Sabar Nababan, Firaun dari Indonesia yang Mengaku Tuhan!

21 Mar 2017 - 10:48 WIB

Jika anda seorang muslim, tentunya anda masih ingat kisah Raja Fir’aun di zaman Nabi Musa AS yang berani mengaku Tuhan.

Ternyata, setelah ribuan tahun berlalu, kini ada sosok yang dengan berani secara terbuka melalui akun facebooknya mengaku sebagai Tuhan.

Bedanya, jika Firaun dahulu mengaku jadi Tuhan karena kekuasaanya yang begitu besar, sehingga apa yang diinginkan dan diucapkan wajib dituruti dan bisa diwujudkan, sedangkan Firaun dari Indonesia ini berbeda.

Jika anda ingin tahu, Namanya Sabar Nababan. Dia adalah seorang dosen di salah satu perguruan tinggi di Universitas Mataram (Unram).

Saya akan mencoba membuat kronologi lengkap bagaimana orang ini bisa mengaku dirinya sebagai Tuhan.

Anda sendiri juga bisa melihat sendiri di akun facebook pribadinya dengan nama akun Sabar Nababan.

Awalnya pengakuan dirinya menjadi Tuhan ditulis pada tanggal 16 Maret 2017. Pada akun facebooknya, dirinya membuat status seperti ini,

DIANGKAT MENJADI TUHAN:

Sewaktu saya menjalani Puasa Juruselamat, Tuhan Jahowa berkata pada saya,”Sabar, maukah kamu menjadi Tuhan?”.

Lalu saya menjawab, “Tuhan, … menjadi Tuhan itu berat dan rumit, … saya ingin menjadi anggota Bala Tentara Sorga saja jika sudah mati nanti. Saya memohon jadi Kepala Regu. Itulah keyakinan saya”.

Tuhan Jahowa menawarkan untuk yang kedua kali, “Sabar,… maukah kamu jadi Tuhan?”.

Saya menjawab, “Tuhan, … jadi Tuhan itu rumit dan berat,… apakah tidak ada nama yang lain selain Tuhan?”

Tuhan Jahowa menjawab, “Tidak ada”.

Tuhan Jahowa menawarkan untuk yang ketiga kali, “Sabar, … maukah kamu menjadi Tuhan?”.
Lalu saya menjawab,”Ya Tuhan,… kehendakMulah yang jadi”

Setelah saya selesai puasa, maka Tuhan Jahowa mengangkat saya menjadi Tuhan Juruselamat Dunia yang kedua dan Tuhan Pencipta di Jagad Raya.

Hal itu terus berlanjut dengan status-status berikutnya dengan status-status yang menunjukan keseriusan pengakuan dirinya menjadi Tuhan.

Pada tanggal 17 Maret 2017, sehari setelah statusnya tanggal 16, dirinya membuat status terkait dengan Deklarasi nama agamanya sebagai berikut,

Deklarasi:

Saya mendeklarasikan agama baru, yaitu Agama “ANGKASA NAULI”.

Sebagian dogma Agama Angkasa Nauli telah dipublikasikan di FB ini, dan hal-hal yang berhubungan dengan aturan peraturan serta Tata Ibadah akan dipublikasikan di kemudian hari.

Pusat Bait Suci dan Sekretariatnya di: Jl. Sunan Ampel II Blok B-12, BTN Kodya Asri, Pagesangan, Mataram, NTB, 83125.

Demikian sebagai pemberitahuan. Bagi bro/sis yang berminat memeluk Agama Angkasa Nauli, silahkan beritahu di mailbox.

Terimakasih,

Salam,

Sabar Nababan, S.T., M.T.

Masih di tanggal yang sama [17/3/2017], Sabar Nababan juga membuat status yang menyatakan,

“Semua umat Agama Angkasa Nauli (AAN) akan masuk Sorga AAN, tetapi penempatannya berdasarkan dosa umat ke tingkat-tingkat sorga.”

Statusnya terus berlanjut,

Peraturan dalam Agama Angkasa Nauli adalah:

1. Mengembalikan Perpuluhan, tetapi tidak wajib

2. Puasa 16 hari tidak makan tapi minum 3 gelas sehari (diambil sekali seumur hidup), atau

3. Puasa 31 hari tidak makan tapi minum 3 gelas sehari, (diambil sekali seumur hidup)

4. Babtis Percik,

5. Dalam ibadah, berdoa langsung tanpa membaca,

6. Jubah Pendeta warna hijau muda, dasinya warna putih,

7. Memakai bahasa Indonesia,

8. Dalam ibadah tidak bertepuk tangan dan tidak menari,

9. Ibadah hanya diikuti oleh piano, kecapi, gitar, dan saksophone.

10. dll (masih dipikirkan)

Bahkan tidak berhenti sampai disitu saja, Sabar Nababan juga membuat publikasi terkait logo dari Agama baru tersebut.

“Logo Agama Angkasa Nauli (AAN) mengandung arti: “Kumpulan orang-orang yang sudah dibenarkan oleh Tuhan Jahowa”

Berikut saya teruskan status-status Sabar Nababan secara berurutan sebagai berikut,

Tata Ibadah Agama Angkasa Nauli:
1. Berdoa dalam hati (saat teduh),
2. Bernyanyi 5 ayat,
3. Berdoa Pembuka,
4. Bernyanyi 5 ayat,
5. Pengumuman
6. Koor
7. Berkhotbah
8. Bernyanyi 5 ayat dan mengumpulkan persembahan
9. Doa Penutup dan Berkat
(susunan acara masih bisa berubah)

“Bahasa Pengantar AAN adalah Bahasa Indonesia.”

Tuhan Agama Angkasa Nauli adalah Tuhan Jahowa dan Tuhan Sabar Nababan.
Daftar jemaat & pengurus Agama Angkasa Nauli:
1. Dr. Ruston Nababan (Pemimpin),
2. Juna Lubis (Penyebar)
3. Singgih Talabuh (Seksi Perlengkapan)
4. Djacob Creekz (Seksi Keamanan)
5. Theocharis Mario (Seksi Perencana)
6. Muhammad Adiel Simamora (Seksi Dana, Jakarta)
7. Siapa menyusul?

Namun ternyata diantara salah satu nama yang disebut diatas yang kebetulan mengenal Sabar Nababan membuat klarifikasi jika dirinya tidak terlibat dan tidak setuju dengan pengakuan pencatutan namanya.

Dengan adanya pengakuan Sabar Nababan ini menajdi Tuhan, maka status-statusnya di facebook mendapat kecaman “ala” netizen yang menurut saya justru malah jadi lelucon.

Sungguh, betapa kita yang masih bisa hidup di zaman sekarang, sepertinya memang harus selalu bersiap-siap mendengarkan isu-isu aneh dan menggelikan.

Kira-kira ada kejutan apalagi setelah ini? :-)


TAGS Sabar Nababan / Mengaku Tuhan / Sosial /

Mohon maaf, komentar saya nonaktifkan....

#Kumpulan Artikel Seputar Sepeda