Tilang, Alasan Penegakan Hukum atau Alasan Polisi untuk Cari Uang?

4 Feb 2016 - 09:57 WIB

Baru-baru ini heboh dan ramai dibicarakan netizen terkait dengan hastag #CirebonKotaTilang.

Munculnya julukan tersebut dikarenakan adanya informasi yang menyebar di netizen terkait pengendara yang ditilang hanya urusan-urusan yang dianggap sepele.

Saya sendiri juga pernah mengalaminya sendiri, dimana kalau saya saat itu kena tilang gara-gara lupa menyalakan lampu di siang hari. Saya lupa menyalakan lampu di siang karena saat itu masih awal-awalnya diterapkan aturan mengenai diwajibkanya menyalakan lampu di siang hari.

Dari berbagai pengalaman dan cerita-cerita orang kena tilang, beberapa diantara pelanggaran lalu-lintas saya setuju jika mereka yang melakukan pelanggaran yang memang membahayakan bisa diwajibkan kena tilang.

Beberapa pelanggaran lalu-lintas yang menurut saya agak berbahaya misalnya melawan arus, tidak menggunakan helm, tidak membawa SIM, menerobos lampu merah, dan sejenisnya.

Untuk kategori pelanggaran yang saya sebut diatas, saya sangat setuju jika pelanggar harus dikenai tilang karena resikonya terlalu membahayakan.

Namun terkadang yang membuat masyarakat menjadi sebel dengan sikap Polisi yaitu terkait dengan banyaknya cerita masyarakat yang kena tilang karena urusan sepele yang sebenarnya cukup diingatkan dan ditegur saja.

Untuk pelanggaran yang berat, bolehlah kita sebut jika Polisi memang benar-benar ingin menegakan aturan sekaligus untuk melindungi masyarakat dari terjadinya kecelakaan.

Tapi bagaimana dengan pelanggaran yang sifatnya sepele, apakah itu benar-benar si Polisi ingin menegakan aturan, atau hanya cari-cari alasan yang intinya Polisi ingin bisa dapat uang?

Untuk sebagai tambahan data, berikut merupakan Pelanggaran Lalu-lintas yang terlihat Sepele Tapi Sering Tetap Kena Tilang oleh Polisi! 

#1. Lupa Menyalakan Lampu di Siang Hari

Bagi pengendara sepeda motor, terkadang yang namanya lupa kan masih manusiawi, apalagi kalau hanya lupa menyalakan lampu, hal tersebut memang salah dan melanggar aturan. Tapi akan lebih bijak jika Polisi untuk yang satu ini cukuplah mengingatkan dan menegur supaya tidak melakukanya lagi.

 

#2. Tutup Pentil

Cerita yang satu ini sangatlah sering kita dengar sekali, bagaimana hanya urusan soal tutup pentil saja, pengendara bisa langsung kena tilang. Padahal menurut saya Polisi akan lebih bijak jika cukup mengingatkan dan menegurnya supaya melengkapi tutup pentilnya. Apalagi terkadang mungkin saja memang saat di jalanan tutup pentilnya memang terlepas yang itu bukanlah sebuah kesengajaan.

 

#3. Spion Kecil

Untuk spion yang ukuranya terlalu kecil terkadang juga sering kena tilang jika bertemu dengan Polisi saat ada razia. Padahal kalau menurut saya, lebih baik daripada langsung ditilang, Polisi cukup menyuruh yang punya motor untuk membeli spion dengan ukuran standard sehingga uang yang seharusnya untuk tilang bisa untuk beli spion yang standar tersebut.

 

#4. Bawa Tas di Depan [Motor Matic]

Baru-baru ini seorang pengendara sepeda motor meluapkan kekecewaanya karena ditilang. Alasanya hanya gara-gara membawa tas yang diletakan di depan. Untuk yang satu ini memang sungguh terlihat sekali sangat ebrlebihan. Kalaupun mungkin itu berbahaya, kan cukup diingatkan dan ditegur saja supaya membawa tasnya tidak di depan, jadi jangan asal langsung tilang saja.

Sebenarnya mungkin dari keempat jenis pelanggaran ringan yang langsung kena tilang tersebut diatas lainya masih banyak. Namun setidaknya dari keempat itu sudah cukup untuk kita menilai bahwa seringkali Polisi memang selalu mencari cara untuk supaya bisa dapat duit dari para pelanggar lalu-lintas.

Padahal kalau di depan TV atau di acara-acara sosialisasi, Polisi begitu terlihat santun, bijak, dan ingin sekali mengayomi masyarakat. Namun sayangnya, di lapangan para oknum Polisi masih saja ada yang memang tidak sebagaimana yang mereka janjikan saat di depan TV.

Jika di jalanan masih saja Polisi-polisi yang memang kerjaanya nyari-nyari duit dan berlindung dibalik “tilang”, maka selamanya imaje Polisi akan tetap buruk, bahkan akan semakin buruk.


TAGS Sosial /

Mohon maaf, komentar saya nonaktifkan....

#Kumpulan Artikel Seputar Sepeda