Kontroversi Larangan Bermain Game dan Tonton Kartun Jepang

3 Jan 2017 - 11:23 WIB

Kontroversi Larangan Bermain Game dan Tonton Kartun Jepang oleh Kementrian Pendidikan & Kebudayaan Republik lndonesia.

Memasuki Tahun 2017, langsung muncul kabar dan informasi yang membuat publik anggap kontroversi. 

Kali ini kabar tersebut datang dari akun facebook Kementrian Pendidikan & Kebudayaan Republik lndonesia.

Dalam status yang dipublikasikan 2 Januari 2017 tersebut, terlihat jika bunyi dari status tersebut berisi terkait dengan himbauan dan Larangan untuk bermain game & menonton kartun jepang (anime).

Berikut ini merupakan isi imbauan tersebut,

HIMBAUAN

Larangan untuk bermain game & menonton kartun jepang (anime).

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi gangguan psikologis pada pelajar. Seperti yang kita ketahui, telah banyak game yang memasukkan unsur-unsur kekerasan dalam setiap aksinya. Tak jarang pula, game tersebut menampilkan adegan tidak senonoh seperti adegan seksual. Hal itu tentu dapat menyebabkan gangguan psikologis seorang pelajar. Oleh karena itu, kami dari tim Kementrian Pendidikan & Kebudayaan membuat kebijakan untuk MEMBLOKIR GAME & SEGALA JENIS TONTONAN ILEGAL termasuk kartun jepang (anime).

Pemblokiran kartun jepang (anime) dilakukan untuk mencegah perilaku menyendiri anak-anak atau remaja. Pemblokiran ini juga dilakukan untuk meningkatkan kesadaran akan kecintaan pada budaya lokal. Kartun Jepang sendiri juga memiliki hal-hal negatif seperti pernikahan dini, percintaan dini, unsur percintaan yang berlebihan, dan hal-hal negatif lainnya yang bersangkutan dengan moral.

Daftar Video Game yang akan kami blokir adalah sebagai berikut :

- GTA V (Berindikasi Kekerasan + Adegan Seksual).

- Watchdog (Kriminalitas).

- Dota 2 (Perperangan Antar Kelompok).

- Clash Of Clans (Perperangan Antar Kelompok).

- Point Blank (Perperangan).

- Dragon Nest (Pertarungan).

- Closers Online.

- Perfect World Indonesia.

- Dan Video Game lainnya yang memiliki konten negatif.

Untuk situs pengaduan pengunduhan kartun jepang (anime) anda dapat melaporkannya ke :

https://www.lapor.go.id/ | http://trustpositif.kominfo.go.id/ 

Atas himbauan dan Larangan untuk bermain game & menonton kartun jepang (anime) tersebut, para netizen langsung terjadi kontroversi.

Ada diantara netizen yang setuju atas himbauan tersebut, namun sebagian yang lainya justru menganggap jika alrangan tersebut berlebihan.

Bagaimana menurut anda?


TAGS Pendidikan / Teknologi /

Mohon maaf, komentar saya nonaktifkan....

#Kumpulan Artikel Seputar Sepeda