Babak Akhir Antasari? Sebut SBY dan Hary Tanoe, Antasari SIAP MATI!

14 Feb 2017 - 15:20 WIB

Saya termasuk orang yang memang sangat mengikuti betul kasus yang menimpa Antasari.

Yang terbaru, dan menurut saya ini akan jadi isu Nasional yang bisa mengimbangi pemberitaan terkait kasus Ahok dan Pilkada, yaitu terkait dengan pengakuan Antasari hari ini.

Untuk anda yang terlambat mengikutinya, saya sertakan pemberitaan dari detik.com berikut,

Mantan Ketua KPK Antasari Azhar buka-bukaan terkait kasus yang menjeratnya. Selain itu, Antasari juga berbicara mengenai salah satu momen saat menangani kasus aliran dana YPPI yang menjerat Aulia Pohan.

Antasari menyampaikan hal ini usai membuat laporan di kantor sementara Bareskrim di Gedung Kementerian, Kelautan dan Perikanan (KKP), Selasa (14/2/2016). 

Usai membuat laporan, Antasari menggelar jumpa pers dan berbicara mengenai kasus pembunuhan Nasruddin Zulkarnain yang menjeratnya. Dia menyebut kasus itu merupakan kriminalisasi dan meminta Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono untuk jujur terhadap kriminalisasi itu.

Kemudian, Antasari menyinggung mengenai hal lain yakni kasus Aulia Pohan. Antasari mengisahkan di suatu malam saat tengah menangani kasus dana YPPI ini, ada yang mendatanginya dan meminta agar Aulia tidak ditahan. 

“Orang itu siapa? Orang itu adalah Hary Tanoesoedibjo. Beliau diutus oleh Cikeas waktu itu. Dateng ke rumah saya meminta agar jangan menahan Aulia Pohan,” kata Antasari.

Antasari dalam pertemuan itu menjawab tidak bisa. Sudah ada prosedur di KPK bahwa setiap tersangka harus ditahan.

“Saya bilang kita sudah ada SOP-nya, tersangka, tahan,” kata Antasari.

Masih menurut Antasari, HT meminta agar dibantu. “Mohon dibantulah, karena bagaimanapun nanti ya keselamatan bapak bagaimana,” kata Antasari yang disebutnya menirukan pernyataan HT.

“Saya bilang, saya ini sudah memilih profesi penegak hukum kok, risiko apapun saya terima dan saya setelah ngomong hari ini besok saya mati saya siap kok,” kata Antasari.”

Mungkin saya memang hanya seorang bloger yang tidak memiliki akses untuk bisa seperti media nasional yang mencari tahu atas kabar tersebut. Namun setidaknya saya pikir dengan membaca informasi dari detik.com, informasinya masih bisa dipercaya dan bisa dituntut jika pemberitaanya tidak benar.

gambar: detik.comAtas informasi kasus Antasari ini juga, sebagai orang yang memang saya begitu jelas melihat adanya kejanggalan kasus Antasari tersebut membuat saya penasaran dan terus mengikuti kasus ini.

Bahkan dimulai saat dirinya ditetapkan jadi tersangka saat itu, saya sudah membuat tulisan berjudul, “Kontroversi Kasus Antasari akan Berakhir Hari ini?”.

Judul tulisan tersebut dibuat saat hakim akan menetapkan Antasari bersalah atau tidak. Dan ternyata sebagaimana kita tahu, walaupun banyak kejanggalan muncul dalam fakta persidangan, ternyata Antasari dinyatakan bersalah dan menjalani hukumanya.

Tahun berganri tahun, bahkan penguasa terdahulu pun hingga berganti ke masa Jokowi. Kasus ini lagi-lagi kembali terangkat kembali usai akan bebas bersyaratnya Antasari untuk menghrup udara bebas.

Saat itu Antasari diundang untuk wawancara di program Mata Najwa, sejak program itupula, nama Antasari kembali muncul.

Saya juga sempat membuat review tulisan terkait kasus ANtasari tersebut dengan judul “Kasus Antasari Azhar Kembali Mencuat dan Besarnya Resiko jadi Pejabat!”.

Demikian juga saat Antasari benar-benar bebas bersyarat, lagi-lagi saya juga membuat tulisan tentang Antasari berjudul “Bebasnya Antasari dan Misteri Menghilangnya Rani bak Ditelan Bumi!”.

Dan tulisan yang ke sekian kalinya ini saya tulis usai membaca berita detik.com diatas, sekaligus usai menyaksikan video pernyataan Antasari yang berani bicara SIAP MATI untuk mengungkap kasus yang dialaminya ini.

Saya terkadang memang masih belum bisa berani memastikan apakah Antasari hanya cari sensasi atau tidak. Tapi saat melihat pernyataan Antasari yang begitu yakin saat mengucapkan SIAP MATI, rasanya sulit untuk bilang jika Antasari itu bohong.

Saya juga tidak tahu entah kenapa saya masih ingin membuat tulisan-tulisan berikutnya terkait Antasari ini, hingga fakta-fakta yang sesungguhnya bisa dibongkar habis.

Ibarat sebuah film, saya ingin selalu mengikuti adegan demi adegan dalam kasus ANtasari ini sehingga saya bisa membuat ending tulisan untuk kasus Antasari ini.

Saya berharap kasus ini benar-benar bisa clear dan yang benarlah yang jadi pemenangnya. 

Karena menurutku ini sangat penting, karena jika seorang ketua KPK saja bisa mengalami seperti apa yang dialmi oleh Antasari, bagaimana dengan kita rakyat jelata?

Semoga kebenaran benar-benar terungkap!


TAGS Hukum / Antasari / Politik /

Comment

#Kumpulan Artikel Seputar Sepeda