Pertamuan SBY dan Jokowi: Seandainya Semua Bersatu Membangun Negeri!

10 Mar 2017 - 10:46 WIB

Dalam berbagai kesempatan, melalui tulisan di blog saya ini sering sekali menuliskan opini saya tentang negeri ini.

Mulai dari tulisan terkait “Negeri Para Pencela di Sosial Media“, tentang Penyebab Korupsi yang tak berujung di negeri ini, hingga terkait dengan kondisi netizen Indonesia yang minat bacanya rendah diurutan ke 60 dari 61 negara tapi paling cerewet di dunia.

Dalam setiap opini saya juga terkadang selalu menyinggung terkait dengan kebiasaan masyarakat kita khususnya para netizen di sosial media yang begitu mudah dihasut sehingga mudah saling cela dan menghina.

Namun hal yang menurutku jauh lebih parah adalah, ketika melihat para politisi, tokoh nasional, pakar [ahli], mahasiswa, bahkan mereka-mereka yang katanya disebut sebagai seorang negrawan justru juga ikut-ikutan menunjukan “mudah bersitegang” dan saling serang.

Hal tersebut tentunya sangat memilukan, kenapa?

Karena kita ini hidup di satu negara yang sama, tanah air sama, dan bahasa kesatuan yang sama yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia [NKRI].

Jika kita melihat sejarah, bukankah negeri ini dahulu dibangun dari berbagai perbedaan dan keragaman? 

Mulai dari perbedaan suku, bahasa daerah, warna kulit, etnis, agama, dan berbagai perbedaan lainya. Namun saat berjuang merebut kemerdekaan, saat itu kita menanggalkan itu semua demi satu tujuan, Merdeka atau Mati!

Kini, sudah berpuluh-puluh tahun kita merdeka, kenapa yang terjadi justru kita terlalu sering saling hina dan saling cela di sosial media?

Mereka-mereka para tokoh besar justru bukanya saling mendinginkan suasana, tapi justru ikut saling “memprovokasi” para pengikutnya untuk mengikuti hasrat pribadi mereka yang akibatnya di sosial media semua ribut saling hujat dan saling cela.

Salah satu pihak yang beberapa saat lalu sering kita lihat saling sindir dan saling “menyudutkan/menyalahkan” adalah terkait Jokowi dan SBY.

Melalui tulisan ini saya pikir yang kemarin biarlah jadi pembelajaran dan cermin buat kita, betapa teramat sangat memalukan jika antara mantan presiden dengan presidenya justru saling bersitegang dan “berperang” di sosial media.

gambar: detik.comPertemuan antara Jokowi dan SBY, diharapkan mampu menyatukan dan menyadarkan semua pihak bahwa sesama anak bangsa memang sudah seharusnya saling bahu membahu membangun bangsa.

Saya juga berharap pertemuan tersebut dijadikan momentum sekaligus menyadarkan semua pihak bahwa tidak ada untungnya sesama anak bangsa saling ribut sendiri dan saling hujat.

Seharusnya jika memang di negeri ini masih banyak masalah, seharusnya masing-masing pihak bahu membahu untuk membantu menyodorkan solusi atas masalah yang ada, bukan justru memperkeruh suasana.

Namun saya juga berharap, semoga pertemuan antara Jokowi dan SBY bukanlah pertemuan yang justru hanya ingin mencari keuntungan antara kepentingan pribadi mereka berdua dan partai mereka saja, melainkan harus untuk kepentingan bangsa.

Saya membayangkan, negeri kita yang begitu banyak koruptor, pungli, antar tokoh saling sindir dan asal kritik, rakyatnya yang minat baca rendah tapi paling cerewet di dunia, tapi dengan kondisi yang masih banyak kekurangan ini, kita masih tetap menjadi negara yang besar, dan diakui dan disegani bangsa lain.

Apalagi jika seandainya negeri ini minim korupsi, antar tokoh dan ahli saling bersinergi membangun negeri, minat baca rakyatnya tinggi, dan tidak ada yang saling hujat dan mencela sesama anak negeri, tentunya negeri ini akan menjadi negara yang sangat maju dan besar dikagumi bangsa-bangs lain.

Terakhir, buat para netizen di sosial media, saya juga berharap untuk kesekian kalinya, jadilah netizen yang bisa memberikan manfaat dan menyebarkan kebaikan melalui sosial media, bukan justru menyebarkan kebencian, hoax, dan saling cela di sosial media.

Sudah saatnya kita itu sesama anak bangsa bersatu padu untuk berkontribusi dan berlomba-lomba dalam kebaikan demi kemajuan bangsa.

Jika kalian merasa tak mampu dan belum bisa, minimal jangan menjadi perusak dan pemecah belah di sosial media.


TAGS Politik / Pertemuan Jokowi dan SBY /

#Kumpulan Artikel Seputar Sepeda

tulisan-populer

kisah-11-orang-sukses

nenek-tua-sumbang-jutaan-rupiah-untuk-masjid

pendiri-whatsapp-jan-koum

desa-terkaya

tulisan-populer negeri-hutang

ricky-elson

kerja-orang-jerman

negeri-para-petani-tapi-import-produk-pertanian

pria-sukses

10-pemuda-terkaya-di-asia

.:: #9 TULISAN TERKINI ::.