Surat Terbuka dan Do’a untuk Anggota DPR yang Baik dan yang Korup

20 Jun 2017 - 10:32 WIB

Secara hukum dan Undang-undang, Dewan Perwakilan Rakyat [DPR] memiliki beberapa tugas dan wewenang. Mungkin jika diantara kita masih belum faham dan tahu, berikut ini saya akan menyertakan tugas dan wewenang DPR, yang saya kutip langsung dari website resmi dpr sebagai berikut;

[Baca juga: Ngotot Bentuk Pansus Angket KPK, DPR Wakil Rakyat atau Wakil Koruptor?]

Tugas dan Wewenang

Terkait dengan fungsi legislasi, DPR memiliki tugas dan wewenang:

  • Menyusun Program Legislasi Nasional (Prolegnas)
  • Menyusun dan membahas Rancangan Undang-Undang (RUU)
  • Menerima RUU yang diajukan oleh DPD (terkait otonomi daerah; hubungan pusat dan daerah; pembentukan, pemekaran dan penggabungan daerah; pengelolaan SDA dan SDE lainnya; serta perimbangan keuangan pusat dan daerah)
  • Membahas RUU yang diusulkan oleh Presiden ataupun DPD
  • Menetapkan UU bersama dengan Presiden
  • Menyetujui atau tidak menyetujui peraturan pemerintah pengganti UU (yang diajukan Presiden) untuk ditetapkan menjadi UU

Terkait dengan fungsi anggaran, DPR memiliki tugas dan wewenang:

  • Memberikan persetujuan atas RUU tentang APBN (yang diajukan Presiden)
  • Memperhatikan pertimbangan DPD atas RUU tentang APBN dan RUU terkait pajak, pendidikan dan agama
  • Menindaklanjuti hasil pemeriksaan atas pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara yang disampaikan oleh BPK
  • Memberikan persetujuan terhadap pemindahtanganan aset negara maupun terhadap perjanjian yang berdampak luas bagi kehidupan rakyat yang terkait dengan beban keuangan negara

Terkait dengan fungsi pengawasan, DPR memiliki tugas dan wewenang:

  • Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan UU, APBN dan kebijakan pemerintah
  • Membahas dan menindaklanjuti hasil pengawasan yang disampaikan oleh DPD (terkait pelaksanaan UU mengenai otonomi daerah, pembentukan, pemekaran dan penggabungan daerah, pengelolaan SDA dan SDE lainnya, pelaksanaan APBN, pajak, pendidikan dan agama)

Tugas dan wewenang DPR lainnya, antara lain:

  • Menyerap, menghimpun, menampung dan menindaklanjuti aspirasi rakyat
  • Memberikan persetujuan kepada Presiden untuk: (1) menyatakan perang ataupun membuat perdamaian dengan Negara lain; (2) mengangkat dan memberhentikan anggota Komisi Yudisial.
  • Memberikan pertimbangan kepada Presiden dalam hal: (1) pemberian amnesti dan abolisi; (2) mengangkat duta besar dan menerima penempatan duta besar lain
  • Memilih Anggota BPK dengan memperhatikan pertimbangan DPD
  • Memberikan persetujuan kepada Komisi Yudisial terkait calon hakim agung yang akan ditetapkan menjadi hakim agung oleh Presiden
  • Memilih 3 (tiga) orang hakim konstitusi untuk selanjutnya diajukan ke Presiden

Usai membaca tugas dan wewenang DPR diatas, tentunya sangat bagus dan rapi juga kelihatan sekali jika ternyata kerjaan mereka sangatlah berat.

Makanya saya juga berani menyimpulkan bahwa orang-orang di DPR psti ada yang baik, namun juga ada yang buruk.

Namun sekarang, begitu melihat DPR akhirnya melakukan hak angket kepada KPK, saya pikir mereka sudah kurang mendengar aspirasi rakyat secara mayoritas.

[Baca juga: Tak Ada Lagi Cicak VS Buaya, KPK dan POLRI Kompak Lawan DPR!]

Saya sudah faham bagaimana seseorang yang sudah terjebak ke dalam ruang lingkup di DPR, jadi saya juga tidak perlu menvonis, apakah mereka yang menggulirkan hak angket ke KPK adalah orang-orang suci dan bersih, atau orang-orang yang justru bergelimang dosa dan korupsi, saya tidak berani menvonis mereka diantara keduanya.

Namun saya disini sebagai orang biasa yang selalu membayar pajak kepada negara bersama rakyat Indonesia lainya, hanya ingin membuat sebuah pernyataan atas sikap mereka yang melakukan hak angket kepada KPK.

Pertama, Jika memang diantara mereka adalah orang-orang baik, yang tidak pernah korupsi selama jadi anggota DPR, saya doakan semoga saja hidup mereka selalu dalam keberkahan dan ridho dari Alloh S.W.T, serta diberikan kebahagiaan dunia hingga akherat karena berjuang untuk rakyat.

Kedua, Jika memang diantara mereka adalah orang-orang yang beriman dan meyakini adanya Tuhan yang maha tahu atas apa yang sudah mereka lakukan, dan mereka ternyata adalah orang-orang yang pernah Korupsi. Saya doakan semoga mereka bertaubat dan berani mengakui jika mereka sudah pernah korupsi. Tidak hanya mengakui, tapi mereka kemudian mengembalikan uang korupsinya kepada rakyat dan meminta maaf kepada rakyat, dan berjanji untuk tidak mengulangi perbuatanya.

Ketiga, Jika ternyata mereka adalah orang-orang yang ternyata pernah korupsi tapi tidak pernah ketahuan, dan merasa aman, tidak pernah mau mengakui, bahkan sok alim di depan rakyat, bahkan kemudian mengulanginya lagi, dan tidak mau bertaubat. Saya doakan semoga saja mereka selalu hidup dalam penderitaan dan hidup dalam ketidaktenangan, dan mudah-mudahan sebelum mati membusuk mereka ditimpakan siksa seberat-beratnya atas perbuatan mereka. Tujuanya supaya menjadi pelajaran dan peringatan bagi anggota DPR yang lain dan siapapun untuk jangan pernah berani korupsi.

Intinya saya hanya ingin menegaskan disini bahwa saya yakin dan percaya jika di DPR pasti ada yang baik, makanya untuk mereka yang masih baik dan bersih, saya dan selruh rakyat yang sudah bayar pajak untuk memberikan gaji dan tunjangan kepada mereka pasti akan doakan yang baik-baik.

Namun sebaliknya, jika di DPR masih ada orang-orang yang korup yang belum ketahuan tapi saya yakin TUHAN PASTI MAHA TAHU dan MELIHAT, mudah-mudahan mereka diberikan kesempatan untuk SADAR dan bertaubat. Namun jika taubat tidak mereka lakukan, mudah-mudahan Tuhan menghukum mereka dengan seberat-beratnya sebelum mereka mati dan membusuk agar bisa dijadikan peringatan dan pelajaran agar tidak ada yang berani korupsi lagi. Amiiiiin

Silahkan bantu share dan tag anggota DPR yang anda kenal dan tahu, atau pejabat-pejabat yang lain. Tujuanya semoga yang sudah baik kita dukung dan terus doakan yang baik-baik.

Demikian juga yang mungkin khilaf, mudah-mudahan mereka mau menyesal dan bertaubat serta berjanji tidak melakukanya lagi.

Tapi jika sudah datang peringatan, saran, dan nasihat tak digubris dan tetap korupsi dan mengecewkan rakyat, itu artinya kan orang macem begitu sudah tak tau diri dan seolah-olah sudah berani menantang Tuhan dan menganggap Tuhan tidak tahu atas perbuatan mereka, maka doakanlah agar mereka mendapatkan siksa seberat-beratnya mulai dari selama hidup, jelang ajal, dan mati dimasukan ke dalam neraka jahannam. Amiin


TAGS DPR / Politik /

Mohon maaf, komentar saya nonaktifkan....

#Kumpulan Artikel Seputar Sepeda