Teror Novel Baswedan Disiram Air Keras, Bukti Koruptor Melawan?

11 Apr 2017 - 10:35 WIB

Sebelumnya saya ingin mengajak kepada anda yang membaca tulisan ini untuk ikut membantu mendoakan bagi kesembuhan Novel Baswedan, semoga lekas pulih dan bisa kembali berjuang dan “berjihad” memberantas koruptor di negeri ini, Amiiiin.

Pagi ini mendapat kabar terkait dengan insiden disiramnya air keras penyidik KPK Novel Baswedan oleh orang yang tak dikenal.

Insiden itu sendiri terjadi usai Novel Baswedan menjalankan ibadah sholat shubuh berjamaah di Masjid dekat rumahnya.

[Baca juga: Surat Terbuka untuk Koruptor: Sebelum Mati, Akuilah dan Ungkaplah!]

Dari peristiwanya, kemungkinan besar pasti pelaku sudah mengawasi perilaku dan kebiasaan Novel Baswedan. Soalnya tidak mungkin tanpa pengawasan tiba-tiba si pelaku bisa tahu kalau Novel Baswedan rutin jamaah sholat shubuh di masjid tersebut.

Melalui tulisan ini, saya ingin mengirimkan pesan kepada para pelaku dan khususnya untuk yang menyuruh.

Semoga kalian segera menyerahan diri dan sadarlah akan perbuatan buruk kalian. Saya meyakini mungkin anda hanyalah suruhan.

Soalnya kalau menurut saya, pelaku yang langsung menyiramkan air keras, kemungkinan bukanlah tokoh utama. Kemungkinan besar dia hanyalah orang suruhan yang “BUTUH DUIT”, karena sangat mungkin pelaku melakukan tersebut pastinya mendapatkan bayaran besar.

Kita semua tentunya sudah tahu, bagaimana kinerja Novel Baswedan yang sudah bertahun-tahun mengabdi untuk negeri ini melalui jabatanya sebagai penyidik senior KPK.

Sudah begitu banyak kasus korupsi yang berhasil diungkap oleh penyidik senior ini.

Saya sendiri secara pribadi sungguh memberikan rasa hormat dan pengahrgaan setinggi-tingginya atas KEBERANIAN dan PENGABDIAN Novel Baswedan selama menjadi penyidik KPK. 

Kita juga tahu, Novel Baswedan rela berhenti dari karirnya di kepolisian dan lebih tetap memilih jadi penyidik KPK. Itu semua dilakukan sudah pasti demi “berjihad” dengan sebenar-benarnya “jihad” melawan koruptor di negeri ini.

Saya bisa membayangkan betapa sungguh berat dan beresiko sekali bekerja menjadi seorang penyidik KPK. 

Belum lagi melihat beban dan tanggungjawab seorang penyidik setiap menangani kasus korupsi tentunya bukan perkara mudah.

Bisa dipastikan juga, Novel Baswedan pastinya sangat jarang bisa berkumpul dengan keluarga, apalagi duduk berleha-leha atau bersendagurau bersiwata bersama keluarga dan teman dekatnya.

Waktu mereka benar-benar dihabiskan untuk bekerja demi negara dengan cara membongkar dan menangkap sebanyak-banyak koruptor di Indonesia.

Dan kini, secara tiba-tiba Novel Baswedan harus mengalami teror karena disiram air keras oleh orang yang tak diketahui siapa.

Saya yakin pelaku ini bisa dipastikan ada kaitanya dengan berbagai kasus yang sedang ditangani oleh Novel Baswedan sebagai penyidik KPK.

Memang tidak sepatutnya kita menduga-duga sebelum ada bukti yang kuat.

Namun setidaknya seorang Penyidik KPK, hanya kemungkinan terkait itulah yang bisa kita duga.

Penyiraman air keras kepada Novel Baswedan ini setidaknya bisa dijadikan warning dan kehati-hatian para penyidik di KPK agar tetap waspada.

Karena saya sangat yakin jika para Koruptor, dan calon-calon koruptor sudah pasti tidak akan hanya DIAM saat KPK membongkar satu persatu kasus korupsi di negeri ini.

Sebagai rakyat biasa, saya hanya bisa ikut mendoakan kepada Novel Baswedan, semoga lekas pulih dan bisa kembali menyidik para koruptor di negeri ini agar bisa dihukum seberat-beratnya. Amiiin

Untuk anda yang sudah membaca tulisan ini, mohon keikhlasan anda juga untuk ikut mendoakan orang sebaik Novel Baswedan.


TAGS Novel Baswedan / Sosial / Politik /

#Kumpulan Artikel Seputar Sepeda

tulisan-populer

kisah-11-orang-sukses

nenek-tua-sumbang-jutaan-rupiah-untuk-masjid

pendiri-whatsapp-jan-koum

desa-terkaya

tulisan-populer negeri-hutang

ricky-elson

kerja-orang-jerman

negeri-para-petani-tapi-import-produk-pertanian

pria-sukses

10-pemuda-terkaya-di-asia

.:: #9 TULISAN TERKINI ::.