Beberapa bulan yang lalu saya mempunyai teman Sebut saja Udin. Dia kebetulan mahasiswa Ilmu Informasi yang sedang mencari judul untuk skripsinya. Waktu itu menyarankan teman saya untuk meneliti kwalitas Informasi-informasi yang ditulis oleh para Blogger mania.

Akhirnya si Udin juga tertarik dan kemudian menyampaikan ke Dosen. Tapi betapa terkejutnya saya waktu Si Udin bilang kalau penelitian soal kwalitas informasi yang diberikan oleh para Blogger sudah pasti tak berkwalitas. Itu merupakan pendapat si dosen, bahkan dosen mengatakan kalau Informasi yang diberikan atau di tulis melalui Blogger rata-rata dianggap sebagai Sampah Informasi (saya lebih terkejut lagi).

Entah karena nyali si Udin yang ciut dibilang seperti itu atau bagaimana, tapi yang jelas si Udin memutuskan untuk mencari penelitian yang lain.

Dari sepenggal cerita itu saya menangkap sesuatu yang bisa saya ambil kesimpulan. Bahwa ternyata seorang dosen  si udin tadi ternyata mempunyai  pandangan yang sangat sempit dan hanya sepihak saja. Mungkin dosenya Si Udin tadi setiap saat dia mencari Jurnal-jurnal Ilmiah ternyata searc engine mengantarkan ke alamat-alamat Blogg yang jelas-jelas memang rata-rata mungkin bukan Blogg yang tidak bisa memberikan informasi sesuai keinginanya. Sehingga kemudian dosenya Si Udin mengatakan hal seperti itu (atau beliau mempunyai alasan lain?).

Tapi apapun alasanya, seseorang yang menganggap bahwa Blog dianggap sebagai Sampah Informasi itu adalah salah Besar. Di sebut sampah Informasi bukan karena informasi itu melekat pada salah satu komunitas saja melainkan terdapat pada Nilai esensi dari Informasi itu sendiri kenapa dianggap sebagai sampah Informasi.

Dan perlu dicatat! saat ini banyak sekali Blog yang mempunyai kwalitas-kwalitas jauh lebih baik dibandingkan dengan website-website yang berisi tentang e-learning atau yang sejenisnya. Saya ambilkan contoh yang sangat mudah tentang adanya  para pembuat Blog yang membuat Blog untuk pendidikan bagaimana membuat Website dari pemula sampai mahir, adanya blog yang secara khusus bagaimana kita belajar tentang suatu program tertentu semisal Corel Draw, Photoshop, atau program-program yang lain Yang itu semua dijelaskan dengan penjelasan-penjelasan yang sangat mudah dipahami oleh mereka-mereka yang sedang belajar program tersebut bahkan disampaikan dengan disertai tutorial atau petunjuk-petunjuk yang tinggal “KLIK”.

Bahkan saat ini saya sering menemukan Mereka-mereka penulis ternama juga menggunakan jasa-jasa ilmunya melalui blog. Dan saya yakin banyak sekali orang-orang hebat seperti Programmer bisa menjadi profesional hanya belajar melalui sebuah Blog. Dan belum tentu itu didapatkan dalam dunia pendidikan kita semisal dibangku perkuliahan yang disampaikan secara BERTELE-TELE dan belum tentu pandai saat selesai kuliah.

Dan singkat kata kalau menurut saya jika ada yang mengatakan kalau Blog itu dianggap sebagai sampah Informasi itu merupakan salah besar…..!!!! Sudah terlalu banyak Blog yang berperan dalam kegiatan-kegiatan positif dan menurutku sangat baik. Kalaupun ada yang buruk, itu sudah menjadi konsekuensi dari sebuah kemajuan bernama Internet.

“Mari Jalin Persaudaraan sesama Blogger”


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?

  • Facebook
  • TwitThis




122 Comments to “Benarkah Blog Dianggap Sampah Informasi ???”

  1.   putrapantura | Oktober 18th, 2008 at 07:42

    Dosen semacam itu kirim saja ke pedalaman, tempat suku terasing.

    [Reply]

  2.   Aribicara | Oktober 18th, 2008 at 08:50

    Hahaha…Bener banget…

    Bikin Emosi aja,,,, kalau menurutku sich mungkin Dosen2 saat Ini merasa tersaingi, Kenapa?

    Karena mahasiswanya Mending Belajar melalui Blog daripada mendengar Celotehanya Yang Muter-muter tapi g bisa diterima mahasiswanya,, hehe,, Jadinya bilang Gitu,,,,

    Jayalah Blogger Indonesia……

    [Reply]

  3.   windrey | Oktober 18th, 2008 at 11:33

    munkin krn dia dosen jadi dia mrasa paling benar.., padahal blum tentu.., dosen jaman skrg emg sotoy.. ( ga smua dosen yach..) :)

    [Reply]

  4.   Anonymous | Oktober 18th, 2008 at 11:42

    munkin dia mrasa krn dia dosen jadi lebih benar.. padahal blum tentu juga… uch.. dosen zmn skrg. sotoy…..

    [Reply]

  5.   Anak KampuNK | Oktober 18th, 2008 at 12:19

    iTuLAh,,,doSeN mgkN TakUT Tersaingi kaLi,,hihi,,

    saL4M…

    [Reply]

  6.   Heru Sutadi | Oktober 18th, 2008 at 12:32

    buka hsutadi.blogspot.com dijamin bukan sampah…heheh

    salam,

    hs

    [Reply]

  7.   Mama Danish | Oktober 18th, 2008 at 12:33

    Ya nggak bisa pukul rata, walaupun tidak dipungkiri byk juga blog yang isinya copas dari blog orang lain. Mungkin biar dibilang keren kali yee..

    Intinya sih harus jeli memperoleh informasi dari blog orang lain. Sebagai dosen pastinya beliau lebih pintar dalam soal memilah mana info yg penting & gak penting.

    [Reply]

  8.   easy | Oktober 18th, 2008 at 12:42

    ah..
    sangat tidak intelek kalau ada yang bilang blog is sampah.
    justru blog itu wadah untuk kita berkreativitas

    [Reply]

  9.   tukangtipu | Oktober 18th, 2008 at 12:50

    hahahahahahahahaha…hari gini masih ada dosen yang alergi sama mouse komp.om bill g aja nge blog.hahahaahahahahaha

    [Reply]

  10.   hans_ip | Oktober 18th, 2008 at 12:58

    kl dosen gw bilang…
    nilai A buat Tuhan
    B buat dosen
    c, d, e buat mahasiswa…
    Tengil” yah =))=))

    [Reply]

  11.   begundal | Oktober 18th, 2008 at 12:58

    susah nangkap tulisan ini

    [Reply]

  12.   ruangpajang | Oktober 18th, 2008 at 13:03

    yahh..biarkan aja dosen itu berceloteh..mari kita berkarya sebaik mungkin….

    .ruangpajang.

    [Reply]

  13.   Anak KampuNK | Oktober 18th, 2008 at 13:03

    Saya yakin, ribuan atau jutaan Blogg telah membantu manusia memperoleh pengetahuan2 baru yang Update dan sangat bermanfaat untuk seluruh umat manusia….

    Dan smoga aja g ada lagi orang yang beranggapan Blogg itu sampah Informasi Jika masih ada, semoga orang itu hanya orang BODOH,, hehehehe…

    saL4M…

    [Reply]

  14.   anny | Oktober 18th, 2008 at 13:07

    Tidak selamanya dosen itu sempurna, jadi kalau dia salah gak usah diikutin, kita pun harus punya pendirian kalau kita benar.

    [Reply]

  15.   suamimalas | Oktober 18th, 2008 at 13:12

    Masalahnya bukan pada blog-nya…tapi memang sumber informasi itu ada yang valid ada yang nggak…

    Media cetak: ada yang infonya bagus kayak kompas, sindo, dll tapi banyak juga yang koran dan majalah esek-esek

    Televisi: ada program yang mendidik tapi banyak juga yang sejenis komedi tengah malam

    Begitu juga sumber informasi lainnya. Termasuk juga dosen yang notabene sebagai sumber informasi.

    Dosen: Ada yang pinter dan sumber informasi berguna, ada dosen dodol yang bodoh cuma kebetulan punya status dosen. Nah contoh di atas termasuk doen dodol…

    [Reply]

  16.   Aminudin | Oktober 18th, 2008 at 13:16

    Wah bener banget tuh,…Dosennya egois,..!!!!!
    mank dy yg paling pinter,.???/Gak kn???
    Bikin emosi aja,….!!!!!
    Kita tu bersosial hidupnya jd tetep ja mskipun dah pinter tp karya orang lain jg tetep dibutuhkn! Lgipula gag mungkin dosen tuh jg pinter sendiri,.psti jg pernah baca2 blogger milik orang lain yg isinya bisa berguna bwt dy! Betul gag???

    [Reply]

  17.   on13 | Oktober 18th, 2008 at 13:31

    walaupun tidak dipungkiri byk juga blog yang isinya copas dari blog orang lain menurut mama danish, tapi mereka sudah mencoba untuk nyemplung kedunia informasi internasional. Lebih jelasnya dosen tersebut belum mendalam mengetahui bagaimana proses ngeblog dan minimnya pengetahuan di dunia internet, ma’af yg dia tau mungkin internet hanya untuk melihat situs2 porno kali…jadi di anggap sampah informasi.

    [Reply]

  18.   edi | Oktober 18th, 2008 at 13:43

    Pandangan semua orang berbeda dalam menyikapi masalah. Bisa jadi karena kita terlalu kecanduan dengan blog jadi menyalakahkan dosen hehehe…
    padahal kitalah yang justru sudah termakan ‘rimba’ blog.

    [Reply]

  19.   Anti Blogger | Oktober 18th, 2008 at 13:50

    Emang 99.99% blogger di indonesia kontennya kayak kentut, termasuk blog ini.
    Skolah aja kalian yang bener daripada ngebacot gak karuan.

    [Reply]

  20.   ian | Oktober 18th, 2008 at 13:51

    Dosennya kagak punya blog kali… ATAU Dosennya Gak bisa Bikin Blog,.. Hayo… mas Udin Ajarin dosennya aja tuh gimana caranya ngeBLOG !!!

    Peace… Cuma Usul… (Kalo Usul gak boleh asal katanya)

    [Reply]

  21.   ian | Oktober 18th, 2008 at 13:55

    Just Opini, Mungkin juga biar orang nyari ilmunya di bangku kuliah aja jangan di internet, padahal nihh… faktanya orang gak usah kuliah juga dah bisa kerja di IT atau TI asalkan mau berusaha belajar melalui internet/blog, tul gak???, saya yakin, banyak dari kalangan pekerja IT yang bermula dari belajar sendiri di internet, termasuk saya sendiri.

    [Reply]

  22.   Anak KampuNK | Oktober 18th, 2008 at 14:00

    hehehe,,, Pak Ian bisa aJa,,,

    Banyak programmer2 Justru hebat bukan dari bangku pendidikn formal,, lewat blogpun banyak
    ,,,

    [Reply]

  23.   Hilman | Oktober 18th, 2008 at 14:08

    Menurut saya, pandangan yang menyebutkan blog sebagai sampah itu kurang tepat. Hanya saja bolg memang tidak dapat dijadikan sebuah dasar bagi informasi yang kita perlukan. Karena bagaimana pun penulisan blog itu tidak mempunyai dasar kebenaran yang bisa dipertanggung jawabkan.

    Berbeda dengan koran, majalah atau buku yang dimana tulisan-tulisan tersbut dapat dipertanggung jawabkan sebagai sebuah informasi yang mempunyai nilai kebenaran. Karena pada proses penulisannya melibatkan orang-orang yang profesional dan ahli dalam mengedit dan memberikan keterangan pada tulisan tersebut.

    Yah mungkin, kalau saya bilang blog itu adalah sebuah cemilan dari informasi :)

    [Reply]

  24.   aAL | Oktober 18th, 2008 at 14:15

    Bukan Blognya yg saMpah Informasi……

    TAPI

    Tulisannya yang informasinya seperti saMpah

    [Reply]

  25.   ahdi | Oktober 18th, 2008 at 14:34

    Ini dosen yang tidak punya blog, andaikata ia mempunyai blog, harapannya tentu agar blognya laku minimal ada yang buka, karena tidak mau dikatakan sampah. tul gak?

    [Reply]

  26.   Anak KampuNK | Oktober 18th, 2008 at 14:35

    Sebnernya Ada yang Coment dari seseorang yang menyebut dirinya “Anti Blogger” sebenernya dalam moderasi aku setujuin, Tapi Kok ga ditampilkan ya…???

    Memang kata2nya sangat KASAR sich,,,,,(mungkin sama admin blogdetik ditahan, hehe..)

    Tapi aku coba menanggapinya,,,,,To Anti Blogger

    Blogg yang aku buat Ini memang aku akui Super jelek dan buruk (menurut anda/yg lain) dan itu juga kenyataanya,,,,,,

    Tapi jangan dianggap semua Blogg seperti punyaku..????

    Saya bisa Corel, Photoshop, dan bahasa2 Pemrograman yang lain aku dpat dari petunjuk2 blog DAN SEMUANYA GRATIS..!!!

    Coba kalau kita kuliah berapa JUTA HARUS AKU BAYAR hanya untuk menjadi Programmer???

    Kita harus bersikap Bijak, saya ga menyalahkan dosen, Hanya saja Tidak semua Blog itu sampah informasi..!!! (itu perlu dicatat)……

    saL4M untuk_mu Tuan Anti Blogger…

    saL4M …

    [Reply]

  27.   uni | Oktober 18th, 2008 at 14:35

    pa dosennya di ajakinnge-blog aja sahabat, hehe… :D

    [Reply]

  28.   D e n n i e | Oktober 18th, 2008 at 14:45

    Ketahuan kalau dosennya gaptek dan Jadul….ha..ha..ha..ha.

    [Reply]

  29.   lischantik | Oktober 18th, 2008 at 14:54

    Itu dosen pasti blum pernah ngeblog dan pola pikirnya pasti sempit. Hari gini gg ngerti blog dan manfaatnya?aduh… Cape dech…kasian bgt itu dosen *lilis ga suka dosen begitu*

    [Reply]

  30.   udin | Oktober 18th, 2008 at 15:29

    ambil-lah sisi positif dari pandangan dosen tsb, jadikan semangat untuk para blogger agar selalu meningkatkan kualitas pemikiran dan tulisannya.

    kadang-kadang walau sulit diterima pandangan negatif seseorang justru dapat menjadikan kita lebih baik untuk kedepannya.

    sekali lagi, kadang walau sulit diterima tapi dalam kehidupan, kita butuh pandangan negatif dari pihak lain untuk membuat kita lebih baik dan baik lagi.

    [Reply]

  31.   Ghoes | Oktober 18th, 2008 at 15:48

    Hahahahahaaa…….???
    ntu dosen yang koment kayak gitu??? sebenernya pengen bikin blog tapi kagak bisa-bisa???? akhirnya jadi go.blog.com dechhhhh?????? ahaaaa betul ndak friennn????
    stuju ndakkkk/????/
    Hiduoeppp Blog indo????

    [Reply]

  32.   Greenapple2008 | Oktober 18th, 2008 at 15:50

    smapah informasi palanya tuh dosen peyang..
    yang ada juga blog gudangnya informasi.
    kasiha tuh dosen,pasti minder deh dgn kecanggihan jaman ini…duh…

    [Reply]

  33.   nico kurnianto | Oktober 18th, 2008 at 16:02

    wah kurang ajar tuch dosen…. ternyata kualitas para pemikir di Indonesia masih direndahkan…

    [Reply]

  34.   rohman | Oktober 18th, 2008 at 16:15

    salah masuk blog kali yah. jadinya keki tuh dosen…salam kenal aja buat admin

    [Reply]

  35.   Anak KampuNK | Oktober 18th, 2008 at 16:57

    G Tahu juga sich,, Tapi itu Dosen Backgroundya ahli Di bidang metodologi penelitian,,, Mungkin kaget lihat dunia luar,,Metodolgi pnlitian kn smua harus Ilmuiah bahasanya….

    sedangkan bahsa Blogg mgkn dianggap Asal,,,

    Tapi mgkn dosen itu kurang Tahu Bahwa walaupun bahasanya ASAL Tapi Informasi dri Beberapa BLOGG Luar Biasa Bermanfaat….

    saL4M untuk Smuanya…

    [Reply]

  36.   angels | Oktober 18th, 2008 at 17:09

    Hikhikhik…. blog gue sampah informasi http://angelscyber.blogspot.com

    [Reply]

  37.   hahaha | Oktober 18th, 2008 at 17:12

    satu lagi blog yang membuktikan bahwa memang kebanyakan blog itu goblog dan lebih safe untuk berasumsi bahwa blog itu sampah informasi dari pada berasumsi bahwa blog itu sumber kebenaran.

    cerita anda baru saja membuktikan bahwa hanya karena satu kasus saja, anda mengambil kesimpulan yang lebih tolol.

    coba deh jujur dengan diri sendiri dan coba baca sendiri tulisan blog anda, dan katakan pada diri anda sendiri, bahwa isi blog ini bukan cuma catatan kecil yang tidak penting?
    atau… oh… anda juga termasuk salah satu indon yang merasa diri paling benar?

    sedikit note: kalau ingin di anggap serius, jangan nulis di blog detik, koran kuningnya dunia maya.

    [Reply]

  38.   Keaton | Oktober 18th, 2008 at 17:18

    Bukan Dosennya yang goblok. Bukan mahasiswa juga. Tapi orang - orang yang menanggapi ini secara negatif yang goblok. Banyak juga blog yang tidak benar (sampah informasi) tapi banyak juga yang secara profesional. Kita tidah harus menaggapinya dengan kata - kata kasar. Mungkin ada baiknya anda ajak untuk lihat blog yang berisi informasi yang baik sehingga opini dosen itu berubah. Bukan bilang dia goblok atau gaptek. Sesungguhnya kita yang bodoh jika dosen - dosen indonesia kita bilang goblok. Guru kecing….. Murid……. Mungkin itu lebih cocok. Jadi mari kita bangun blog yang lebih berkualitas. Bukan memberikan opini yang negatif.

    [Reply]

  39.   Sydney Jones | Oktober 18th, 2008 at 17:29

    Please disperse to other friends, guy. [Tolong sebarkan ke semua sahabat anda, kawan].
    INDONESIA BERMASALAH, TV SWASTA INDONESIA IKUT MERUSAK
    By Sydney Jones
    Pengamat Indonesia dan Internasional warga Amerika

    Di pasar pasar tradisional di Indonesia, saya tidak menemukan makanan, bahan makanan dan jajanan yang bersih dan sehat. Daging ayam, daging sapi dijajakan terbuka dan tidak di dalam etalase etalase kaca seperti di pasar pasar Asia yang lain.
    Karena lingkungan pasar pasar tradisional Indonesia kotor, daging daging yang dijajakan terbuka itu dihinggapi lalat lalat. Makanan dan jajanan pasar berwarna warni, tetapi keindahan mata itu adalah zat zat pewarna tekstil dan bukan zat pewarna khusus untuk makanan, ini sangat berbahaya bagi kesehatan.
    Di sekolah sekolah TK dan SD Indonesia, minuman bersirup dan makanan makanan jajanan goreng yang dikonsumsi anak anak diberi zat zat pewarna bukan pewarna khusus untuk makanan, ini sangat berbahaya bagi kesehatan.
    Di pasar pasar tradisional dan supermarket supermarket, beras beras dalam kantong kantong plastik lima kilogram dan karung karung plastik 20 kilogram, sebelum sampai di pasar, dicuci dengan zat pemutih dan zat pewangi berbahaya, dikeringkan, dan dimasukkan ke dalam kantong kantong itu, ini sangat berbahaya bagi kesehatan.
    Minuman minuman “penyegar” dan pil pil “kesehatan” yang dijual di banyak supermarket, toko toko obat di mal mal, pasar pasar tradisional, banyak juga yang mengandung “zat perangsang saraf anti tidur,” sehingga kalau dikonsumsi orang Indonesia akan tidak tidur, siap bekerja 24 jam, dan ini justru sangat berbahaya bagi kesehatan. Selebriti selebriti muda Indonesia mudah dimanfaatkan perusahaan perusahaan produk produk itu. Mereka ikut merusak bangsa mereka sendiri, orang Indonesia. Televisi televisi swasta Indonesia terutama, termasuk METROTV, mengiklankan produk produk itu.
    Sebuah produk pil “kesehatan” ditayangkan METROTV dan televisi televisi swasta Indonesia yang lain, menampilkan seorang perempuan muda menyajikan seolah olah sebuah berita tetapi iklan itu.
    Indonesia hutan liar. Televisi televisi Indonesia tidak memiliki etika. Pemerintah tidak menjalan fungsi fungsi kesehatan bagi masyarakat. Pemerintah tidak membuat tim tim penyelidik kesehatan masyarakat yang menyelidiki dan melarang produk produk makanan dan minuman berbahaya itu. Mereka baru berbuat kalau sudah terjadi sebuah kasus contoh susu dari Tiongkok yang tercemar melamin; dan pemerintah Indonesia hanya menarik dari pasaran beberapa produk kue dan tidak memeriksa pbarik pabrik susu di Indonesia.
    Orang Indonesia mudah dibujuk dengan janji janji kosong, karena pendidikan mereka kebanyakan rendah. Rakyat itu dianggap binatang binatang yang boleh diberi makanan dan minuman apa saja.
    Pembodohan terjadi di bisnis lain yaitu bisnis pulsa cellphone. Ini membuat saya geli sangat. Saya kira televisi televisi swasta Indonesia tidak memiliki etika karena menerima iklan apa saja termasuk juga iklan iklan seperti itu, bahkan iklan pembodohan seks. Iklan seks menipu ONCLINIC, oleh rocker Fawzi, tetap diputar.
    Selebriti selebriti, tokoh tokoh lokal dan asing, termasuk ki ki gendeng, dimanfaatkan untuk menipu rakyat yang bodoh, dengan janji janji hadiah atau dalam konsultasi usaha, kebajikan agama dan yang lain, dengan mengirim SMS ke nomor empat dijit berisiko itu. Setelah SMS dikirim, pulsa cellphone anda akan disedot oleh nomor itu setiap hari dan nilainya mencapai raturan ribu rupiah untuk setiap cellphone.
    Usaha usaha kecil rakyat mencari hidup di pasar pasar tradisional harus tetap dilindungi tetapi harus diberi penyuluhan oleh pemerintah bagi makanan dan minuman yang bersih dan sehat. Sementara bisnis bisnis yang besar harus memiliki etika, dan siapapun yang melanggar harus dan harusnya ditindak tegas oleh pemerintah. Televisi televisi swasta Indonesia harus tidak menerima iklan iklan yang membodohkan dan menipu. Iklan begini tidak ada di Amerika dan di negara negara maju yang lain; di Tiongkok dan Hong Kong memang ada tetapi tidak seburuk di Indonesia. Indonesia bermasalah. ***

    [Reply]

  40.   Anak KampuNK | Oktober 18th, 2008 at 17:56

    To “Hahaha” ………

    Kenapa saya sengaja tidak memoderasi komentar saya menunggu komentar2 seperti Ini, Harusnya kita sebagai masyarakat Informasi TAHU ITU, Mungkin Informasi menurut anda Sampah Tapi Mungkin tidak untuk Orang Lain…..

    Sampaah2 Informasi yaitu situs Porno dkk, Kalaulah boleh JANGAN CUMA MENGHINA dan mengejek,,,COBA BUATLAH KARYA UNTUK KAMI INFORMASI YANG BUKAN SAMPAH MENURUT ANDA, KASIH TAHU KAMI??? Itu Lebih baik daripada cuma SESUMBAR,,,

    Lagian Coba Lihat Pesan Admin Blogdetik dalam mebuat Blog ini?? APA TUJUANYA??

    Saya Tunggu Informasi2 dari anda yang bukan SAMPAH….

    saL4M hoRmaT-kU…..

    [Reply]

  41.   Anak KampuNK | Oktober 18th, 2008 at 17:59

    Saya sepakat dengan Pak Keaton….

    Lebih Bijak…..
    Jika ada kekurangan Kasih Masukan untuk lebih baik …Bukan hanya mencela,,,,(kayak “Hahaha”)gitu ya …pak Keaton,, hehehe…

    Kita pun sllu berusaha untuk perbaiki diri…

    saL4M…

    [Reply]

  42.   rizkysutji | Oktober 18th, 2008 at 19:26

    duh hari gini masih berpikir sempit kayak gitu..
    kelaut aja pak dosen.. :)
    dizaman globalisasi seperti ini, informasi seperti layaknya air..mengalir tanpa henti..
    belajar tidak terfokus hanya dibangku sekolah saja..belajar bisa dilakukan melalui media apa saja, dimana saja dan kapan saja..

    [Reply]

  43.   budihermanto | Oktober 18th, 2008 at 20:06

    Wew..
    Blog is sampah ya..
    ..
    Kalau memang isi dalam blog kita..
    Bukan sampah..
    Kenapa harus marah-marah..
    ..
    Justru inilah saatnya..
    Untuk semakin menunjukan dengan isi..
    Tulisan dalam blog kita..
    Bahwa dari sampah pun..
    Bisa bermanfaat juga..
    ..
    So, ayo blogmania..
    Mari kita buat sampah-sampah..
    Yang kan lebih bisa menyejukan..
    Dunia yang semakin panas ini..
    ..
    Mari teman-teman..

    [Reply]

  44.   Dosen Senior | Oktober 18th, 2008 at 20:13

    Perhatian !

    Coba suruh Dosen itu buka blog ini, sekaligus juga ROY SURYO pakar gadungan yang pernah menilai negatif blogger.

    http://geeks.netindonesia.net/blogs/

    bagaimana pendapat mereka tentang blog ini, sampahkah ?

    [Reply]

  45.   Patih | Oktober 18th, 2008 at 20:52

    kurang lebih seperti itu…

    [Reply]

  46.   maureen80 | Oktober 18th, 2008 at 21:36

    anggap aja dosen yang ngomong itu cuma sekelas katak yang selama ini selalu di dalam tempurung… ngerasa udah punya loncatan yang paling tinggi sedunia, padahal lom ada apa2nya dibandingin yang laen…
    cuma kasian aja ngeliat orang tolol sok pinter kyk gitu.
    kalo dia bisa bilang blog itu “sampah informasi”, aku juga bisa bilang klo dosen itu “manusia SAMPAH” sinis?? wajar aja toh, dia juga gak pantes2 amat menilai rendah sesuatu.

    [Reply]

  47.   obetz | Oktober 19th, 2008 at 00:01

    dosennya berpikiran sempit…payah ni dosen…mesti diketemukan dengan blogger2 mantap…

    [Reply]

  48.   zoel | Oktober 19th, 2008 at 00:09

    Memang benar sih semua yang ada di internet itu adalah sampah digital kalau kita tidak bisa memanfaatkannya, tapi kalau tahu atau bisa memanfaatkannya wah… internet itu bagaikan ladang emas dan berlian yang siap dipanen menurut aturan tertentu.

    Artinya begini: setiap penilaian itu berlaku teori relatifitas jadi sampah menurut si A adalah sangat bermanfaat menurut si B, bisa jadi sampah menurut si B merupakan favorite menurut si A.

    Blog adalah lambang kebebasan lintas sektoral, regional, bahkan benua. Kebebasan yang dimaksud di sini merupakan kebebasan menulis, memberi informasi, mengcopy atau menyalin informasi dengan tidak lupa menyertakan trackback kepada pemilik aslinya.

    Jadi ketika kita masuk ke sebuah blog dapat kita asumsikan masuk ke wilayah atau halaman rumah seseorang, yang sudah barang tentu isi dari halaman rumahnya sesuai dengan keinginan pemiliknya. Jika kita mencari sesuatu di halaman tersebut tetapi tidak kita temukan silahkan cari di tempat lain, dan jangan menganggap sampah halaman orang yang akibatnya bisa saja pemilik halaman tersebut menjadi tersinggung, kira-kira begitu gambaran sederhananya.

    [Reply]

  49.   zahra | Oktober 19th, 2008 at 00:41

    Iya pak doseN na gabung Ke KiTa supaYa Bisa MenuLarkan KepintaRannya (meNurut Dia ). Pintar tdknya sesorang bukan dari titel yang disandang tapi dari apa yang dia perbuat & MANFAAT BUAT ORANG DISEKITARNYA .

    Gimana Pak DoSen yang TerHorMat….SetuJu ngGak?

    [Reply]

  50.   nita | Oktober 19th, 2008 at 01:05

    kalau menyamaratakan semua blog sebagai sampah informasi jelas saya gak setuju. banyak kok blog2 bagus yg ditulis oleh orang2 kompeten di bidangnya. tapi jika dibilang di antara yg bagus2 itu banyak pula yg nyampah dan hanya sekedar menulis krn emosi tanpa didukung data konkrit saya pun setuju

    tetap ada dua sisi dlm satu mata uang –gak mungkin semua blog itu bagus kok dan gak semuanya juga jelek

    [Reply]

  51.   herry | Oktober 19th, 2008 at 02:08

    asal gak samain blogger sama hacker ajah :p :lol:

    [Reply]

  52.   Anak KampuNK | Oktober 19th, 2008 at 03:31

    Untuk mereka yang sudah menjadi bagian dari Masyarakat Informasi, Tentunya akan sangat bijak mengomentari perpspektif orang yang bermacam2 ini…

    Dan untuk mereka yang berpandangan sempit kawan2 smua dah bisa menilai sndri2,,hihi….

    Mari saling bersatu padu blogger mania…

    saL4M…

    [Reply]

  53.   kuntjoro | Oktober 19th, 2008 at 05:16

    ga 100 persen salah juga sih dikatain blogger=hacker ???

    hacker dlm hal pemikiran… hehehe

    udin udin… gara gara elo nih pada berantem, laen kali buat penelitian ttg memasak ajah.

    [Reply]

  54.   Anak KampuNK | Oktober 19th, 2008 at 05:41

    wah bisa aja nih Kuntjoro,,hihi…

    Besok tak sampaikn sm Si Udin ya Mas,, hehehe…suruh NeLiTi kwaLiTas doseN sekarang Sama pengelola Blogger Profesional,,dosenya yg profesional juga g papa,,coba hebat mana ,,kekekkekek,,,

    Tapi gpp,,,existensi Blog pasti akan semakin kepuncak,,Tunggu aja,,(PD) kalau orang melihat Blogg yg Pemula sprti saya Sangat wajar dianggap Sampah..Tapi Jangan ditujukan untuk mereka2 yg sudah mengelola bertahun2,,ITU AKAN JADI MASALAH,, hehehe…

    PEACE…

    saL4M..

    [Reply]

  55.   Seventeen | Oktober 19th, 2008 at 08:21

    akan menjadi sampah bagi orang yang menyalahgunakan

    [Reply]

  56.   choir | Oktober 19th, 2008 at 08:53

    dosen nya kemungkinnan merasa lebih VALID SMS dari pada pakar klenik kita.

    ada mungkin dosen anda juga bukan dosen informatika, tapi dosen dunia perklenikan

    [Reply]

  57.   Yogi | Oktober 19th, 2008 at 08:53

    waaaaahhh NGAJAK RAMEEEEE KIE DOSEN EEEEEEEE

    EMOSI MODE ON

    *&%&^$*^%&*R$%^$&(T&*$^)^%^W%##$%#%$#$(^%&$&(
    &^$(&$(*%*)&$(&%&*%&^%^(*%*&%^*&%*^*&%&^%*&%&

    [Reply]

  58.   schrick | Oktober 19th, 2008 at 08:54

    kesian juga tuh Dosen …,tapi itu emang pendapat dia sih…jadi ya biarin aja!
    semoga si “Udin” mendapat petunjuk dari sang Maha Pemberi Penerangan..” amin..

    [Reply]

  59.   choir | Oktober 19th, 2008 at 09:09

    dosen klenika kali. buka jurusan baru ya

    [Reply]

  60.   kawel | Oktober 19th, 2008 at 09:24

    wah…dosen kok bilang Blog informasi sampah , dari pada teori yang banyak bertele2 di ajarkan mending , belajar langsung lewat Blog dunk Dosen-y Udin. :)

    [Reply]

  61.   Anak KampuNK | Oktober 19th, 2008 at 09:28

    hehehe,,, kaLiaN semua Bisa aja,,, Tapi emang bener gitu deCH kLiatanya,,hihi…

    Biarin aja,,,, Yg penting aku juga mau untuk jadi semakin lebih baik,,Makanya dibantu ya,, hahahaha,,

    saL4M ,,,,

    [Reply]

  62.   ahli telepati | Oktober 19th, 2008 at 09:55

    Hmmm jangan-jangan dosen itu juga ngaku-ngaku ‘ahli telematika’ ya ? yang bisanya cuma pamer laptop yang isinya foto or video porno hehehe..

    [Reply]

  63.   Anak KampuNK | Oktober 19th, 2008 at 10:19

    G sampai ngaku2 gitu sich hehe…

    sampah menurut org lain, Berlian menurut kita atau sebaliknya,,,y kn?

    Aku Jamin koleksi2 artikel/tulisan penelitian para dosen dan orang2 sombong itu walau kwalitasnya Internationalpun bisa saja dianggap hanya sebagai SAMPAH oleh mereka anak2 miskin yang sedang kelaparan dan putus sekolah atau mungkin juga oleh para petani2 kampung yang ga butuh karya mereka itu…karena orang2 seperti itu MUNGKIN ga butuh tulisan mereka

    Jadi bijaklah dalam menerima Informasi….

    hihi…

    [Reply]

  64.   br4cuk | Oktober 19th, 2008 at 10:34

    kacian tu dosen,hajar terus.biar ngak saklek jadi orang.

    [Reply]

  65.   jutawan2008 | Oktober 19th, 2008 at 11:38

    Wow…rame banget nih yang komen pada blognya mas Ari ini. Keliatan banget kapasitas dan popularitas mas Ari udah LUMAYAN di dunia blogging…hehehe.

    Mau komen apa ya, kan udah saya komen di PintuNetter :-) Intinya, banyak blog yang isinya berbobot, tapi banyak juga yang isinya terkesan ’sampah’. Tergantung nilai manfaatnya bagi pembaca deh.

    [Reply]

  66.   Anak KampuNK | Oktober 19th, 2008 at 11:44

    mau Tahu Blog samPAH…ya punyaku iNi,hehehe,,(namanya juga pemula)…

    Tapi yg penting akan aku coba untuk selalu bljr And Bljr untuk bisa menjadi semakin baik lagi…

    Seberkan bahwa Informasi Untuk Smua…

    Asal jangan yang melanggar aja…

    [Reply]

  67.   Kunderemp An-Narkaulipsiy | Oktober 19th, 2008 at 13:37

    Saya tidak membaca komentar di atas dan hanya membaca artikel anda.

    Walau saya sependapat dengan anda, tetapi saya tidak sependapat dengan contoh yang diberikan.

    Bila ingin memberikan contoh bahwa ada blog yang bukan sampah, ambillah contoh dari blog yang menyediakan informasi yang gak mungkin diambil dari media lain dan bahkan media lain mengambil informasi dari blog tersebut.

    Misalnya, blog CEO dari sebuah perusahaan. Atau blog dari seseorang yang merupakan buronan (seperti kasus mahasiswa UGM dari Papua dahulu).

    Seperti akar katanya, blog adalah log alias catatan, dan apakah informasi tersebut bisa dipercaya atau tidak, tergantung oleh penulisnya.

    [Reply]

  68.   ian | Oktober 19th, 2008 at 14:16

    Berkunjung Ke Blognya Tong Sampah AJa Nih,.. Silahkan yg mo buang sampah aku tampung nanti aku kirim ke bantar gebang.

    kirim ke : info@trafikweb.com

    [Reply]

  69.   rulyabdillah | Oktober 19th, 2008 at 15:01

    gue aja mulai keranjingan ngeblog nih, biar tau tuh dosen ngeblog juga manusia!

    [Reply]

  70.   Adhi | Oktober 19th, 2008 at 16:34

    Yaa.. itu kan menurut satu orang dosen saja,
    toh dosen yang lain juga banyak yang pola pikirnya tidak kerdil dan sempit seperti dia.
    buktinya..di blog gue ini : http://www.kateringkuw.blogspot.com isinya bukan sampah tapi kue2 dan makanan yang enak2,, huehuehehehe…

    [Reply]

  71.   Anak KampuNK | Oktober 19th, 2008 at 17:00

    WaH beneran Tuh Adhi? hehehe..Ak tak Mampir Nyicipin Kue juga makanan yg enak lainya ya,, hahaha …

    awas Kalau bohong,, hihi…..gapapa dech,,diboongin,, hahaha…

    [Reply]

  72.   indonesia-arab.blogspot.com | Oktober 19th, 2008 at 20:11

    Di dunia ini memang sampah semua..heheh hanya sedikit yang bukan. Makanya kita disuruh berpikir dan kuliah untuk memiah sampah dan tidak. Kalau bisa untuk mengoah sampah agar bermanfaat.

    Salam dari http://www.indonesia-arab.blogspot.com

    [Reply]

  73.   anakdekan | Oktober 19th, 2008 at 22:07

    Well sebenarnya sih bukan hanya dosen saja yang berpikir seperti itu bahkan seorang selebritis
    seperti AHMAD DHANI saja menanggap bahwa blogger adalah orang BODOH dan KURANG KERJAAN,klo meurut gw sih blog itu adalah salah satu sarana untuk mengekspresikan kebebasan pribadi(sudah di atur dengan undang2)tp kebebasan yang di berikan harus dengan tanggung jawab(jika melanggar ada sanksinya,lagi2 sudah diatur di undang undang)
    jadi salah besar pendapat orang yang mengatakan klo blog itu SAMPAH

    PS:Buat semuanya klo disini ada yang suka Ahmad Dhani saya minta maaf,saya bukanya pembenci beliau tp cuma menyesalkan kok bisa2nya kata kata tersebut keluar dari mulut seorang selebritis
    untuk lebih jelasnya silahkan buka link berikut
    http://www.youtube.com/watch?v=iogp1…eature=related

    [Reply]

  74.   alianis | Oktober 19th, 2008 at 23:30

    Saya setujuuuu. Sebagian besar blog itu memang isinya sampah, karena tak bisa dipercaya, tidak berbobot, selera rendah, dan ditulis dengan bahasa yang centang perenang; pemakaian huruf kapital secara sembarangan, pemakaian awalan dan kata depan di yang campur aduk, tidak jelas titik komanya, dllsb. Benar-benar sampah.

    [Reply]

  75.   ahmeng | Oktober 20th, 2008 at 02:18

    waduh2….sebenarnya bukan informasinya yang sampah cuman dosen nya aja kali yang belum mengetahui informasinya….jujur skali untuk saat sekarang ini..malah banyak dosen2 yang kurang berkualitas…kalo mau bukti…silahkan survey di setiap universitas yang ada….
    knapa saya berani berkata demikian karena saya sudah melakukan riset akan hal ini…

    demikian
    terimakasih ” salam sukses selalu ”

    http://top-computerinfo.blogspot.com

    [Reply]

  76.   Ninik | Oktober 20th, 2008 at 04:30

    Hmmmm………. *sambil elus2 jenggot yg ga ada di dagu*

    Begini ini niy … yg mempertegas kenyataan bahwa kita orang Indonesia mudah sekali terprovokasi. Senang memberi komentar negatif terhadap SATU INFORMASI yang kebenarannya masih dipertanyakan?
    KENAPA?

    Mari kita telisik …

    Benarkah dosennya Udin mengatakan isi blog itu adalah SAMPAH? Bagaimana konteks pembicaraan mereka ketika kesimpulan dosen tsb spt ini? Terkadang cara seseorang menyampaikan sebuah usulan bisa saja hal tsb yg menggiring penjawab ke arah yang negatif.

    Akan lebih bijak seperti ada teman2 yang menanggai, ya sudah, klo memang ada seorang intelektual (kelas dosen kaum intelektual bukan?) berkata isi blog adl sampah, yo wes mari dibuktikan saja, bahwa hal tsb tidak sepenuhnya benar.

    Dan jika memang betul2 perduli, mbok sekalian kenalan sama dosen tsb, cari tahu apakah pernyataannya bener2 spt itu? Sekalian juga berterima kasih karena dgn pernyataannya yang kontroversial (dgn kenyataan yg berkembang di pasar di mana masyarakat SEDANG keranjingan nge-blog) telah menjadikan tulisan ini ADA :)

    TAK ADA SAMPAH, karena sesungguhnya yang sudah dikategorikan sampahpun, terkadang masih dapat didaur ulang dan dimanfaatkan untuk menjadi berharga lagi. :)

    salam damai,

    Ninik

    [Reply]

  77.   Khalid Mustafa | Oktober 20th, 2008 at 05:03

    Harusnya tambah 1 lagi tuh, Bloger itu penipu. Silakan liat ulasannya di http://khalidmustafa.info/?p=59

    :D

    [Reply]

  78.   jen | Oktober 20th, 2008 at 06:27

    kl menurut gw tuh dosen lg stress kali

    [Reply]

  79.   Sri Wuryaningsih | Oktober 20th, 2008 at 06:33

    Kunjungi blok berikut http://wuryan.wordpress.com
    Kita punya dokumentasi yang dapat diakses dari manapun diseluruh dunia dan perlu pembelajaran bagi yang ingin membuat blog sesuai bidang masing - masing

    http://wuryan.wordprss.com

    [Reply]

  80.   pinkparis | Oktober 20th, 2008 at 07:06

    yah, anggap aja memang kita beda generasi dengan sang dosen. dia masih berkutat dengan buku diktat tebel yang susah dibawa, sedangkan kita sudah terbiasa membaca e-book dari PDA saat terkena macet

    [Reply]

  81.   Diam … « ku letak kan kata disini | Oktober 20th, 2008 at 07:10

    [...] — akan terjadi apabila kata diletakkan sembarang. Copy paste atau hanya sekedar gosip. Seperti pengalaman seorang teman disini yang mengganggap blog adalah sampah [...]

  82.   yans | Oktober 20th, 2008 at 07:18

    Tanya ama dosennya…
    Jangan2 dosennya kaga bisa pake komputer, hanya mengandalkan Mesin Tik Tua zaman Nenek moyang dulu…Gimana Mau ngeblog…(kalee..Ya)..hee..hee

    [Reply]

  83.   DetikBlog TIPS | Oktober 20th, 2008 at 07:22

    Saya melihatnya dalam kasus ini ada benarnya dan juga ada yang tidak benarnya, bergantung pada sudut pandang pengunjungnya dan juga blog yang dia kunjungi :)

    [Reply]

  84.   erander | Oktober 20th, 2008 at 07:29

    Saya justru menanggapi hal itu dari segi positipnya. Bagaimana kalo kita buktikan pada orang yang beranggapan bahwa blog itu sampah informasi dengan membuat blog bermutu.

    Saya pikir, orang akan mengubah pikirannya ketika melihat bukti bahwa tidak semua blog itu seperti yang mereka bayangkan. Jadi .. dari pada hati dan pikiran kita tergerus dengan pendapat tersebut, bagaimana ‘kritikan’ tersebut menjadi cambuk buat kita untuk membuat blog adalah pusat informasi dunia dimasa datang.

    Simple kan :) .. good luck bro.

    [Reply]

  85.   duadua | Oktober 20th, 2008 at 07:37

    Saya terbiasa melakukan sesuatu tidak setengah setengah,hal hal yang serius maupun yang biasa saja.Ngeblog,walaupun saya tidak mendapatkan keuntungan berupa materi,tapi saya tetap profesional dalam mengelolanya,saya memakai rujukan berupa buku-buku dan meluangkan minimal seminggu sekali untuk meng update isinya.Bukankah,tidak semua hal bisa dinilai dengan uang ?

    [Reply]

  86.   toeyz | Oktober 20th, 2008 at 07:58

    mungkin yang dibaca ma dosen nya itu blognya tukang sampah jadi samapah semua isinya!,he tukang bisa nge blog gaya doonkkk ,.., heuhue :D

    [Reply]

  87.   arina | Oktober 20th, 2008 at 08:28

    ya bgs lah

    [Reply]

  88.   putrapantura | Oktober 20th, 2008 at 08:42

    buat Adhi, kita buka jongko kuliner tradisional aja yuk? biar Indonesia tambah keren, gak usah pake bailout sgala.

    [Reply]

  89.   darma | Oktober 20th, 2008 at 08:48

    suruh dosennya mengunjungi blog saya http://www.sudarma.info
    kalau masih bilang informasinya sampah, suruh belajar lagi aja tuh dosen…

    [Reply]

  90.   tip cua | Oktober 20th, 2008 at 09:00

    gw yakin tuh dosen lagi BT karena masalah rumah tangganya ato rada koslet dikit jadinya sedikit sengit. Jadi maklumin aja toh kita semua kadang suka cepat menghakimi orang lain. manusiawi !!!!!!

    [Reply]

  91.   ruanghati | Oktober 20th, 2008 at 09:19

    tuh dosen pasti jadul banget …

    gw malah menganjurkan mahasiswa untuk bikin blog dan membaca blog, biar kreativitasnya yang berkembang dan mendapat informasi lain.

    kelaut aja dosen kaya gitu, tp dia ngomong gitu karena trauma kali, ketika pernah membaca sebuah blog yang tulisannya dia pikir “sampah” . Jadi dia samain semua blog kaya gitu ..

    [Reply]

  92.   Dora Emon | Oktober 20th, 2008 at 09:28

    Tulisan diaatas juga banyak sampah nya dari pada ilmunya bener jg tuh dosen kalo gt

    [Reply]

  93.   Y2n | Oktober 20th, 2008 at 09:31

    Blog sampah, itu sampah!
    Blog ilmiah, itu ilmiah!
    Blog pribadi, itu suka-suka yg punya!
    Blog kreatif, itu kreatif!
    Blog tutorial, semua oran bisa ambil manfaat .

    Tapi ada Dosen bilang Blog itu sampah,… wah musti ditatar dulu tuh dosen!! :D

    [Reply]

  94.   mikhail | Oktober 20th, 2008 at 09:42

    Tunggu2… kita menganggap dosen itu perpandangan sempit berdasarkan informasi tentang dosen itu yg cuma sepotong-potong? Hehe… jadi siapa yang berpikiran sempit?
    Kita belum tau lho, apa yg dia maxut dengan sampah informasi?

    [Reply]

  95.   s4M | Oktober 20th, 2008 at 10:07

    Artikel anda baik utk menambah informasi

    [Reply]

  96.   33803nk | Oktober 20th, 2008 at 10:12

    bener blog tu sampah! buktinya punya saya! karena sampah, saya sendiri juga lupa apa nama blognya… :D

    setidaknya yang sekarang bukan blog sampah yang saya baca, soalnya masih aktif!

    [Reply]

  97.   muyas | Oktober 20th, 2008 at 10:30

    mingkin tu dosen punya alasan tersendiri,..sampai mengatakan kalau blog itu sampah,..
    tapi jika saya kunjungin blog temen2 yang lain,.. kayaknya omongan tu dosen ada yang salah,..cz aku juga pernah baca blog seseorang tu isinya tentang informasi yang penting banget,.. kaya informasi tntang tekhnologi,. tips2,.. de el el,.. tapi jika tu dosen tetep ngotot dengan argumentnya,.. ya kita hargain aja,toh semua orang bebas bicara meski kadang menimbulkan pro dan kontra,.. kita saling kasih masukan aja dech biar jadi manusia yang lebih baik lagi,.. cayo sahabat,..
    -salam kenal dari aku-
    mUy@,..

    [Reply]

  98.   kunchunx | Oktober 20th, 2008 at 10:42

    Semua yang ada di internet memang harus kita filter.Bijaksana gitulah.. namanya juga dunia tanpa batas..
    sama saja, di jalan juga banyak informasi nggak bener lewat spanduk,baliho atau media lain.
    teragntung diri kita lah..
    buat dosen, mungkin ini tantangan agar anda lebih up to date .jangan cuma OMDO.
    btw, bangku kuliah memang bukan temoat yang tepat meningkatkan skill, bangku kuliah lebih tepat disebut tempat menambah wawasan..skill bisa dibangun dengan adanya wawasan. Ruugi punya skill kalau nggak ada wawasan..

    [Reply]

  99.   Ryan | Oktober 20th, 2008 at 11:54

    Tergantung perbandingannya, Bos..!!!
    Kalo yang baik cuma 10% dan sisanya tidak bisa dibilang baik, maka hasilnya lebih banyak blog sampah….

    [Reply]

  100.   Blog Sebagai Mitra Media ?? : http://aribicara.blogdetik.com | Desember 13th, 2008 at 00:37

    [...] untuk sebagian orang yang berfikir sempit dan hanya menilai dari sepihak sudut tertentu saja, blog dianggap sebagai sampah informasi ? Ini tentunya menurutku sangat tidak adil dan kurang obyektif karena walau mungkin dalam jumlah [...]

  101.   akhpaiman | Desember 16th, 2008 at 12:10

    Saya setuju pendapat penulis. Kemarin, dosen saya bilang kalo tulisan di blog tidak dapat dipertanggung jawabkan karena ditulis oleh orang-orang yang bukan pakar. Memang sih banyak blogger2 yang doyan memposting tulisan2 sampah, namun menurut saya, tidak semua blogger itu begitu. Kesadaran bahwa dari sebuah blog dapat membuat personal branding, saya yakin para blogger akan membuat tulisan-tlisan yang bermutu, bukan tulisan sampah. Sebab ia kan “mempromosikan” dirinya, tidak mungkin akan memberikan informasi “ecek-ecek”.

    Mari kita buktikan bahwa blog bukanlah sampah informasi!!!

    [Reply]

  102.   rio | Desember 18th, 2008 at 21:55

    betul itu mas… saat ini yg menjadi primadona di-search engine adalah blog… buktinya banyak yg nyasar ke blog saya…

    [Reply]

  103.   dila | Januari 18th, 2009 at 15:02

    dosennya jadul dan gaptek kali yah!!! kajur gw aja mewajibkan mahasiswanya punya blog…fyuh.

    [Reply]

  104.   HeLL-dA | April 15th, 2009 at 11:58

    Jadi polemik nih, saya lihat ada komen yg menjelek-jelekkan blog.

    [Reply]

  105.   Aribicara » Blog Archive » Blog Bukan Sampah Informasi ! | April 15th, 2009 at 14:40

    [...] tulisan terdahulu, saya pernah menuliskan tentang Blog yang dianggap sebagai sampah Informasi oleh beberapa kelompok masyarakat yang menurutku berfikir sempit dan kurang terbuka akan sebuah [...]

  106.   Arie | April 30th, 2009 at 23:56

    Usul dr saya, dosennya diberi arahan atw binaan, klu ga mempan dibina….. yah, di BINASAKAN aja… Beresss Kann???

    [Reply]

  107.   kunlaxi | Mei 24th, 2009 at 08:33

    Waited in a way into the subdued, she forgave real ex girlfriends me.

    [Reply]

  108.   Personal Blog » Blog Archive » Seandainya Guru, Dosen, dan Profesor Rajin Ngeblog | Oktober 21st, 2009 at 07:16

    [...] mengisinya dengan keinginan sang pemilik. Sehingga nantinya biarlah pembaca yang menilai apakah blog tersebut dianggap sampah informasi atau blog yang dianggap bukan sampah informasi, semuanya dikembalikan kepada [...]

  109.   pasang iklan baris tanpa daftar | Desember 30th, 2009 at 14:49

    ach itu mah orang yang gak bisa ngeblog yang bisa ngomong blog itu sampah. ayo maju blogger indonesia

    [Reply]

  110.   Tulisanku Inspirasiku | Februari 17th, 2010 at 10:43

    dosennya itu mungkin ga punya blog kali yah, hahahaha

    [Reply]

  111.   abangkunto | Oktober 22nd, 2010 at 13:52

    Hueueu sama hal nya Wikipedia dijadikan referensi pembuatan skripsi…. alasan para dosen karena wikipedia atau blog merupakan literatur terbuka ga da bukti objectif atau uji dari pakar ilmu pengetahuan.
    Kalau saja bs sekolah di blog mungkin ada sarjana blog (SBl) xixixi. Hidup Bloger……

    teak furniture

    [Reply]

  112.   Sewa Mobil Jakarta | Oktober 27th, 2010 at 16:48

    blog itu tempat kita mencurahkan isi hati dan kreatifitas kita

    [Reply]

  113.   Sewa Mobil Jakarta | Oktober 27th, 2010 at 16:50

    blog itu tempat kita mencurahkan isi otak dan hati kita jadi tidak bisa di anggap sampah

    [Reply]

  114.   Sontoloyo | Desember 4th, 2010 at 11:13

    Sebagian oang memang beranggapan seperti om Dosen
    Orang semacam ini mengganggap bahwa dirinya selalu benar, dan tidak mau terima masukan dari lainnya terutama jika dari seseorang yang dianggap nya kurang bermutu (dalam hal om Dosen adalah Mahasisws)
    Wawasan seperti ini banyak terjadi di Indonesia terutama pada seseorang yang merasa sudah tinggi (Dosen Pejabat DPR dll) Selalu menggap dirinya pintar tidak mau terima masukan dari orang yang dianggap dibawahnya (Rakyat)
    Pendapat orang lain dianggap sampah ……
    Jadi saudara ku yang dianggap setara dengan mereka. . . . anda adalah Sampah yang tidak perlu didengar . . . menurut mereka lho

    [Reply]

  115.   sewa mobil | Januari 10th, 2011 at 15:33

    blog itu bisa memuat hal2 positif ataupun hal-hal yang baru

    [Reply]

  116.   hargahargabaru | Januari 20th, 2011 at 09:47

    Berkat jutaan blog, kini mahasiswa bisa semakin mudah menemukan informasi yang dibutuhkan. Tinggal mahasiswanya saja, bagaimana dia mampu memilah dan memilih yang benar dan valid.

    [Reply]

  117.   A jazi | Februari 14th, 2011 at 09:57

    Dari tumpukan sampah, terkadang di temukan sesuatu yang berharga dan bernilai tinggi Dan dengan sedikit kreativitas beberapa jenis sampah bisa di daur ulang menjadi sesuatu yang bermanfaat dan bernilai ekonomis.

    [Reply]

  118.   Sewa Mobil Jogja | April 27th, 2011 at 02:18

    Kalau menurut saya, yah blog bisa jadi samapah, kalau blognya memang blog dummy ( yang sering dipakai para adsense buat ningkatin traffic, tapi ga bisa juga, mereka kan ttp nulis, meski bobotnya ga begitu berat ), tapi kalau blognya yang .edu ( education ), lihat saja isinya, pasti terkejut dan bakal kagum. Banyak juga blog yang bagus, kaya minx dll. Jadi tinggal kitanya saja. Menurut saya juga, sekecil apapun itu informasinya, tetaplah ilmu, kalau sampah sih definisinya sudah beda ( sampah = tidak terpakai ). Tentu saja saya sependapat dengan pembuat blog ini dimana BLOG = SAMPAH = SALAH BESAR. Terima Kasih. Regards

    [Reply]

  119.   home security systems | Agustus 10th, 2011 at 14:28

    I like your blog,and also like the article,and thank you for provide me so much information :))

    [Reply]

  120.   prim | Agustus 21st, 2011 at 07:20

    ah.. masak sampah mayarakat.. mungkin si dosen.. saat search selalu ketemu degan autblog..ya jelas dong .itu blog sampah. Tapi coba blog -blog yang lain dan berkualitas dijamin mantap isinya.. nih blog tentang belajar Myob akuntansi http:/masprim.wordpress.com di jamin bukan sampah.

    [Reply]

  121.   NUR | Oktober 24th, 2011 at 20:36

    Nah, Bagi Teman-Teman yang suka mendulang dolar dari internet, ada satu lagi nih web yang membayar dengan dolar setiapkali anda menyurvey web. lumayan. saat kita daftar aja, langsung kita punya 27 dolar. dan akan dibayarkan setelah 75 dolar.

    nah sekarang bagaimana caranya kita mendapatkan 75 dolar dalam satu hari saja. jadi setiap hari kita mendapatkan 75 dolar dari A.W.SURVEYS. caranya gampang sekali..

    Caranya pertama anda daftar dulu ke AWSurveys, GRATISSSSS

    anda daftar harus di sini, klo enggak, anda tidak akan mendapatkan rahasia mendapatkan 75 dolar / hari dari A.W.SURVEYS.

    [Reply]

  122.   sewa mobil jakarta | Oktober 28th, 2011 at 14:41

    blog adalah saran bagi kaum online berbagi informasi
    semua informasi yang kita dapet tergantung dari masing2 orang
    klo bagus ya terima klo jelek tinggalkan :D
    nice article

    [Reply]

Leave a Comment