Resmi Akui Ario Anaknya, Mario Teguh Bisa Langsung Jadi Tersangka?

14 Nov 2016 - 11:35 WIB

Saya menulis tulisan ini benar-benar bukan untuk memberikan nasihat dan saran kepada sang motivator no. 1 di Indonesia Mario Teguh.

Hal tersebut karena saya sebagai seorang yang sering mendengar dan membaca kata-kata motivasinya sangat meyakini jika seorang Mario Teguh [secara teori] pasti sudah memiliki solusi terbijak.

Namun disini saya menulis tulisan ini hanyalah seorang yang memang meyakini bahwa mungkin ada sesuatu yang membuat sang motivator melakukan sebuah perilaku yang menurut publik kurang benar [tepat].

Kalau saya sendiri tahu kasus Mario Teguh sendiri juga hanya dari bacaan di berbagai media nasional. Saya sendiri mohon si Mario Teguh sendiri bisa lakukan konfirmasi jika pemahaman saya salah atas kasusnya.

Sejauh ini yang saya fahami dan yang saya tahu adalah, Ada seorang bernama Ario yang mengaku sebagai Anak Kandung Mario Teguh. Pengakuan tersebut ditayangkan di acara “Hitam Putih” trans7.

Setelah pengakuan Ario tersebut, Mario Tegah melakukan konfrensi pers dan menyatakan dengan bahasa “ngeles”, namun pada intinya seolah-olah terkesan tidak mengakui jika Ario bukanlah anak kandungnya. Bahkan kemudian Mario Teguh menantang Ario untuk dilakukan tes DNA.

Kalau memang mengakui anak [saat itu], untuk apa pakai menantang tes DNA?

Tak hanya itu, Mario Teguh juga mengatakan bahwa Ario adalah hasil hubungan Ny Aryani dengan Mr X.

Kemudian atas tuduhan Mario Teguh itulah kemudian pihak Aryani dan Ario melaporkan Mario ke Polda Metro Jaya.

Setelah kasus ini berjalan, sekarang ini tiba-tiba Mario Teguh menyatakan jika Ario itu adalah anak kandungnya.

Karena kedua belah pihak [Mario Teguh dan Ario-Aryani] sudah secara resmi saling melaporkan. Maka secara hukum tentunya bisa dipastikan dalam hal ini yang ketahuan bersalah adalah Mario Teguh?

Karena setahu saya, dengan adanya pernyataan Mario Teguh yang sudah mengakui jika Ario adalah anak kandungnya, maka secara otomatis unsur pencemaran nama baik atas laporan Ario-Aryani terpenuhi. 

Bahkan pihak kepolisian bisa menjadikan Mario Teguh sebagai tersangka karena adanya bukti pengakuan Mario Teguh tersebut.

Namun saya berharap kasus ini janganlah sampai diperpanjang, dan saya berharap semuanya bisa berakhir dengan damai dan penuh kekeluargaan.

gambar: detik.comSaya sendiri menilai memang agak heran menyikapi kasus ini.

Namun setidaknya ada beberapa pesan moral yang bisa kita ambil pelajaran dari kasus Mario Teguh ini.

Pertama, Mario Teguh adalah sosok motivator yang setiap hari mengajak dan mengarahkan kita untuk berbuat kebaikan dan berdamai. 

Namun saat kita mendengarkan Mario Teguh melaporkan Ario ke polisi, itu artinya antara ucapan Mario dengan apa yang dia lakukan tidak sesuai. Disinilah pentingnya kita konsisten atas apa yang kita ucapkan.

Kedua, Saya jadi belajar bahwa memang berbicara itu sangatlah mudah, apalagi jika ucapan kita “dibayar” saat menjadi narasumber, tentunya berjuta kata-kata indah selalu mudah untuk disusun agar bisa tersaji dengan indah untuk disajikan kepada publik.

Namun ternyata saat kita mengalami kondisi yang sulit, disitulah terkadang kita begitu mudah melakukan kesalahan. Bahkan tak peduli jika kesalahan yang kita lakukan itu sangat berlawanan dengan apa-apa yang kita ucapkan.

Ketiga, saya melihat Mario Teguh adalah pribadi yang baik [sebelum mencuat kasus ini], namun begitu Mario Teguh “melakukan kesalahan sikap” dalam menghadapi kasusnya, maka dengan begitu cepat, image Mario Teguh yang tampil bak sosok sempurna tanpa cela, kini nama baiknya langsung hilang dan berganti dengan citra buruk di masyarakat.

Dari situ kita belajar bahwa sebaik apapun kita, jika kita melakukan keburukan, maka kebaikan itu bisa musnah dalam seketika.

Dari sinilah kita belajar perlunya kehati-hatian dalam menyikapi suatu masalah.

Dari kasus ini saya berharap, seorang Mario Teguh yang memang saya yakini dulu adalah orang baik, sebenarnya beliau masih memiliki kesempatan untuk menutupi kesalahan yang dia lakukan.

Caranya mungkin bisa dnegan cara meminta maaf dan berdamailah dengan semua pihak. Tunjukan bahwa anda mampu mendamaikan orang dengan kata-kata kepada publik, maka saat ini tunjukanlah dengan perbuatan anda bahwa anda akan mampu memecahkan persoalan ini dengan bijak dan mampu mendamaikan semuanya.


TAGS Entertainment / Sosial /

Mohon maaf, komentar saya nonaktifkan....

#Kumpulan Artikel Seputar Sepeda