Uang Rp 100 Miliar dan Mahalnya Nikmat Sehat yang Jarang Kita Syukuri

16 Nov 2015 - 08:59 WIB

Setiap orang memang sudah seharunya memiliki banyak impian, cita-cita dan keinginan besar dalam kehidupan di dunia ini.

Tanpa mimpi dan cita-cita serta keinginan yang tinggi, mungkin kita akan jadi orang yang pemalas dan tidak punya gairah kerja dalam kehidupan sehari-hari.

Bukankah yang membuat kita semangat bekerja setiap hari satu diantaranya karena kita punya mimpi, cita-cita dan keinginan yang mungkin harus kita penuhi setiap hari.

Kita rela bekerja dari pagi sampai sore hari bahkan tidak jarang kita bela-belain lembur, itu semua karena kita punya keinginan untuk bahagiakan anak istri, dan berbagai keinginan lainya.

Kita bekerja agar bisa memberi nafkah anak istri, Kita bekerja agar bisa beli rumah, kita bekerja karena ingin bisa beli motor, mobil, untuk bisa liburan ke luar negeri, berangkat umroh maupun haji, dan berbagai keinginan lain yang menumpuk lainya.

Hal itu semua wajar dan memang sudah seharusnya kita perjuangkan selama itu kita lakukan dengan cara benar dan halal serta tidak merugikan orang lain.

Namun terkadang, ada saatnya kita juga perlu merenung dan berhenti mengejar ambisi dan “kerakusan” kita dalam mengejar materi.

Ada kalanya setiap impian kita diuji untuk tidak terkabul dan tidak terpenuhi.

Nah, biasanya saat posisi dimana kita punya banyak impian dan keinginan yang belum tercapai, kita begitu mudah mengeluh dan menyalahkan nasib kita, bahkan seolah-olah kita merasa jika kita ini menjadi manusia paling menderita di dunia ini.

Pada saat-saat seperti itulah ada baiknya kita menyempatkan diri untuk merenung dan menghitung nikmat Tuhan yang seringkali kita tidak syukuri.

Ya, nikmat yang maha besar dan maha dahsyat yang Tuhan berikan kepada kita adalah nikmat SEHAT!

Saat kita baru mendapatkan sedikit ujian saja, kita langsung begitu MUDAH mengeluh, meratap, bahkan membuat kita mudah stress dan depresi.

Padahal jika kita mau berhitung dan merenung jika berbicara soal nikmat SEHAT, maka nikmat Sehat merupakan nikmat yang tak bisa ternilai dengan apapun yang ada di isi bumi ini.

Saya akan sedikit bermain “tawar-menawar” dengan logika anda,

  • Jika Mata anda yang saat ini masih bisa anda gunakan untuk melihat, maukah jika ditukar dengan uang Rp 100 Miliar?
  • Jika kedua Kaki anda yang saat ini masih bisa anda gunakan untuk berjalan dan berlari, maukah Jika ditukar dengan uang Rp 100 miliar?
  • Jika kedua tangan anda yang saat ini masih bisa anda gunakan untuk memegang, untuk makan, dan bisa digunakan untuk yang lainya, maukah jika ditukar dengan uang Rp 100 Miliar?
  • Jika jantung anda sehat, maukah jika ditukar dengan uang Rp 100 miliar?
  • Jika Ginjal anda sehat, maukah jika ditukar dengan uang Rp 100 miliar?
  • Jika hati anda sehat, maukah jika ditukar dengan uang Rp 100 miliar?

Dan masih buanyak sekali nikmat tuhan bernama Kesehatan ini yang seringkali tidak pernah kita syukuri yang justru kita lebih banyak MENGELUH atas sedikit musibah yang kita alami.

Seringkali kita melupakan nikmat sehat yang tak ternilai harganya ini bila kita kehilangan nikmat sehat tersebut.

  • Terkadang kita baru sadar nikmatnya kaki jika kita sudah tidak memiliki kaki,
  • Kita baru sadar nikmatnya memiliki kedua tangan jika tidak memiliki tangan
  • Kita baru sadar nikmatnya kedua mata ini jika tidak bisa melihat,
  • Begitu seterusnya….

Tulisan ini sama sekali tidak bermaksud untuk “Lebay” atau bagagaimana, namun hanya sebagai pengingat khususnya untuk penulis sendiri yang terkadang juga masih mudah mengeluh dan kurang bersyukur khususnya saat kita mendapatkan sedikit musibah dan cobaan.

Melalui tulisan ini saya juga tegaskan bahwa jangan diartikan tulisan ini menganggap bahwa dunia ini tidak penting sehingga kita bermalas-malasan, bukan itu.

Justru tulisan ini ingin menegaskan untuk kita supaya terus perbanyak syukur kita atas nikmat sehat ini dengan mengisinya dengan cara bekerja keras dan bekerja keras untuk bisa mencapai mimpi dan cita-cita kita.

Namun dengan catatan, carilah rizqy dengan cara yang benar, yang halal, dan tidak emrugikan orang lain. Dan saat kita mendapatkan musibah dan cobaan, tetaplah bersemangat dan tetap perbanyak syukur kita karena sebesar-besarnya musibah yang menimpa kita, pastilah NIKMAT Tuhan jauh lebih besar dari segalanya :-)


TAGS Kesehatan / Finance / Sosial /

Comment

#Kumpulan Artikel Seputar Sepeda