Sembako Tidak Boleh Murah !!!

2 Dec 2008 - 14:30 WIB

foto673.jpgTulisan ini sebenernya sebuah tulisan yang sudah saya lemparkan ke sebuah forum salah satu media online yang saya tulis karena ingin bersuara untuk menantang mereka-mereka yang selalu ingin berjuang untuk rakyat kecil khususnya para petani akan tetapi dalam pelaksanaanya justru sangat berbalik dengan janjinya.

Bukti yang paling nyata adalah saat para calon pemimpin ini menjanjikan akan menurunkan harga sembako. Saat harga sembako murah siapa kelompok yang paling dirugikan dan paling dikorbankan? Tidak lain dan bukan adalah PETANI.

Maaf sebelumnya, Postinganku kali ini mungkin mau dianggap sesuatu yang bodoh silahkan saja, tapi ini merupakan suara saya bahwa saya sebagai petani kampung sudah terlalu lama dijadikan alat kampanye yang sangat strategis dan menguntungkan buat mereka-mereka yang ingin mencari simpati rakyat.

Tapi dari dahulu hingga sekarang BUKTI dilapangan Nasib Petani masih Memprihatinkan.Dan hal yang paling sering digunakan adalah mengenai Janji yang akan menurunkan harga sembako.

Saya pribadi ingin berbeda pendapat soal yang satu ini? Kenapa?Saya selain bekerja di sebuah perusahaan swasta dibidang pertanian juga saya menggeluti langsung dunia pertanian dikampung.

Betapa saya sangat tidak setuju saat ada yang mengatakan akan berusaha menurunkan harga sembako. Sudah terlalu lama kami sebagai Petani mengikhlaskan Produk2 hasil pertanian kami dalam bentuk Sembako terlkalu dijual dengan harga murah.

Katanya ingin membela Petani? tapi kok sembako Murah?

Saya tidak ingin berpolemik dengan pengertian makna Murah.

Tapi disini saya ingin memberi masukan buat mereka-mereka ahli ekonomi atau pengamat atau ahli sekalipun. Apa yang saya usulkan ini mungkin sesuatu yang bodoh atau mungkin teramat sangat bodoh, tapi menurutku, inilah yang sudah seharusnya dilakukan oleh siapa saja mereka yang mempunyai tanggung jawab untuk mengurus negeri ini.

*Saya sarankan sudah saatnya Harga Sembako NAIK Ini dikarenakan Untuk meningkatkan Nasib Petani untuk jauh lebih baik dan sejahtera.

**Mungkin ada sebagian yang bertanya? BAgaimana Nasib rakyat yang bukan petani dan hanya mempunyai penghasilan seadanya atau gaji yang kecil? Pertanyaan inilah yang memang hingga detik ini HARUS dijadikan PR pemerintah atau mereka-mereka yang haus akan Kekuasaan dan selalu membawa janji2 untuk mensejahterakan rakyat kecil.

Coba carilah solusi bagaimana saat Sembako MAHAL akan tetapi bagaimana caranya supaya Masyarakat Mampu untuk MembeLi, Solusinya jelas, Buka Lapangan Pekerjaan Seluas-luasnya dan Berilah rakyat Pendapatan yang sesuai dan bisa memenuhi kebutuhan Sembako itu. Bukan MENGORBANKAN NASIB PETANI dengan Memberikan Harga Semabako Yang murah!!

Sebagai Petani, Sudah terlalu lama kami dikorbankan!!

Mungkin tulisan ini terlalu extrame atau mungkin teramat bodoh. Tapi inilah yang saya rasakan dan ini juga yang menyebabkan kenapa di Indonesia Mungkin HANYA kurang dari 1% ANAK PETANI yang MAu jadi PETANI. KArena dariu dulu nasib petani memang sangat memprihatinkan.

Kisah sedih para petani. Ironi kemanusiaan. Umumnya petani itu miskin, padahal kebutuhan akan hasil pertanan jauh lebih penting dari kebutuhan akan TV, cellphone, komputer.

Tanpa komputer kita masih bisa hidup, tanpa makan, kita bakal mati. Produsen kebutuhan yang pokok (primary) justru tak dapat kaya sementara produsen kebutuhan sekunder justru kaya raya. Bagaimana kalau petani di seluruh dunia bersatu padu, jangan jual murah ya? Mimpi yang tak akan pernah terjadi. Salam!

 

Dan ini adalah inti jawaban saya atas beberapa komentar atas tulisanku ini

 

“Tapi memang pada akhirnya saya juga yang bakal bilang begini sebagai petani…Saya menunggu Suatu saat akan ada informasi mengenai nasib Petani seperti ini ..”

saat diadakan Survei di seluruh dunia bahwa dari hasil penelitian ternyata saat ini Rata2 diseluruh belahan dunia sebesar 45% SEMUA ANAK PETANI INGIN MENJADI SEORANG PETANI MENGIKUTI JEJAK ORANG TUANYA.

Bahkan yang tadinya menjadi buruh dan karyawanpun beralih menjadi PETANI. KENAPA? Ini karena semakin hari dan semakin hari Nasib dan kesejahteraan para Petani sudah terjamin!!”

Bagi yang berpendapat “kasihan orang miskin yang bukan petani, darimana mereka bisa beli beras?”

Jawaban saya, Nah, disitulah tugas negara, Bagaimana negara mampu menjamin kehidupan warga negaranya dengan memberikan lapangan pekerjaan seluas-luasnya sehingga warga negaranya memiliki daya beli untuk membeli semua kebutuhan sehari-hari termasuk beras dan produksi pertanian lainya.

Bukan dengan cara yang selama ini terjadi, Petani hanya diinjak-injak terus dikorbankan dengan “DIPAKSA” harus menjual beras murah!

Silahkan buat anda yang “NGEYEL” inginkan beras agar tetap MURAH, SILAHKAN ANDA JADI PETANI!


TAGS Nasib Petani Indonesia / Perkembangan Pertanian di Indonesia / Ekonomi Kerakyatan / Derita Petani / Petani / Ekonomi Pedesaan /

Mohon maaf, komentar saya nonaktifkan....

#Kumpulan Artikel Seputar Sepeda