Dengan kemajuan teknologi dan membludaknya arus informasi global saat ini menjadikan peradaban kian maju dan pesat dengan beraneka ragam kemajuanya. Dengan kemajuan ini kita bisa melihat seluruh sudut perkotaan dibangun dengan begitu megah di seluruh belahan dunia. Bahkan mereka seolah berlomba-lomba untuk menjadikan kota mereka menjadi sebuah kota yang megah yang dipenuhi dengan gemerlap kemewahanya dengan tersedianya kelengkapan-kelengkapan seperti, pusat-pusat perbelanjaan yang super mewah, pusat-pusat hiburan, taman bermain dan tidak sedikit dari beberapa kota tersebut membangun sebuah taman kota yang begitu indah nan mewah yang untuk membuat sebuah pusat taman kota tersebut bisa menghabiskan dana milyaran rupiah demi menciptakan taman tersebut atau bangunan sejenis lainya.

Tapi lihatlah di sebuah perkampungan yang jauh dari gemerlap keindahan kota terdapat sebuah komunitas atau sekelompok masyarakat yang didalamnya hidup dalam komunitas sosial yang sederhana dan jauh dari kemewahan, kelompok ini tinggal disebuah tempat yang disebut dengan “Desa”.

Mendengar kata desa, yang terlintas dalam ingatan kita mungkin hanya sebatas sebuah tempat dimana disana terdapat sebuah hamparan sawah yang luas yang didalamnya terdapat masyarakat yang mayoritasnya adalah bermata pencaharian sebagai petani dan juga masyarakat yang kadang dianggap sebagai masyarakat tertingga.

Terlepas dari apapun kesan penilaian masyarakat terhadap desa, disini saya justru ingin melihat peran dan potensi yang ada pada Desa ini.

Kemajuan suatu negara bisa terlihat dari maju tidaknya desa-desa yang terdapat dalam negara tersebut. Jika masyarakat desa dalam suatu negara tersebut makmur, maka bisa dipastikan bahwa rata-rata penduduk suatu negara tersebut juga bisa dinyatakan makmur dan sejahtera dan mungkin sebaliknya. Hal ini tentunya bukanlah sebuah hal yang berlebihan karena bukankah sebuah negara didalamnya tersusun dari ribuan atau mungkin ratusan ribu desa yang tersebar di seluruh negara tersebut ?

Desa sebagai keompok masyarakat yang tersebar di seluruh pelosok negeri ini sebenarnya saya yakin memiliki kelebihan dan potensi masing-masing di setiap daerah. Terlebih letak geografis negeri ini yang tersebar di banyak wilayah dan didalamnya memiliki kekayaan alam yang begitu menggoda bangsa lain untuk menggali dan memiliki potensi yang ada dalam negeri ini yang justru biasanya terletak dan tersebar di daerah-daerah yang disebut desa.

Potensi yang ada dalam Desa dalam pemahaman saya disini terbagi dalam dua hal.

1. Potensi Sumber Daya Alam

Kekayaan alam yang terdapat dalam negeri ini, dari tambang emas, tembaga, nikel, minyak bumi, perak, batu bara, dan kekayaan alam yang lain hampir semuanya terletak di pedesaan. Namun karena sistem yang ada dalam pemerintahan ini menjadikan masyarakat desa justru seolah terusir dari kemakmuran dan kesejahteraan yang seharusnya mereka dapatkan.

Contoh Ini bisa kita lihat dari nasib warga desa di daerah Papua yang dahulunya tinggal disekitar pegunungan penghasil Emas terbesar di dunia ini yang seharusnya bisa menikmati kekayaan yang ada di desa sekitar mereka justru mereka terusir dan justru orang-orang asing yang menguasai tambang emas terbesar didunia ini dengan alasan karena faktor yang bermacam-macam yang dibuat oleh pemerintah atau mungkin karena kehebatan sistem yang dibuat oleh orang-orang asing tersebut sehingga pemerintah tidak menyadari kalau dibodohi oleh orang-orang asing tersebut.

Dan kasus yang menimpa dan dialami oleh warga masyarakat desa di papua ini bukanlah satu-satunya contoh yang bisa kita saksikan secara nyata di negeri ini, Di daerah-daerah lain masih banyak kasus-kasus yang serupa, Misalnya masyarakat-masyarakat didaerah put-pusat penggalian tambang di kepulauan Bangka Belitung yang bisa kita dengar kisah-kisah buruh tambang yang justru hanya hidup sebagai kuli tambang dan hanya menjadi kuli orang-orang di luar desa mereka karena beraneka macam alasan.

2. Potensi Sumber Daya Manusia

Sumber Daya manusia di suatu wilayah atau Desa khususnya, memang kalau dibuat rata-rata tentunya memang masih rendah. Dan potensi inilah yang seharusnya terus kita gali dan kita kembangkan dengan berbagai macam cara, dari melalui jalur pendidikan, pelatihan, membaca, seminar atau cara-cara yang lain yang bisa menggali dan membangun potensi-potensi Sumber Daya Manusia khususnya mayarakat desa.

Sehingga dengan adanya skill dan Sumber Daya Manusia yang cerdas, profesional dan beretika orang-orang Asing itu tidak bisa membodohi dan memanfaatkan kebodohan kita untuk mengeruk dan menguras seluruh potensi Kekayaan Sumber Daya Alam di negeri ini khususnya di pelosok-pelosok desa.

Dan usaha ini semua tentunya akan sia-sia saja seandainya pemerintah pusat beserta jajaran-jajaranya yang tersebar hingga di daerah-daerah dan pelosok desa tidak bisa bekerja dengan maksimal dan bersama-sama dengan masyarakat untuk bisa menggali dan menggerakan potensi yang ada di desa-desa ini.

Bukankah Kemajuan suatu negara bisa dilihat dan dinilai  dari tingkat kemakmuran dan kesejahteraan rakyatnya di pelosok-pelosok Desa ?


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?

  • Facebook
  • TwitThis




56 Comments to “Menggali dan Membangun Potensi Desa”

  1.   cyperus | Maret 22nd, 2009 at 22:08

    lanjuuuuuuuuuuuut..

    “ARIBICARA”

    YuX Marii :D

    MeT Ultah kemaren yach Bro :D
    *Mari Kita Gali dan kembangkan Potensi Desa Kita

    [Reply]

  2.   babacilukba | Maret 22nd, 2009 at 22:36

    kata orang2 di desa : “Vote Aribicara for President! Yeeaaahh!” hiihiihii…

    “ARIBICARA”

    Iya dech.. doakan aku cepet2 Jadi PRESIDEN yach :D Tapi PRESIDEN untuk anak dan Istriku tercinta :D ckckckck …

    Salam :)
    *Mari Kita Gali dan kembangkan Potensi Desa Kita

    [Reply]

  3.   Kang mas ™ | Maret 22nd, 2009 at 23:37

    aku wong ndeso :D

    “ARIBICARA”

    berarti podho karo aku Bro :D

    Salam :)
    *Mari Kita Gali dan kembangkan Potensi Desa Kita

    [Reply]

  4.   anto84 | Maret 23rd, 2009 at 01:48

    aku wong ndeso tapi pinter ga koyok kowe ar

    “ARIBICARA”

    Cuman Wong Gendeng sing Ngaku Pinter .. ?? Huahahahahaakalalakakaakakakak :D ckckckck ..

    Peace Bro :D
    *Mari Kita Gali dan kembangkan Potensi Desa Kita

    [Reply]

  5.   Pak Ogah | Maret 23rd, 2009 at 02:15

    Tulisan kamu bagus Bleh… Minta cepek dong.

    “ARIBICARA”

    Maksich.. maksich ..
    Tapi kalau cuman tulisan doang g di Praktekin sama aja Bohong dongs :D

    *Oia maap.. Uang Cepeknya barusan aku buat beli premen :D ckckckckck…

    Salam :)
    *Mari Kita Gali dan kembangkan Potensi Desa Kita

    [Reply]

  6.   phiy | Maret 23rd, 2009 at 04:24

    sbenernya kalopun ada desa yg masih tertinggal atau kasarnya bodoh, itu akibat orang desanya juga. Khususnya elitnya, si elit desa yang sengaja ‘mbodoh2in.
    Smua sumber daya masuknya ke kantong elit,
    smua kerjasama dengan pihak luar, yang setujuin si eilit.

    Mreka tu yg dapet status kapitalisme predatoris,
    temen makan temen..

    “ARIBICARA”

    Memang di desa saat ini sudah ada loch elite2 desa yg membodohi mereka :D
    Dan inilah yg harus kita lawan juga :D

    Salam :)
    *Mari Kita Gali dan kembangkan Potensi Desa Kita

    [Reply]

  7.   Karunia | Maret 23rd, 2009 at 05:06

    Dulu ada program ABRI masuk desa, koran masuk desa. Sekarang juga masih ada program mahasiswa masuk desa (KKN), internet masuk desa, barangkali perlu diadakan juga program blogger masuk desa.

    “ARIBICARA”

    Aku setuju dengan yang terakhir :D ckckckck …..
    Tapi kayaknya masalah ada pada Sudah adakah jaringan internet masuk desa ? :D

    Salam :)
    *Mari Kita Gali dan kembangkan Potensi Desa Kita

    [Reply]

  8.   coolk45 | Maret 23rd, 2009 at 06:31

    Muleh Ndeso Mbangun Desa….( Pulang ke Desa Membangun Desa )…..:D :)
    http://www.coolk45.blogdetik.com

    “ARIBICARA”

    Sip sepakat :)

    Salam :)
    *Mari Kita Gali dan kembangkan Potensi Desa Kita

    [Reply]

  9.   zoel | Maret 23rd, 2009 at 06:32

    hihihi saya kurang begitu paham kehidupan desa :D

    “ARIBICARA”

    Pasti orang Kota yach :D ckckckck …

    Salam :)
    *Mari Kita Gali dan kembangkan Potensi Desa Kita

    [Reply]

  10.   coolk45 | Maret 23rd, 2009 at 06:33

    Muleh Ndeso Mbangun Deso….( Pulang ke Desa Membangun Desa )…..:D :)
    http://www.coolk45.blogdetik.com

    [Reply]

  11.   yangputri | Maret 23rd, 2009 at 07:05

    Jd pingin liat desa ;-)

    “ARIBICARA”

    Wach ketahuan ga pernah ke Desa yach :D ckckck …
    Katanya kemaren pengin ikutan aku kesawah :D ckckck ..

    Salam :)
    *Mari Kita Gali dan kembangkan Potensi Desa Kita

    [Reply]

  12.   Cadink | Maret 23rd, 2009 at 07:52

    Awalnya yang menjadi Kota adalah Desa….

    “ARIBICARA”

    Iya emang gitu :D
    semua kota awalnya juga dahulunya desa :D

    Salam :)
    *Mari Kita Gali dan kembangkan Potensi Desa Kita

    [Reply]

  13.   tonosaur | Maret 23rd, 2009 at 08:19

    bisa jadi bahan kampanye nih..

    “ARIBICARA”

    Gubernur Jawa Tengah yg sekrang pke Slogan “Bali Ndeso Bangun Ndeso”. Dia terpilih…
    Sayang program2nya hingga detik ini belum jelas :)

    Salam :)
    *Mari Kita Gali dan kembangkan Potensi Desa Kita

    [Reply]

  14.   Hilman | Maret 23rd, 2009 at 08:57

    MEmang sebenarnya lebih enak tinggal di desa, daripada di kota. Buktinya orang2 yang tinggal di desa lebih sehat dan panjang umur daripada yang tinggal di kota. :)

    “ARIBICARA”

    Kenyataanya memang sepeti itu sich :) Tapi sayangnya desa yg sekrang juga sudah berubah :)

    Salam :)
    *Mari Kita Gali dan kembangkan Potensi Desa Kita

    [Reply]

  15.   tanyasaja | Maret 23rd, 2009 at 09:08

    sekarang desa malah dijadikan tempat menenangkan diri orang2 kota, malah aku siapkan diri dimasa tua nanti mau tinggal dikampung deh kang,….hehe, klw tidak ada org desa maka org kota tidak bisa makan kang…kayanya mas aribicara cocok jadi caleg harusnya….. :)

    “ARIBICARA”

    Wach … aku juga mau di kampung kox :D
    Jadi Caleg ??? Ogah bangets :D…
    Mending uang yg buat modal jadi Caleg buat beli sawah dan beli Sapi malah lebih asyik…, dan yg terpenting lagi… DI JAMIN HALAL :)

    Salam :)
    *Mari Kita Gali dan kembangkan Potensi Desa Kita

    [Reply]

  16.   cintamentari | Maret 23rd, 2009 at 09:26

    Orang kota akan sering bergantung sama orang desa dlm memenuhi kebutuhan hidupnya, tapi orang desa bisa mencukupi sendiri kebutuhan hidupnya terutama kebutuhan pangannya.

    “ARIBICARA”

    Nach ini yang penting :D ckckck ..
    Yach.. walau kadang desa memang juga butuh beli produk yg hanya bisa didapat dri kota :)

    Salam :)
    *Mari Kita Gali dan kembangkan Potensi Desa Kita

    [Reply]

  17.   suryaden | Maret 23rd, 2009 at 10:08

    alam memang kaya, tapi bagaimana kalo sudah ada tangan kuat yang mengeruknya, apadaya…

    “ARIBICARA”

    Nach ini dia yang paling sulit… Kalau sudah ada tangan2 yg kuat terlebih memiliki kekuasaan… Pasti repot …Tapi kita tetap harus optimis

    Salam :)
    *Mari Kita Gali dan kembangkan Potensi Desa Kita

    [Reply]

  18.   suamimalas | Maret 23rd, 2009 at 11:12

    ndak nyalonin diri jadi caleg tah Ri…wkwkwk… :D

    “ARIBICARA”

    Jyah .. Bang reza Ini bisa aja :)
    MEnding modal utk caleg aku bikin modal buat beli tanah sama sawah juga beli ratusan Sapi :D .. Dijamin HALAL :D ckckckck …

    Salam :)
    *Mari Kita Gali dan kembangkan Potensi Desa Kita

    [Reply]

  19.   Jay | Maret 23rd, 2009 at 11:31

    Jadi kepikiran pindah kerja ke kampung halaman deh,….

    “ARIBICARA”

    Beneran nich ? :D
    Jadi pengusaha Kambing atau Sapi atau jadi tuan tanah aku pikir cukup dech untuk ngehidupin anak Istri :)

    Salam :)
    *Mari Kita Gali dan kembangkan Potensi Desa Kita

    [Reply]

  20.   delonelybie | Maret 23rd, 2009 at 12:21

    i…waw… :mrgreen:
    aku punya desa ga ya????

    “ARIBICARA”

    masa lupa sich ? :D
    jangan2 dirimu lupa ingatan yach ? Huahahahahahahaha …

    Salam :)
    *Mari Kita Gali dan kembangkan Potensi Desa Kita

    [Reply]

  21.   DE | Maret 23rd, 2009 at 12:29

    di sini aku tinggal di desa kecil dan merasa sgt beruntung krn msh dikelilingi banyak danau (di dekat rumah saja ada 8 buah) hutan, hektaran sawah, ratusan bahkan terkadang terlihat seribu lebih unggas, blom rusa2 liar di mana2 hidup bebas merdeka tanpa ada yg menganggu, banyak petani, tapi di sini orang desa sama orang kota sama saja haknya jadi nggak ada perbedaan

    “ARIBICARA”

    Aku sering melihat keindahan desamu disana :D begitu indah dan damai, yang membedakan memang bener kata Elly … kalau ditempatmu sana pasti semua orang sudha kenal yg namanya Internet :D

    Salam :)
    *Mari Kita Gali dan kembangkan Potensi Desa Kita

    [Reply]

  22.   anny | Maret 23rd, 2009 at 12:48

    setuju banget, desa perlu digalakkan untuk hal swadaya, swasembada dan swakarya nya dari segala sisi

    “ARIBICARA”

    Seandainya ini bisa dilakukan, mungkin urbanisasi dan kepadatan penduduk di Perkotaan tidak akan terjadi :)

    Salam :)
    *Mari Kita Gali dan kembangkan Potensi Desa Kita

    [Reply]

  23.   sarahtidaksendiri | Maret 23rd, 2009 at 13:37

    banyak hal dan kekayaan yg luar biasa dan potensi besar di desa2, tergantung dr bagaimana Qta bs mengelola dan menafaatkannya dengan baik dan benar..
    aQ berharap ada penanganan yang benar2 khusus ttg hal ini dan memberikan sesuatu yg lbh baik serta maksimal untuk bangsa dan negeri ini..
    amin…

    “ARIBICARA”

    Masukan yang snagat bagus dari seorang Sarah …
    Dan memang sudah seharusnya semua instansi terkait untuk menggerakan ini…

    Salam :)
    *Mari Kita Gali dan kembangkan Potensi Desa Kita

    [Reply]

  24.   zfly | Maret 23rd, 2009 at 14:30

    Wuihh… ini mantap Ri! Semua daerah pd dsarnya punya potensi. Berdayakan daerah tapi jangan Perdayakan daerah, hehe…

    “ARIBICARA”

    Wach… kata2 yg mantaps :D Berdayakan sama Perdayakan :D ckckckck ..
    Tapi kebanyakan yg memperdayakan yach :D

    Salam :)
    *Mari Kita Gali dan kembangkan Potensi Desa Kita

    [Reply]

  25.   yoana | Maret 23rd, 2009 at 14:53

    Mantapppppppp…………..
    Richa dukung Mas Ari jadi Presiden :)

    “ARIBICARA”

    Makasich Dukungan Ngawurnya … Huahahhahahahaa……
    Tapi aku inginya jadi PRESIDEN yang adil dan bijak untuk Istri dan anakku tercinta yach :D

    Salam :)
    *Mari Kita Gali dan kembangkan Potensi Desa Kita

    [Reply]

  26.   Omiyan | Maret 23rd, 2009 at 15:32

    susah mas jaman sekarang lebih fokus kepada bagaimana nyari sampingan selain gaji…tahu kenapa apa mungkin karena awal penerimaan pegawaia yang sarat dengan KKN..

    saya sendiri merasakan mungkin bener kata chi…kita sendiri yang harus memulai

    [Reply]

  27.   an9el | Maret 23rd, 2009 at 17:13

    yupzz…banyak potensi2 desa yang belum muncul di permukaan. mari sama2 kita gali dan kembangkan :D

    salam

    [Reply]

  28.   fanny | Maret 23rd, 2009 at 17:27

    yup, jgn memajukan kota saja tapi juga desa2..bahkan desa paling terpencil harus dibuat maju.

    [Reply]

  29.   Jonk | Maret 23rd, 2009 at 17:38

    bener banget mas, banyak kekuatan terpendam di desa2

    tapi yang kita lihat sekarang, malahan desa2 kita banyak yang jadi korban perkembangan jaman. Karena TV mereka jadi salah kaprah. … tapi tidak semuanya sih.

    [Reply]

  30.   quinie | Maret 23rd, 2009 at 18:20

    huaaa… kata2 dikau rapih banget. Kayanya berbakat jadi penulis buku teks deh :D

    [Reply]

  31.   yenin | Maret 23rd, 2009 at 20:40

    temanggung maseh ndeso ;)

    [Reply]

  32.   Pencerah | Maret 23rd, 2009 at 21:16

    Hidup orang desa

    [Reply]

  33.   HumorBendol | Maret 23rd, 2009 at 22:25

    Makanya bang…Bendol bangga walo tinggal di desa.
    Gak bakal pindah ke kota. Boro-2 pindah…emang pakek duit apa buat beli rumah di kota yang harganya jauuuh mahal banget.
    Di desa sih, murah meriah
    hehe…

    [Reply]

  34.   adinxtm | Maret 24th, 2009 at 02:07

    yoi..q juga orang ndeso lho

    [Reply]

  35.   warm | Maret 24th, 2009 at 04:28

    serasa kuliah lagi nih, mas :)
    ya dua sisi itu, yang manajemennya masih error di negeri ini, smoga membaik di tahun mendatang..

    [Reply]

  36.   uni | Maret 24th, 2009 at 06:40

    Assalamu’alaikum sahabat, hanya satu pertanyaan :
    ’sejauh mana peran sahabat dalam memajukan desa anda?’

    “ARIBICARA”

    Sebenernya aku orang yg paling takut dan mungkin sangat TIDAK SUKA menyebutkan sesuatu yg sudah aku lakukan, tapi karena di pertanyakan, tentunya, kewajibanku utk menjawabnya.
    Kebetulan dikampungku rata2 potensi di desaku adalah pertanian, sehingga yg aku lakukan adalah mengembangkan pertanian2 Organik yg kebetulan saya mulai dari sawah yg aku kelola dan juga tanaman sayuran seperti kangkung dan sejenisnya, Cabe, dan lain2. Saya juga membuat kolam Ikan yang memanfaatkan aliran irigasi yang ada, saya juga sedang mempunyai target untuk menanam seribi pohon di sekitar pekarangan dan hutan saya dan yg sudah aku lakukan baru sekitar 100 pohon.
    Aku juga sedang merancang Perpustakaan Desa untuk memberi wadah di sekitar saya untuk menambah pengetahuan mereka melalui buku yg ada di perpustakaan yg sedang aku rintis. Dan kegiatan2 remaja lain ..

    Salam :)
    *Mari kita Gali dan tumbuhkan Potensi Desa Kita

    [Reply]

  37.   depz | Maret 24th, 2009 at 07:28

    saya cinta desaaaaaaaaaaaaaaaa
    :D

    [Reply]

  38.   Rian Xavier | Maret 24th, 2009 at 08:19

    yup setuju.

    [Reply]

  39.   phie | Maret 24th, 2009 at 09:17

    pengennya suatu saat ga ada desa di Indonesia, semuanya kota yg maju, ama, tentram hihi bisa ga ya? semoga :D

    [Reply]

  40.   yosephs | Maret 24th, 2009 at 09:19

    desa bukan hanya pasar yaaa… produsen juga :-)

    [Reply]

  41.   sino | Maret 24th, 2009 at 11:10

    ayo podow mulih nang ndeso,

    aku masih disini

    hahahhahaha

    [Reply]

  42.   kejujurancinta | Maret 24th, 2009 at 11:18

    tp sekarang malah banyak orang desa yg berduyun duyun pindah ke kota
    padahal di kota belum tentu mendapatkan pekerjaan yg diharapkan dan bisa hidup enak

    alangkah baiknya sekolah di kota
    dan setelah berhasil, balik lagi ke desa
    untuk mengabdikan ilum
    membangun desa biar lebih makmur dan sejahtera

    *walah kok malah ceramah, maaf mas ari :)

    [Reply]

  43.   ayay | Maret 24th, 2009 at 12:48

    enaknya klo didesa buat kegiatan apa y ri?

    [Reply]

  44.   wi3nd | Maret 24th, 2009 at 13:46

    daKu ju9a won9 ndeso..
    di desa tempat tin99alQ kata bapak sekaran9 jalannannya suda aspal,nda tanah la9i,jadi kalu hujan nda beycek ban9ed,klu listrik maseh serin9 matintelpun ju9a bLm masuk,tp nda papa bisa pake hp wat komunikasi..sebenrna desa ituh lahan poTensial,uLah pran9kat2na
    aJah yan9 danana nda penah nyampe…
    meski sekaran9 suda belaku otonomi daerah..

    semo9a saJah bisa lebih maju dech desa2 yan9 laen ju9a..

    [Reply]

  45.   julie | Maret 24th, 2009 at 13:55

    semangattt!!!!

    [Reply]

  46.   rina | Maret 24th, 2009 at 14:20

    wow…tulisannya berat neh? :D

    [Reply]

  47.   sandiarya | Maret 24th, 2009 at 20:12

    wooowwwwww tulisanmu hehehe tak sangup aku menyaingimu.. hohohoho. tapi menurutku seh wong deso itu punya banyak kemampuan yang bisa di gali utk memajukan ndesonya sendiri .. maju wong deso.. buktikan klw kita tak kalah saing dgn wong ngkota

    [Reply]

  48.   kellyamareta | Maret 24th, 2009 at 21:02

    setuju pak, mari sejahterakan desa untuk membangun ekonomi negara :)

    [Reply]

  49.   rice2gold | Maret 24th, 2009 at 21:58

    wah kalau kebodohan sengaja dilestarikan dinegeri ini, lihat saja ke Indonesia Timur…

    [Reply]

  50.   easy | Maret 25th, 2009 at 01:36

    ri, ini kampanye bukan? supaya orang orang desa memilih kamu hahaha :D

    [Reply]

  51.   sarche | Maret 25th, 2009 at 10:14

    jadi pgn cepet2 pualng ke desa saya, dan membuatnya lebih maju

    [Reply]

  52.   siwi | Maret 25th, 2009 at 10:59

    Iya deh, setujuuuu…!!
    :P

    [Reply]

  53.   arqu3fiq | Maret 25th, 2009 at 12:09

    Intinya kalau tidak ada Desa Kota bisa Mati. Karena Bahan pangan berasal dari Desa semua.

    [Reply]

  54.   Khoirul Huda | Maret 28th, 2009 at 20:58

    se7 mas,dari sumber daya alam yg menjanjikan malah terletak di daerah pedesaan(terpencil) bahkan krn tak begitu d hiraukan atau d pedulikan,malah jadi lahan pencurian bagi org asing atau tak bertanggung jawab ex:pohon d kalimantan.dari pohon yg d curi dua hari saja cukup untuk dana APBN kita 1 th(katanya sih) salam :D contoh lain mgkin papua

    [Reply]

  55.   Rasulika | Nopember 14th, 2009 at 17:50

    desa???…
    potensi ada tapi dinista..
    semua mata melihat tapi pura-pura buta..
    miris karena hanya dijadikan penunjang majunya kota…
    tidak sadarkah semua kota berasal dari desa?..
    tidak sadarkah majunya kota karena anak desa?..
    wahai anak desa..
    kembalilah ke desa..

    Sarjan Pendamping Desa

    [Reply]

  56.   karaca patulak | Juni 19th, 2011 at 09:27

    se7 sekali klau desa yang perlu kita bangun dan sejahterakan dulu, karena segala sesuatunya itu berasal dari desa……ayo mari membangun desa dengan penuh semangat negara kita pasti maju bro,,,,,,

    [Reply]

Leave a Comment