Pembakar Hutan Dibebaskan, Masih Berharap 2016 Tak Ada Hutan Dibakar?

20 Jan 2016 - 11:14 WIB

Saya ikut senang dengan dibentuknya Badan Restorasi Gambut (BRG) yang dipimpin oleh Aktivis lingkungan bernama Nazir Foead.

Itu artinya mungkin pemerintah ingin menunjukan terkait keseriusanya dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan di tahun 2016 dan tahun0tahun berikutnya.

Namun tentunya masyarakat Indonesia khususnya para korban yang ikut menderita atas bencana kabut asap beberapa waktu lalu masih belum bisa lupa terkait dengan hakim yang ternyata membebaskan para pelaku pembakar hutan khususnya perusahaan-perusahaan besar.

Lebih menyakitkan lagi, alasan si hakim membebaskan para pelaku dikarenakan kebakaran hutan tidak termasuk kejahatan karena hutan yang dibakar dianggap masih bisa diperbaiki.

Akibat pernyataan si hakim tersebut sempat menjadi viral gambar-gambar yang menyindir keputusan hakim tersebut dengan hastag #LogikaHakim.

Namun walaupun banyak protes dimana-mana, toh tetap saja keputusan hakim tersebut tidak berubah dan masyarakat khususnya apra korban kabut asap tetaplah kecewa.

Dan sekarang ini pemerintah melalui Badan Restorasi Gambut (BRG) yang tugasnya diantaranya memang untuk mencegah terjadinya bencana asap di tahun 2016 dan tahun-tahun berikutnya.

Pembentukan Badan Restorasi Gambut (BRG) yang barusaja dilantik tentunya baik. Namun menurut saya, memberiakn hukuman dan sanksi yang tegas kepada para pelaku pembakar hutan itu jauh lebih baik untuk membuat jera para pelaku pembakar hutan.

Selama hukuman dan sanksi tidak tegas, bagaimana mungkin kita berharap supaya tidak ada kebakaran hutan lagi, tapi para pelaku pembakar hutan yang jelas-jelas membuat susah banyak orang bahkan menyebabkan kematian tapi justru tidak diberikan hukuman?

Jadi kalau menurut saya, jika memang pemerintah ingin tahun 2016 dan tahun-tahun berikutnya tidak ingin terjadi kebakaran hutan, maka salah satu diantaranya yaitu harus ada hukuman yang tegas untuk para pembakar hutan sehingga akan membuat jera para pembakar hutan.

Dengan hukuman yang tegas itu pula akan membuat takut siapapun yang akan melakukan pembakaran hutan karena sanksi yang tegas tersebut.

Jangankan kok pelaku pembakar hutan dibebaskan, bahkan kalaupun para perusahaan dan para pelaku pembakar hutan ada yang dihukum mati sekalipun, saya pikir tidak ada yang berani menjamin jika musim kemarau 2016 nanti dan seterusnya tidak akan ada lagi pihak yang berani membakar hutan.

Lah ini, para pelaku pembakar hutannya saja dengan begitu mudah bebas kok, bisa-bisanya kok kita berani berharap musim kemarau 2016 yang akan datang tidak ada lagi kasus pembakaraan hutan?

Jadi saya sangat berani untuk memprediksikan bahwa musim kemarau 2016 dan tahun-tahun berikutnya saya apstikan para pembakar hutan akan tetap ada!

Tidak percaya? kita tunggu saja musim kemarau yang akan datang untuk menunggu pembuktian atas prediksi saya!


TAGS Sosial / Hukum /

Mohon maaf, komentar saya nonaktifkan....

#Kumpulan Artikel Seputar Sepeda