Ironi! Walikota Tegal yang Cantik, Berprestasi, Tapi Korupsi?!

30 Aug 2017 - 09:08 WIB

Miris dan ironi!

Dua kata tersebut sungguh sangat menggambarkan kasus tertangkapnya Walikota Tegal Siti Masitha Soeparno yang ditangkap KPK dalam Operasi Tangkap Tangan [OTT].

Penangkapan tersebut dilakukan karena Walikota Tegal tersebut diduga menerima suap. Yang membuat kita miris mendengarnya adalah, karena sosok Walikota Tegal tersebut selama ini dikenal baik dan memiliki banyak prestasi selama menjabat jadi Wali Kota Tegal sejak tahun 2014 yang lalu.

Kalau kita baca dari berbagai pemberitaan media, Walikota Tegal tersebut memiliki berbagai prestasi dan penghargaan.

Beberapa penghargaan yang diraihnya tersebut antara lain, terkait dengan kepiawaiannya mengurus administrasi pemerintahan kota Tegal, hingga penghargaan secara kepribadianya yang dinilai memiliki integritas dalam memimpin Kota Tegal di Jawa Tengah.

Bahkan beberapa penghargaanya tersebut juga terpampang di dalam situs resmi Pemkot Tegal, sehingga publik bisa melihatnya.

Diantara penghargaan yang sudah diraih Sitha yaitu penghargaan Leaders Quality Award 2016 kategori ‘The Best Performing Executive of the Year 2016′, yang diadakan oleh Indonesia Development Achievement Foundation. Sebuah penghargaan yang berkelas dan tidak main-main.

Penghargaan lainya yaitu penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sebagai sosok Perempuan Inspiratif dalam Anugrah Perempuan Indonesia (API) 2017.

Tidak sampai disitu penghargaan yang sudah diraih Walikota Tegal yang dikenal berparas cantik ini juga meraih penghargaan di bidang kependudukan dan keluarga berencana, serta meraih penghargaan Manggala Karya Kencana yang diselenggarakan BKKBN di tahun 2017 ini.

Bahkan, walikota Tegal ini juga sukses meraih pengahrgaan dari Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia atas prestasinya dalam hal penerbitan akta kelahiran yang melampaui target nasional.

Dari banyaknya penghargaan tersebut, yang paling membuat kita miris tentunya pada satu penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak, sebagai sosok Perempuan Inspiratif dalam Anugrah Perempuan Indonesia (API) 2017.

Penghargaan tersebut tentunya sebuah penghargaan yang bukan sembarangan karena sebagai peraih sosok inspiratif, tak sepatutnya justru malah terjerat kasus korupsi.

Saya sangat berharap, jika nantinya dalam pembuktian kasus ini Walikota Tegal tersebut benar-benar terbukti bersalah korupsi, maka saya sarankan siapapun pihak yang sudah memberikan penghargaan tersebut bisa langsung mencabut penghargaan yang diberikan kepada Walikota Tegal.

Hal ini juga yang dilakukan oleh Forbes Indonesia beberapa saat lalu yang sebelumnya memberikan penghargaan kepada pendiri First Travel Anniesa Hasibuan, namun karena kasus penipuan yang dilakukanya, maka pengahrgaan tersebut dicabut.

Dari kasus ini saya juga jadi berfikir, ternyata mereka yang sudah dikenal baik dan memiliki banyak pengahrgaan, bahkan satu diantara penghargaan tersebut karena dianggap sebagai sosok yang inspiratif, namun ternyata bukan jaminan dirinya bersih dari korupsi, tapi ternyata justru kena OTT KPK karena terlibat dugaan korupsi.

Dengan penangkapan walikota Tegal ini juga, sekaligus menunjukan betapa prediksi saya terkait dengan akan terus semakin menjamurnya Korupsi di Indonesia akan terus tumbuh subur jika penanganan kasus korupsi masih seperti itu-itu saja.

[Baca juga: Korupsi di Indonesia Akan Terus Tumbuh Subur, Ini Alasanya]

Saat ini yang saya lihat, Koruptor dan calon koruptor di Indonesia bukanya kapok dan jera melihat para koruptor tertangkap, namun mereka justru semakin bersemangat untuk terus korupsi dengan cara berjama’ah, sekaligus membuat segala cara untuk melemahkan KPK.

Bahkan DPR yang katanya wakil rakyat, ternyata secara terang-terangan justru lebih mendengar aspirasi koruptor daripada harus mendengarkan mayoritas rakyat Indonesia yang mayoritas menolak dibentuknya pansus angket KPK.

Jika sudah seperti itu, harapan kita cuma ada pada KPK itu sendirid an pemerintah, yang semoga saja semakin bersungguh-sungguh membuat aturan dan hukuman seberat-beratnya untuk para koruptor di Indonesia.

Untuk kesekian kalinya, saya doakan semoga para koruptor yang sudah ketangkap pada taubat dan membongkar korupsi yang diketahuinya kepada KPK.

Untuk koruptor yang belum tertangkap, saya harapkan juga semoga pada bertaubat dan mengembalikan uang hasil korupsinya, sekaligus membongkar juga kasus korupsi yang mereka ketahui.

Tapi jika mereka tetap bersikukuh untuk terus korupsi, saya doakan semoga datang adzab terhadap para koruptor tersebut yang menjadikan hidup mereka menderita seumur hidup mereka hingga masuk neraka. Amiiiiin


TAGS Korupsi / Walikota Tegal / Politik /

Mohon maaf, komentar saya nonaktifkan....

#Kumpulan Artikel Seputar Sepeda