Artis Terjerat Narkoba Bukan Korban, Seharusnya Dihukum Berat!

11 Jul 2017 - 09:28 WIB

Dalam tulisan di blog saya ini, beberapa tulisan yang selalu berani saya pastikan akan terulang dan berulang diantaranya, yang pertama terkait dengan tertangkapnya koruptor, selain itu termasuk akan terus berulangnya artis yang akan tertangkap karena kasus narkoba.

Untuk kasus korupsi anda sudah pasti bisa menduganya karena adanya hukuman yang sangat ringan untuk koruptor, ditambah kalaupun tertangkap, sel mereka juga sangat mewah. Dengan sedikit alasan itupula saya berani memastikan tidak ada alasan untuk para koruptor di negeri ini untuk takut berhenti korupsi, yang ada mereka akan selalu bersemangat untuk terus dan terus korupsi selama hukuman untuk koruptor masih begitu sangat mengasyikan seperti sekarang ini.

Kedua, terkait dengan pemberitan tertangkapnya para artis dalam jeratan kasus narkoba. Berita terbaru yang saat ini masih begitu ramai dibicarakan adalah tertangkapnya artis anak jalanan Ammar Zoni.

Sebagaimana kita tahu, baru-baru ini diberitakan jika Polres Jakarta Pusat telah melakukan penangkapan terhadap Ammar Zoni pada hari Jumat 7 Juli 2017 kemarin. Ia dibekuk di komplek perumahan di wilayah Depok.

Ammar Zoni yang merupakan artis anak jalanan ini ditangkap bersama dengan dua asistennya berinisial M dan RH. Ammar Zoni ditangkap dengan barang bukti ganja satu kertas, lintingan rokok, bong, dan tujuh plastik kecil yang diduga bekas tempat sabu.

Nasib Ammar Zoni ini senasib dengan Ridho Rhoma bahkan juga senasib dengan sesama artis anak jalanan lainya yaitu Dylan Carr yang ditangkap Januari 2016 yang lalu.

Namun sebagaimana tulisan sebelumnya berjudul “Bagaimana Jera Jika Artis Terjerat Narkoba Tetap Dipuja di Layar Kaca?”, saya berani memastikan jika model hukuman artis kasus narkoba masih seperti sekarang ini, maka jangan pernah bermimpi jika kasus narkoba di kalangan artis bisa berhenti.

Buktinya bisa langsung anda lihat, mulai dari Raffi Ahmad, dan banyak lagi artis-artis yang terjerat narkoba, pada akhirnya mereka tetap bisa exist lagi di televisi dan kembali jadi idola.

Termasuk pemain sinetron anak jalanan Dylan Carr yang ditangkap bulan Januari 2016, tapi hanya hitungan bulan, Dylan Carr sudah kembali main sinetron lagi.

Saya tegaskan disini bahwa saya teramat sangat tidak setuju jika ada artis yang terjert narkoba lalu dibilang sebagai “KORBAN”!.

Kalau khusus kasus narkoba, kata “korban” itu menurut saya hanya cocok diungkapkan dan digunakan untuk menyebut misalnya dalam kasus narkoba berbentuk permen yang kemudian tanpa sengaja dikonsumsi anak kecil yang tidak tahu jika permen tersebut mengandung narkoba.

Untuk kasus seperti ini, maka saya sepakat dan setuju, jika si anak kecil tersebut disebut sebagai “KORBAN”.

Tapi kalau kasus narkoba menimpa artis, maka sewajibnya mereka dihukum seberat-beratnya!

Kalau menurut saya, penyelesaian kasus narkoba yang menjerat para artis, pejabat, dan yang sejenisnya, saya pikir mereka harus dihukum sebagaimana bandar narkoba.

Kenapa?

 

Logika sederhananya begini,

Artis itu kan orang dewasa, bukan orang bodoh pula, kalau mereka sampai bisa konsumsi narkoba, itu artinya mereka dengan SADAR DAN SENGAJA kenal dengan bandar [penjual dong]?

Kalau mereka kenal para bandar narkoba? Logikanya, mereka sama saja MENDUKUNG dan MELINDUNGI keberadaan para bandar narkoba karena tidak melaporkan ke BNN atau polisi?

Bukankah seharusnya mereka para artis yang sampai TAHU apalagi kenal para penjual narkoba [bandar], bukankah KEWAJIBAN mereka seharusnya MELAPORKAN itu bandar [penjual narkoba] yang nawarin mereka supaya DITANGKAP POLISI?

Dan jika mereka misalnya ditawarin narkoba, lalu membiarkan, bahkan kemudian mencoba membeli, bukankah itu jelas-jelas mereka memang SENGAJA untuk MELAWAN HUKUM terkait narkotika?

Disinilah logika saya selama ini merasa terbodohi dengan pemberitaan yang justru tidak pernah membahas soal ini.

Sialnya lagi, media juga tidak berani kritis membahas ini secara blak-blakan.

Kata “korban” dan kemudian harus dilakukan rehabilitasi, itu hanya berlaku untuk misalnya kasus anak di bawah umur yang memang tidak tahu apa itu narkoba dan bahayanya.

Kalau yang terjerat narkoba itu artis, apalagi mereka terkenal tapi kemudian sampai terjerat narkoba, saya tegas setuju jika itu para artis wajib dihukum sebanding dengan para pengedar.

Saya harapkan dari pemikiran yang seperti ini pihak penegak hukum harus tegas.

Bahkan jika perlu, jika sampai ada artis ketangkap narkoba maka mereka hrus dihukum seberat-beratnya. Alasanya selain karena mereka publik figur, hal itu karena mereka sudah melakukan dua kesalahan yang saya sebut diatas.

Jika para artis yang terjerat narkoba tidak dihukum berat, saya BERANI PASTIKAN untuk kesekian kalinya, Tunggulah waktunya PASTI akan ada lagi artis yang ketangkap, ini hanya soal waktu dan menunggu “apesnya” mereka saja.

Belum lagi yang masih saya heran, kenapa Bandar narkoba di kalangan artis begitu sulit ditangkap! Ada apa dan kenapa?

Padahal logiknya si artis yang pakai narkoba pastinya tahu nomor handphone si bandar. Kan sebenarnya mudah saja tangkap si bandar, cukup dengan saat si artis ditangkap, dipaksa saja suruh hubungin si bandar dan pura-pura pesan lalu tangkap. Tapi kenapa nyaris tak terdengar bandar narkoba di kalangan artis tertangkap? Ad apa dan kenapa?


TAGS Entertainment / Artis / Hukum /

Mohon maaf, komentar saya nonaktifkan....

Tulisan terkait yang banyak dibaca Pengunjung

#Kumpulan Artikel Seputar Sepeda