Berjihadlah Untuk Menolong Banyak Orang, Bukan Membunuh Walau 1 Orang!

26 May 2017 - 08:48 WIB

Pertama saya ingin mengutuk serangan bom bunuh diri di kampung melayu yang menurut saya sangat biadab dan itu bukanlah ajaran islam.

Kedua saya mengucapkan turut berduka kepada para korban bom yang meninggal dunia maupun yang luka.

Untuk ke sekian kalinya aksi bom bunuh diri terjadi di Indonesia. Melalui tulisan ini saya juga ingin mengingatkan bahwa orang-orang radikal yang memiliki pandangan dan keyakinan bahwa bom bunuh diri adalah jihad itu ada di Indonesia.

Mungkin kelompok mereka saat ini sedang tertawa puas karena mereka bisa menciptakan teror di Indonesia.

Adanya kelompok seperti itu memang masih minoritas di Indonesia, namun menurut saya kelompok mereka semakin bertambah karena adanya sosial media untuk menyebarkan idiologi mereka melalui sosial media.

Jika anda masih ingat pengakuan pelaku bom panci yang akan meledakan di Istana negara beberapa waktu lalu, sangat jelas jika mereka mengaku berani melakukan aksi itu hanya bermodal belajar agama dari group di sosial media.

[Baca juga: Gila! Belajar Islam dari Sosmed dan Mau jadi Pengantin Bom Bunuh Diri!]

Itu menunjukan betapa para pelaku begitu masif melakukan dan menyebarkan idiologi mereka melalui sosial media, dan saya katakan cara tersebut sukses. Saya bilang sukses karena ada data dan pengakuan dari si pelaku bom panci yang akan meledakan istana negara.

Data itu baru yang terekspose dan diakui sendiri oleh pelaku, dan sangat mungkin mereka begitu terus bergerak untuk menyebarkan idiologi mereka melalui group-group rahasia di berbagai platform sosial media.

Sebagai blogger saya juga ingin selalu dan terus berperan membuat tulisan agar memastikan bahwa bom bunuh diri bukanlah ajaran islam, apalagi itu ditujukan untuk membunuh orng lain.

Biar saya tidak dianggap asal, saya munculkan dalil tersebut sebagai berikut.

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ قَتَلَ قَتِيلًا مِنْ أَهْلِ الذِّمَّةِ لَمْ يَجِدْ رِيحَ الْجَنَّةِ وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ أَرْبَعِينَ عَامًا

Barangsiapa membunuh seorang kafir dzimmi, maka dia tidak akan mencium bau surga. Padahal sesungguhnya bau surga itu tercium dari perjalanan empat puluh tahun. ” (HR. An Nasa’i. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Saya gunakan dalil tersebut untuk menunjukan bahwa, Jika membunuh orang kafir saja dilarang, apalagi bom bunuh diri yang dilakukan di tempat umum yang mayoritas di negara kita adalah umat islam, itu sungguh benar-benar melanggar dan menyimpang jauh dari ajaran islam.

Perlu anda tahu bahwa, islam dengan tegas melarang untuk membunuh orang kafir, bahkan mengharamkan membunuh 3 golongan orang kafir.

Orang-orang kafir yang haram untuk dibunuh yang tiga golongan tersebut yaitu:

  1. Kafir dzimmi [orang kafir yang membayar jizyah/upeti yang dipungut tiap tahun sebagai imbalan bolehnya mereka tinggal di negeri kaum muslimin]
  2. Kafir mu’ahad [orang-orang kafir yang telah terjadi kesepakatan antara mereka dan kaum muslimin untuk tidak berperang dalam kurun waktu yang telah disepakati]
  3. Kafir musta’man [orang kafir yang mendapat jaminan keamanan dari kaum muslimin atau sebagian kaum muslimin]

Dari penjelasan itu sangat tegas dan jelas, bahwa islam sangat melindungi yang namanya nyawa dan jiwa seseorang, walaupun itu orang kafir.

Saya berfikir bahwa mereka yang selalu mengatasnamakan jihad dengan cara membunuh orang lain, mereka mungkin tidak mempelajari islam yang sesungguhnya. Mereka hanya fokus meyakini keyakinan jihad yang salah kaprah yang itu bukanlah ajaran islam.

Kadang saya heran, kenapa mereka tidak pernah berfikir untuk berjihad menolong banyak orang saja?

Misalnya berjihad menolong orang-orang miskin di negeri ini yang jumlahnya teramat sangat banyak dan saya pastikan akan didukung semua orang. 

Bisa juga berjihad membangun orang sakit yang tak mampu bayar untuk berobat, menolong orang niskin yang putus sekolah, menolong orang tua jompo, janda-janda miskin, dan berjuta kebaikan lain yang jumlahnya teramat sangat yang itu bisa bernilai ibadah dan jihad dalam kebaikan.

Kenapa kalian tidak melakukan jihad yang seperti itu?

Jihad yang seperti itu dipastikan juga tidak akan menimbulkan kontroversi apalagi anda dibenci jika melakukanya. Yang ada, anda pasti akan mendapatkan berjuta pujian atas jihad yang anda lakukan.

Terakhir, saya ingin sekali lagi menyerukan untuk Berjihadlah Untuk Menolong Banyak Orang, Bukan Membunuh Walau 1 Orang!


TAGS Sosial / Hukum / Religi / Bom Kampung Melayu /

Mohon maaf, komentar saya nonaktifkan....

#Kumpulan Artikel Seputar Sepeda