Pendaki Gunung, Ngaku Pecinta Alam, Perilaku Justru Merusak Alam!

9 May 2016 - 12:01 WIB

gambar: detik.comJika selama ini pecinta alam identik dan digambarkan merupakan sekelompok orang yang sering pergi camping ke gunung, maka saya bukan seorang pecinta alam.

Namun jika makna pecinta alam adalah mereka yang suka menjaga alam ini dari kerusakan dan polusi lainya, maka saya ingin mencoba menjadi bagian itu tanpa harus pergi ke gunung.

Saya selalu memberikan apresiasi untuk mereka yang aktivitasnya suka naik ke puncak gunung-gunung tertinggi di Indonesia. Karena dari mereka seringkali saya bisa melihat keindahan alam Indonesia yang mereka dokumentasikan melalui akun sosial media mereka tiap mereka pergi camping ke gunung.

Untuk mereka yang benar-benar mengaku sebagai pecinta alam, kemudian menjaga kebersihan dan tidak merusak alam selama mereka melakukan camping ke gunung, maka saya berikan apresiasi dan angkat topi untuk kalian.

Namun sebaliknya, untuk anda yang ngakunya sebagai pecinta alam tapi selama pergi ke gunung justru merusak alam, buang sampah sembarangan, maka menurut saya anda tidak layak untuk disebut sebagai komunitas pecinta alam.

Bagaimana mungkin anda bisa mengaku sebagai pecinta alam, tapi selama perjalanan anda justru buang sampah sembrangan di alam.

Tidak hanya membuang sampah selama perjalanan saja tapi sepulang dari gunung anda justru meninggalkan sampah di gunung, bahkan tidak sedikit yang justru merusak alam.

Hal tersebut tentunya sangat bertolak belakang dengan nama komunitas anda yang katanya mengaku sebagai pecinta alam.

Saya merasa kasihan kepada mereka para pecinta alam yang memang pergi ke gunung benar-benar karena cinta kepada alam dan ingin menjaga alam dengan cara yang baik, namun kemudian justru image baik dari komunitas pecinta alam tersebut hancur oleh perilaku mereka yang mengaku pecinta alam tapi justru malah merusak alam.

Saran saya untuk para komunitas pecinta alam di Indonesia, silahkan buatlah komunitas yang memang benar-benar mencintai alam dengan cara berperilaku yang baik dan bersahabat dengan alam.

Untuk para antar komunitas pecinta alam diharapkan juga untuk saling mengingatkan saat melakukan kegiatan camping ke gunung supaya sepulangnya juga untuk membawa sampah untuk turun gunung dan dibuang di tempat sampah yang ada.

Jika antar komunitas pecinta alam tidak mampu saling mengingatkan, maka jangan salahkan masyarakat yang akan menganggap bahwa ternyata tidak sedikit mereka yang mengaku sebagai pecinta alam tapi justru perilakunya merusak dan mengotori alam.


TAGS Hobby /

#Kumpulan Artikel Seputar Sepeda

tulisan-populer

kisah-11-orang-sukses

nenek-tua-sumbang-jutaan-rupiah-untuk-masjid

pendiri-whatsapp-jan-koum

desa-terkaya

tulisan-populer negeri-hutang

ricky-elson

kerja-orang-jerman

negeri-para-petani-tapi-import-produk-pertanian

pria-sukses

10-pemuda-terkaya-di-asia

.:: #9 TULISAN TERKINI ::.