Penggusuran: Terkadang yang Salah Terlihat Benar dan Harus Dikasihani?

2 Sep 2016 - 12:56 WIB

gambar: detik.comBicara penggusuran selalu saja menjadi isu heboh dan bikkin ribut. Bahkan dalam setiap eksekusi penggusuran, tak jarang terjadi bentrok antar warga dan SatpolPP.

Hal ini juga yang beberapa waktu lalu sempat menjadi perbincangan di media sosial terkait penggusuran di daerah Rawajati, Jakarta Selatan.

Bahkan beberapa Warga Rawajati, Jakarta Selatan tersebut memilih bertahan ditenda darurat.

Padahal pihak pemerintah sudah memberikan fasilitas Rumah Susun di Marunda Jakarta Utara.

Alasanya mereka tidak mau dipindahkan ke Rusun Marunda karena berbagai alasan, salah satunya karena jaraknya yang terlalu jauh dari tempat mereka mencari nafkah.

Karena banyaknya peristiwa penggusuran, saya ingin sedikit mengulas terkait dengan penggusuran di Jakarta.

Beberapa kawasan di Jakarta memang masih banyak pemukiman warga yang berada di lahan pemerintah. Kondisi tersebut seolah menunggu waktu giliran mereka untuk siap digusur oleh pemerintah.

Bicara soal penggusuran, ada sekelompok orang yang memanfaatkan bahwa isu penggusuran adalah isu yang sangat potensial untuk dipolitisasi. Hal tersebut karena saat terjadi penggsuran, muncul image bahwa pemerintah terkesan kejam dan tidak pro rakyat kecil.

Namun sebenarnya ada juga sekarang ini pihak yang mulai mendukung bahkan membenarkan langkah pemerintah khususnya dalam hal penggusuran. Apalagi jika penggusuran dilakukan di lahan milik pemerintah yang jelas-jelas bukan miliknya.

Jika kita harus bersikap adil, maka sudah seharusnya dalam menyikapi kasus penggusuran ini harus dengan sudut pandang yang bijak.

Pertama, masyarakat harus berfikir realistis bahwa menempati tanah yang bukan hak adalah perbuatan yang tidak benar [ilegal]. Dan setiap sesuatu yang tidak benar harusnya tidak boleh dilakukan.

Kedua, pemerintah juga harus bersikap adil dalam memberlakukan kepada masyarakat miskin yang belum memiliki tempat tinggal yang layak. Dengan begitu tidak ada alasan lagi untuk warga menempati rumah tinggal di lokasi-lokasi terlarang.

Ketiga, untuk melakukan pencegahan atas munculnya pendatang yang akan menempati lokasi-lokasi ilegal, maka saya sarankan pemerintah melalui SatpolPP dan pihak terkait untuk rajin melakukan razia dari awal.

Razia dari awal yang saya maksudkan yaitu begini, jika ada satu dua orang yang berani mencoba mendirikan bangunan diatas lahan ilegal, maka satpolPP harus tegas mengusir dan melarangnya. Karena saat jumlahnya sedikit, masyarakat pasti tidak berani melawan.

Namun jika sudah begitu banyak dibiarkan, maka pastinya masyarakat yang walaupun dalam nurani mereka pasti merasa bersalah karena menempati rumah di tempat yang bukan haknya, tapi karena merasa banyak orang akhirnya mereka berani.

Lebih parahnya lagi terkadang kasus begini malah dimanfaatkan oknum untuk memungut liar kepada warga sehingga warga saat diusir melawan. Mungkin karena mereka selama ini sudah memberikan setoran.

Semoga saja negeri ini semakin banyak yang lebih sejahtera sehingga tak ada lagi kisah-kisah penggusuran yang membawa korban.


TAGS sosial /

#Kumpulan Artikel Seputar Sepeda

tulisan-populer

kisah-11-orang-sukses

nenek-tua-sumbang-jutaan-rupiah-untuk-masjid

pendiri-whatsapp-jan-koum

desa-terkaya

tulisan-populer negeri-hutang

ricky-elson

kerja-orang-jerman

negeri-para-petani-tapi-import-produk-pertanian

pria-sukses

10-pemuda-terkaya-di-asia

.:: #9 TULISAN TERKINI ::.