Surat Terbuka untuk Koruptor: Sebelum Mati, Akuilah dan Ungkaplah!

7 Apr 2017 - 09:26 WIB

Mumpung hari jum’at yang semoga membawa keberkahan, kali ini saya ingin menulis Surat Terbuka untuk Koruptor, yang berharap supaya koruptor sebelum mereka Mati dengan membawa dosa korupsinya, saya mengajak supaya mereka bertaubatlah, Akuilah dan Ungkaplah! Semoga anda mendapatkan ampunan dari rakyat dan juga ampunan dari Tuhan.

Hal ini saya lakukan karena sudah begitu mengerikan korupsi e-KTP yang total korupsi kerugian negaranya ditaksir capai trilyunan. Ini baru yang terungkap, dan saya yakin masih banyak yang belum diungkap atau mungkin belum ketahuan saja.

Yang membuat saya berulang heran dengan kasus korupsi di Indonesia, sudah korupsi, tapi selalu MENGELAK, walaupun sudah ada ditemukan bukti juga saksi!

Ini bisa terjadi karena para koruptor itu saat ini pasti sedang pada posisi TIDAK TAKUT TUHAN dan TIDAK TAKUT MATI demi menutupi perbuatan korup mereka agar tidak ketahuan rakyat.

Hal ini kenapa, saya merasa perlu membuat surat terbuka untuk koruptor ini dengan harapan diantara mereka ada yang membaca, dan minimal mereka jadi INGAT TUHAN DAN KEMATIAN yang PASTI AKAN DATANG!

Soalnya kalau ngomongin soal koruptor ini, banyak wartawan maupun blogger yang sudah kehabisan “bahasa” untuk menuliskan bagaimana supaya para koruptor dan para calon koruptor ini pada TAUBAT!

Padahal dalam kehidupan lain kita masih sering mendengar kabar mengenaskan tentang nasib rakyat di daerah yang justru bernasib malang dan mengenaskan, tapi mereka dengan seenaknya saja korupsi besar-besaran dengan begitu mudahnya!.

[Baca juga: Antara Korupsi, Matinya Nurani, dan Perjuangan si Miskin Mencari Rizqi]

Mungkin anda yang membaca tulisan ini akan menganggap saya melakukan sebuah hal yang sia-sia dengan menuliskan ini. Dan mungkin anda juga berfikir jika tidak mungkin hanya gara-gara membaca tulisan ini para koruptor itu pada mau bertaubat.

Setidaknya ini hanyalah upaya dan usaha saya sebagai blogger yang ingin membuat tulisan yang semoga saja bisa tersampaikan kepada para koruptor. Baik untuk mereka koruptor yang sudah ketahuan, sedang merencakanan, maupun untuk koruptor yang sudah melakukan dan merasa aman karena belum ketahuan.

Namun tulisan ini juga tidak hanya saya tujukan untuk korupsi skala besar saja tapi juga untuk siapapun yang korupsi kecil-kecilan, karena sekecil apapun korupsi, toh tetap saja semuanya tidak akan lepas untuk dimintakan pertanggungjawaban di hadapan Tuhan.

Saya beranikan diri membuat tulisan surat terbuka ini karena saya memiliki harapan bahwa sejahat-jahatnya koruptor, mereka masih punya rasa TAKUT DENGAN TUHAN DAN KEMATIAN.

Karena setiap jiwa yang bernyawa PASTI akan mati, Ingatlah ada jutaan manusia di alam kubur yang memohon kepada Tuhanya untuk bisa dibangkitkan kembali agar mereka bisa berbuat baik sepanjang hidup mereka. -- ilustrasi gambar: anekanews.netJika anda bilang tidak mungkin akan ada koruptor di Indonesia yang ketahuan korupsi terus mengakui, bertaubat, dan kemudian berani mengungkap dan membongkar kasus-kasus korupsi yang diketahuinya.

Jika anda berfikir demikian, maka anda SALAH!

Faktanya, ada seorang yang memang dia sudah mengakui jika dirinya korupsi, dan kemudian sudah menjalani hukuman, dan yang terakhir, dirinya BERANI mengungkap dan membongkar satu persatu kasus korupsi yang dia ketahui.

Siapa dia? dialah Nazarudin!

Mantan bendahara Partai Demokrat ini saya pikir seharusnya bisa dijadikan inspirasi untuk para koruptor yang sudah tertangkap maupun yang belum tertangkap dan dihukum. Hal tersebut penting karena siapa tahu dengan cara itu, rakyat bisa memaafkan dan Tuhan juga mengampuni jika benar-benar bertaubat.

Kalau saya sebagai rakyat biasa, dengan keberanian Nazarudin yang membongkar banyak kasus korupsi, walaupun dulu korupsi, saya sebagai pribadi bisa memaafkan.

Karena menurut saya, apa sih yang anda cari di dunia ini wahai koruptor?

Mau sampai kapan anda menikmati uang dari hasil korupsi, apalagi untuk menghidupi anak dan istri dengan uang korupsi? 

Saya teramat sangat yakin anda pasti tidak akan mendapatkan kebahagiaan dan ketenangan hati jika anda berani korupsi.

Bukankah tujuan setiap orang hidup demi mengejar kebahagiaan?

Memang terkadang hampir setiap orang berfikir dengan banyak uang, kita bisa lebih bahagia dan sejahtera, tapi yang harus dicatat, tidak dengan cara uang hasil korupsi!

Khusus untuk anda Koruptor yang sudah ketahuan dan ketangkap KPK, akuilah perbuatanmu dan bertaubatlah, lalu ungkaplah sebagaim,ana yang sudah Nazarudin lakukan. Tidak perlu takut!

Takutlah dengan Tuhanmu dan dosa-dosamu mumpung sebelum ajal menjemput. 

Setidaknya jika engkau wahai koruptor sudah ebrtaubat dan mengakui serta mengungkap semua kasus korupsi yang engkau ketahui, kelak dihadapan Tuhan, engkau bisa memberikan pertanggunganjawabmu.

Hal tersebut akan berbeda ceritanya jika anda selama hidup hanya diam dan bersembunyi, bahkan tidak mengakui sudah korupsi karena malu dan takut ditangkkap dan dipenjara.

Padahal hukuman di penjara di dunia ini hanya sementara, sedangkan diakherat adalah kekal adanya.

Saya berani bilang begini karena setahu saya, mereka para koruptor adalah orang-orang yang beragama, yang itu artinya mereka masih percaya dan mengimani adanya Tuhan dan pengadilan Tuhan di akherat nanti.

Kecuali jika koruptor adalah segerombolan atheis tak bertuhan, maka surat terbuka ini tak perlu saya tulis.

Sebagai penutup, saya hanya mengingatkan juga bahwa banyaknya kasus korupsi di negeri ini tentunya sudah jadi pembahasan yang seolah tiada ujung. Kasus demi kasus korupsi selalu bermunculan satu persatu, dari yang ratusan juta, ratusan milyar, hingga triliunan ada di negeri ini.

Menurut saya, sebagaimana sudah saya ulas pada tulisan terdahulu, Korupsi di Indonesia Akan Terus Tumbuh Subur karena beberapa alasan diantaranya,

  1. Korupsi di Indonesia “Diajarkan” (secara tidak sengaja/Sengaja) sejak Dini dari Keluarga, Sekolah, dan Lingkungan. [Baca penjelasan lengkapnya disini]
  2. Niat Korupsi dan Kesempatan Korupsi Terbuka Lebar
  3. Hukuman untuk Koruptor TERAMATSANGAT RINGAN!
  4. Nikmatnya Fasilitas di Dalam Penjara Sel Koruptor
  5. Bonus Remisi untuk Koruptor
  6. Koruptor tetap Dipuji dan didukung PENGIKUT setianya

Dan menurt saya, keenam alasan tersebut diatas saat ini masih begitu mudah kita temukan di negara kita, Negara Kesatuan Republik Indonesia!.

Akibatnya, selama itupula TIDAK ADA ALASAN para koruptor untuk TAKUT melakukan [merencanakan] KORUPSI sehingga mereka akan terus dan terus menerus TETAP BERANI KORUPSI!

Semoga tulisan ini terbaca oleh anda para koruptor!

Tidak ada orang di dunia ini yang tidak pernah melakukan kesalahan dalam hidupnya, sebagaimana anda para koruptor yang pernah melakukan korupsi. Namun selama masih diberikan kesempatan hidup, manfaatkanlah untuk bertaubat dan ungkaplah kasus korupsi yang engkau ketahui.

Ingatlah nasihat agama bahwa, ada jutaan orang yang sudah meninggal yang mendapatkan siksa dari Tuhan, mereka berharap ingin supaya Tuhan memberikan kesempatan untuk bisa dihidupkan kembali agar mereka bisa berbuat amal kebaikan sebanyak-banyaknya.

Mumpung masih hidup, yuk kita lakukan kebaikan sebanyak-banyaknya, sebelum kita tergolong menjadi bagian dari orang-orang yang menyesal saat telah tiada nanti, karena ingin dibangkitkan kembali saat sudah mati!


TAGS Hukum / Sosial / Politik /

#Kumpulan Artikel Seputar Sepeda

tulisan-populer

kisah-11-orang-sukses

nenek-tua-sumbang-jutaan-rupiah-untuk-masjid

pendiri-whatsapp-jan-koum

desa-terkaya

tulisan-populer negeri-hutang

ricky-elson

kerja-orang-jerman

negeri-para-petani-tapi-import-produk-pertanian

pria-sukses

10-pemuda-terkaya-di-asia

.:: #9 TULISAN TERKINI ::.