Catatan-catatan Menarik di Ajang Pembuka MotoGP Qatar 2017

27 Mar 2017 - 09:43 WIB

Akhirnya prediksi saya sangat tepat karena Juara MotoGP Qatar di seri pembuka gelaran motoGP tahun 2017 ini adalah Maverick Vinales.

[Baca juga: SAH! Sirkuit MotoGP Indonesia Ada di Lombok, Indah dan Keren Banget!]

“Saya prediksi untuk motogp pembuka seri Qatar 2017 kali ini, posisi empat besar akan didominasi Marquez, Rossi, Vinales, dan Lorenzo. Namun dari keempat pembalap tersebut, keyakinan saya juaranya mengarah pada nama Maverick Vinales.”

Prediksi diatas sudah saya sebutkan pada tulisan saya sebelumnya,

Namun ada juga prediksi saya yang meleset, dimana kalau prediksi juaranya sangat tepat yaitu Vinales, namun saya salah dalam memprediksi jika Lorenzo akan bisa berebut diposisi empat besar.

Bahkan diluar dugaan saya, Lorenzo malah hanya mampu finish di urutan ke-11. Diluar itu adalaha danya nama Dovizioso yang justru tampil meyakinkan hingga berhasil raih posisi kedua. Bahkan Dovizioso sempat berada di posisi tedepan hingga akhirnya tersingkir oleh ambisi Vinales.

Sedangkan Valentino Rossi yang tidak diunggulkan banyak orang karena start dari posisi ke-10 justru mampu meraih podium diurutan ketiga.

Di posisi ke empat ada nama juara dunia motogp 2016 Marc Marquez yang harus mengakui keunggulan Rossi yang mampu melibas posisi ketiganya saat beradu posisi ketiga.

Dengan sudah dimulainya gelaran pembuka motoGP 2017 ini, saya memiliki beberapa catatan-catatan yang menurt saya menarik selama gelaran motoGP 2017 ini digelar.

Beberapa catatan-catatan menarik tersebut diantaranya,

Vinales, Baru Putus Cinta Tapi Tampil Luar Biasa!

Satu hal yang menarik dibalik kisah suksesnya Vinales justru datangnya kabar “buruk” yang sedang dialami oleh Vinales.

Jika anda menyaksikan acara Road to MotoGP di trans7 kemarin, anda pasti tahu kan salah satu ulasanya membahas soal kisah asmara Vinales dengan pembalap motor wanita yang harus kandas.

Dalam pemberitaan tersebut disebutkan jika salah satu alasan putusnya hubungan mereka karena intensitas pertemuan mereka yang jarang terjadi. Alasan lain mungkin karena masing-masing yang sibuk dengan karirnya masing-masing.

Walaupun baru putus dengan pacar yang sudah dijalin sekitar 2 tahun, tapi hebatnya Vinales “tidak galau”, tapi justru malah mampu menciptakan prestasi karena berhasil menjadi juara di motoGP Qatar.

Tidak Ada Kualifikasi dan Buruknya Cuaca

Saat saya mau menyaksikan kualifikasi kemarin, ternyata justru tidak jadi dilakukan akrena cuaca yang sangat buruk. Bahkan terlihat kilat sampai menyambar kesana kemari diatas lintasan sirkuit dan area sekitar.

Dengan tidak adanya kualifikasi maka pihak penyelenggara memutuskan menetapkan start pembalap berdasarkan catatan terbeik dan tercepat selama sesi latihan bebas.

Bahkan dinihari tadi saya sampai dibuat jengkel, dimana dalam kondisi ngantuk, dibela-belain nnton motogp, tapi acaranya tertunda-tunda terus. Lagi-lagi alasanya karena cuaca buruk.

Seru Banget!

MotoGP ini memang beda banget dengan saat kita nonton kompetisi sepakbola atau yang lain. Dimana kalau nonton sepakbola, biasanya keseruan akan terasa saat memasuki babak semifinal dan final saja, tapi saat menyaksikan motogp, keseruanya langsung terlihat di seri awal.

Keseruan motogp pembuka di Qatar bisa dilihat dari awal balapan, dimana masing-masing pembalap sudah langsung berebut di posisi terdepan.

Bahkan saya agak terkejut saat pembalap Johann Zarco sempat memimpin jauh di posisi terdepan. Namun sayangnya, mantan pembalap moto2 ini tidak mampu mengendalikan posisinya dengan baik sehingga harus crash dan gagal finish karena ketledoranya sendiri.

Keseruan lain juga ditunjukan oleh Iannone yang sempat berada di barisan depan, namun harus terjatuh juga, sempat mencoba menghidupkan motornya namun gagal sehingga bernasib sama dengan Zarco.

Keseruan yang paling jadi perhatian yaitu saat Rossi dan Marquez, sayangnya adu skill mereka tidak berlangsung lama karena Rossi terlalu mudah menggeser Marquez dari posisi ketiga ke posisi keempat dibelakang Rossi.

Adu battle yang paling lama dan seru justru ditunjukan oleh Dovizioso dengan Vinales yang berkali-kali saling rebut posisi satu-dua. Bahkan hingga lap-lap akhir mereka berdua masih sangat seru berduel. Namun akhirnya Vinaleslah yang jadi juaranya di Qatar 2017 ini.

Dari beberapa catatan saya diatas, saya berharap motogp seri-seri berikutnya akan terus berlangsung semakin seru.

Apakah anda memiliki kesan yang sama?


TAGS Sport / MotoGP / Olahraga /

Mohon maaf, komentar saya nonaktifkan....

#Kumpulan Artikel Seputar Sepeda