNJUNGI JUGA INI YA
BLOG SAYA
[Reply]
Inspiring banget sob,,
[Reply]
masa kecil euy ku prnh kesana
[Reply]
Good ideas! I like the way you express your idea and the topic you choose. KEep on your sharing! I appreciate it.
[Reply]