HUTRI ke-72: Inilah yang Harus Dilakukan Netizen Jika Cinta NKRI!

16 Aug 2017 - 09:07 WIB

Saya sangat muak sekali dengan para politisi-politisi yang jelang hari kemerdekaan ini berkoar-koar sok-sokan cinta negara, hargai jasa para pejuang, dan sumpah seraah positif lainya di depan media, akan tetapi jika di hati mereka busuk, masih ingin korupsi, suka memprovokasi, menghujat sesma politisi, dan sejenisnya.

Bagaimana saya tidak muak melihat para politisi di negeri ini. Yang masih mereka pertontonkan kerap kali selalu hanya “bertengkar” dan saling menjatuhkan antar lawan politik. 

Jika parpol mereka yang berkuasa, maka mereka bela dan terus dipuja-puja, namun untuk para politisi yang tak kebagian jatah kekuasaan, setiap hari tiada henti “nyinyir” dan lebih ahli menebarkan provokasi, daripada berperan untuk membangun negeri.

Inilah yang saya amati dari masa ke masa berganti pemerintahan, seperti itulah perilaku politisi di negeri ini.

Namun kalau kita bicara politisi, mereka melakukan seperti itu masih dibilang wajar karena mereka melakukan itu memang ada yang mereka rebutkan dan perjuangkan yaitu kekuasaan, kekayaan, dan segalanya.

Ibaratnya, kalau anda lihat ada politisi mati-matian mengkritisi pemerintahan Jokowi, bahkan tidak sungkan memprovokasi warga dengan status dan komentar khas “nyinyir” mereka, itu mereka ada tujuan supaya pemerintahan Jokowi dinilai buruk, dan pada pemilu berikutnya, biar kelompok mereka yang bisa berganti merebut kekuasaan, begitulah seterusnya.

Memang tujuan dan cara politisi di Indonesia begitulah adanya…

Namun yang saya heran dan sesalkan, jika sikap “NYINYIR” dan perilaku dan kebiasaan saling hujat dan sebarkan provokasi itu dilakukan oleh netizen, ini yang membuat saya heran.

Keherananya saya cukup sederhana, jika para politisi pada “NYINYIR” dan sebarkan provoksi setiap hari, itu karena memang ada sesuatu yang mereka ingin dapatkan bernama kekuasaan, dan sejenisnya.

Tapi kalau netizen setiap hari nyinyir di sosmed, sebarkan provokasi di akun media sosial mereka, yang mereka dapatkan itu apa?

Anda nyinyir di sosial media dengan sesama netizen, yang kalian sendiri tak saling kenal, tak ada manfaat yang kalian dapatkan, tapi kenapa itu selalu anda lakukan?

Apa yang kalian dapatkan?

Satu-satunya yang saya pastikan, anda hanya mendapatkan kepastian “MERASA PUAS” karena sudah menyalurkan hasrat dan “nafsu kebencian” anda di internet.

Dan jika anda hanya nyinyir dan saing sebarkan kebencian di internet, anda sama sekali tak memberikan kontribusi untuk negeri, namun yang ada, netizen model seperti itu hanya menjadi benalu dan perusak untuk kemajuan negeri kita tercinta NKRI!

Kenapa saya berani bilang demikian, karena setiap negara yang bisa maju dan berkembang pesat, saya pastikan salah satu faktornya karena memiliki rakyat yang mencintai negaranya dengan sepenuh hati dan jiwa, yang kemudian diimplementasikan dengan perbuatan nyata membangun negaranya.

Maka dari itu, melalui tulisan ini dan kebetulan juga bertepatan dengan jelang perayaan punck Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-72 tahun [HUTRI ke-72], maka saya mengajak kepada netizen dimanapun berada untuk HENTIKAN KEBIASAAN BURUK ANDA SALING MENGHUJAT DI SOSIAL MEDIA.

Daripada anda melakukan hal yang tak berguna dan samasekali tak memberi manfaat di sosial media, maka pergunakanlah internet anda untuk hal yang bermanfaat.

Berikut beberapa aktivitas di sosial media yang bisa anda lakukan yang itu lebih memberi manfaat.

Ngeblog

Daripada anda hanya menghujat di sosial media, kenapa anda tidak luangkan waktu untuk membut blog, lalu anda tulis semua aktivitas anda yang memberikan manfaat bisa anda ditulis di blog. Anda juga bisa menuliskan berbagai kebaikan di blog anda. Bahkan menulis kritik yang membangun tak jadi masalah di blog anda. Misalnya di daerah anda jalanan banyak yang rusak belum di aspal, belum ada listrik, dan kritik-kritik lain tapi yang real dan itu bisa membangun. Kalau anda bingung mau ngeblog dimana, anda bisa ngeblog di Blogdetik seperti yang saya lakukan sejak awal berdiri blogdetik hingga sekarang.

Sebarkan KEBAIKAN di Sosmed

Ingatlah bahwa tujuan sosial media itu diciptakan untuk memberikan manfaat, saling berinteraksi dlam hubungan yang baik dan bermanfaat, bukan untuk dijadikan alat perpecahan. Jik anda tidak bisa membuat tulisan di blog, dan tidak bisa membuat status yang baik, minimal gunakanlah akun media sosialmu untuk menyebarkan informasi yang POSITIF dan MENGINSPIRASI. Misalnya ada pengumpulan donasi untuk korban bencana, anda bisa bantu share itu, dan share tulisan-tulisan yang baik, sehingga yang baca status anda akan mendapatkan manfaat juga. Bukan sebaliknya!

Jangan Follow Akun Penyebar Kebencian

Di sosial media banyak sekali akun-akun media sosial yang isinya setiap hari kerjaanya HANYA NYINYIR dan MENYEBARKAN KEBENIAN!

Saya tidak perlu menyebutkan, tapi jumlahnya buanyaaak sekali. Di akun mereka setiap postinganya selalu berisi hujatan dan provokasi. Entah terbuat dari apa hati mereka sehingga seolah tak takut akan dosa. Mungkin dia berfikir bahwa dia tidak akan pernah mati dan dia anggap status provokasinya dianggap tak akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Tuhan. Padahal semua perbuatanya menyebarkan provokasi dan kebencian pstilah akan dimintai pertanggungjawaban oleh Tuhan.

Salah satu penyebab akun seperti itu masih tetap bertahan, hal tersebut karena adanya follower-follower yang mungkin memang isi kepalanya sama dengan adminya sehingga cocoklah sudah.

Tapi saya menghimbau, jika anda memang ingin membawa kebaikan untuk Indonesia, unfollow atau jika perlu blockir akun-akun medsos semacam itu, karena sama sekali tak akan memberikan manfaat untuk anda apalagi untuk negara. Yang ada mereka hanya jadi benalu dan perusak bangsa saja!

Diam

Jika anda tidak bisa melakukan hal yang positif di sosial media, saa sarankan lebih baik DIAM. Kalau tidak bisa bicara yang baik, kalau tidak bisa menyebarkan kebaikan lewat sosial media, maka langkah terakhir yang anda lakukan lebih baik diamlah.

Sementara itu saja dulu yang saya pikir jika netizen lakukan hal tersebut, kita bisa melawan dan menghentikan dominasi para netizen yang setiap hari hanya sebarkan kebencian di sosial media.

Negara kita sudah merdeka, sudah saatnya amrilah kita isi kemerdekaan ini dengan berlomba-lomba melakukan dan menyebarkan kebaikan walau itu hanya di sosial media. Karena bermula dari sosial media, jika itu dilakukan di kehiduan nyata, maka dampaknya pasti akan memberiakn kebaikan untuk bangsa dan negara kita tercinta Indonesia!

Selamat Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-72!

Merdeka!


TAGS HUT RI ke-72 / Opini /

Mohon maaf, komentar saya nonaktifkan....

Tulisan terkait yang banyak dibaca Pengunjung

#Kumpulan Artikel Seputar Sepeda